Welcome to Blog na tu GOWA...*** Dikelola jurnalis Gowa, orang Gowa, dan mereka yang peduli terhadap Gowa ***Kami menerima tulisan/opini/artikel/saran/kritik/kritik tentang GOWA, karena Gowanu, Gowaku, Gowata. Kami berhak tidak menerbitkan tulisan dengan berbagai pertimbangan. Terima Kasih *** Kirimkan tulisan/artikel/opini ke tugowa.news@gmail.com
CARA MENDAPATKAN UANG GRATIS
Perasaan anda ketika melihat judul di atas, sama dengan yang saya rasakan pertama kali mendengar dan melihat PTC (Paid to Click) atau mendapatkan uang dari Online di Internet. Tapi ketika saya mencoba atas anjuran teman ternyata bener… dapat uang sungguhan.
Saya akan berbagi caranya agar anda dapat mencobanya sendiri sehingga anda dapat membuktikannya, lagian gak rugi nyobak, soalnya GRATIS. Bagi anda yang belum daftar cukup klik Gambar IDR-CLICKIT di atas.
untuk mendaftar juga bisa ikuti link: http://www.idr-clickit.com/register.php/uttha.html
(lihat bukti pembayarannya: http://www.nugie.web.id/tag/idr-clickit)
2/24/2009 10:44:00 PM

Harga Sembako Mulai Naik

Diposkan oleh tuGOWA

GOWA, BKM-- Kendati harga BBM jenis minyak tanah (mitan) sempat turun sesuai HET yang dikeluarkan Pertamina antara Rp 2.500 untuk wilayah dataran rendah dan Rp 3.000-an untuk dataran tinggi, harga mitan kini dinaikkan sejumlah pengecer hingga kisaran Rp 3.800-Rp 4.000 perliter.

Alasan pengecer,karena distribusi mitan maupun pasokan jatah dari agen ke pangkalan hingga ke pengecer, kurang. Mereka pun berpikir menaikkannya asal bisa dapat untung.

Bukan hanya mitan yang kini dikeluhkan konsumen tapi juga beras. Harga beras saat ini secara umum (kecuali beras ketan Rp 5.000 perliter) rata-rata naik menjadi Rp 4.000 perliter padahal dua pekan sebelumnya masih pada kisaran Rp 3.600-Rp 3.800 perliter.

Naiknya harga beras utamanya jenis santana, ciliwung, celebes dan irri menurut Dg Isa (55) pedagang beras di pasar sentral Balang-balang, Kel. BorongloE, Kec.Bontomarannu, Selasa (24/2), disebabkan musim hujan. Akibatnya petani tidak bisa menjemur gabahnya untuk selanjutnya diolah mesin giling menjadi beras.

Selain itu, saat ini, tanaman padi di sawah masih ada yang belum berbuah. "Kalau pun ada yang sudah punya bulir, itu belum bisa dipanen. Apalagi banyak tanaman padi mungkin tidak berproduksi karena masih dan pernah terendam air hujan," kata Dg Isa dalam bahasa Makassar.

Sementara itu, Kadis Perindagmod Gowa, H Abd Kahar Atjo yang dikonfirmasi kemarin diwakili Kasi Pengadaan Barang, Anang Syafri Gani, mengaku baru tahu kondisi harga di pasaran tersebut.

"Kami baru mau cek ke lapangan. Kalau tokh ada harga mitan dijual melebihi dari HET di masing-masing wilayah, akan ditindak tegas.

Dijelaskan Anang, untuk HET wilayah kota Rp 2.800 perliter untuk Somba Opu, Rp2.900 untuk Pallangga dan Rp 3.000 untuk Kec. Bontomarannu. Selain mitan, tambah Anang, pihaknya juga akan survey harga sembako utamanya beras.(Saribulan/beritakotamakassar.com)

0 komentar: