Welcome to Blog na tu GOWA...*** Dikelola jurnalis Gowa, orang Gowa, dan mereka yang peduli terhadap Gowa ***Kami menerima tulisan/opini/artikel/saran/kritik/kritik tentang GOWA, karena Gowanu, Gowaku, Gowata. Kami berhak tidak menerbitkan tulisan dengan berbagai pertimbangan. Terima Kasih *** Kirimkan tulisan/artikel/opini ke tugowa.news@gmail.com
CARA MENDAPATKAN UANG GRATIS
Perasaan anda ketika melihat judul di atas, sama dengan yang saya rasakan pertama kali mendengar dan melihat PTC (Paid to Click) atau mendapatkan uang dari Online di Internet. Tapi ketika saya mencoba atas anjuran teman ternyata bener… dapat uang sungguhan.
Saya akan berbagi caranya agar anda dapat mencobanya sendiri sehingga anda dapat membuktikannya, lagian gak rugi nyobak, soalnya GRATIS. Bagi anda yang belum daftar cukup klik Gambar IDR-CLICKIT di atas.
untuk mendaftar juga bisa ikuti link: http://www.idr-clickit.com/register.php/uttha.html
(lihat bukti pembayarannya: http://www.nugie.web.id/tag/idr-clickit)
2/16/2009 09:50:00 PM

Pembongkaran Eks PKG Diserahkan ke Unhas

Diposkan oleh tuGOWA

//Zainuddin Kayyum: Silakan Lakukan Pembongkaran dan Pemindahan Barang

SUNGGUMINASA -- Pemerintah Kabupaten (pemkab) Gowa menanggapi proses pembangunan kampus II Fakultas Teknik (FT) Universitas Hasanuddin (Unhas) yang dinilai terbengkalai, lantaran aset eks Pabrik Kertas Gowa (PKG) belum juga dibongkar dan dilakukan pembersihan di areal lokasi yang telah menjadi milik FT Unhas. Kepada Fajar, Senin, 16 Februari, Pemkab Gowa, melalui Kepala Kantor Infokom, Zainuddin Kayyum menampik isu tersebut.

Menurut Zainuddin Kayyum ditemui di kantin Pemkab Gowa, Senin siang mengatakan, selama ini Pemkab Gowa bukannya tidak memperhatikan pembongkaran dan pembersihan aset eks PKG di areal kampus II FT Unhas. Hanya saja, selama ini proses lelang 46 item aset eks PKG yang ada di lahan tersebut belum berhasil dimenangkan pihak ketiga. Padahal proses lelang aset senilai Rp 12,5 miliar tersebut telah dilakukan empat kali.

Karena itu, Zainuddin menambahkan, Pemkab Gowa menyerahkan sepenuhnya kepada pihak Unhas dalam hal ini Fakultas Teknik, untuk melakukan pembongkaran dan pembersihan lahan di areal mana saja yang akan dibangunin ruang perkuliahan kampus II FT Unhas.

"Silahkan lakukan pembongkaran dan pemindahan barang, kami serahkan sepenuhnya ke Unhas. Seluruh aset itu bisa dipindahkan ke bagian belakang dari areal eks PKG, yang dianggap lokasi paling aman, dan tidak akan mengganggu proses pembangunan ruang perkuliahan kampus II FT Unhas," ucapnya.

Lebih lanjut, Zainuddin mengatakan, dalam proses pemindahan dan pembongkaran, Unhas yang membiayai secara keseluruhan pembongkaran dan pemindahan 46 item aset eks PKG dan beberapa besi tua yang ada di sana. Seluruh pembiayaan yang dilakukan Unhas akan digantikan nantinya, setelah semua aset laku terjual, bilamana ada pihak ketiga yang memenangkan pelelangan.

"Adapun proses pelelangan akan dilakukan dalam waktu dekat ini, hanya saja, kapan tepatnya, kita tunggu instruksi dari pimpinan," lugasnya.

Adapun ke 46 aset eks PKG yang masih ada di areal eks PKG antara lain, Boller dan kelengkapan (1 unit), digester ( 1 unit), mesin-mesin produksi (2 unit), stock praporation (2 uniT), finishing (1 unit), setting tank (2 unit), chemical praparation (1 unit), mesin-mesin workshop (1 unit), alat-alat besar/crane (3 unit), spare part mesin dan peralatan (1 unit), travo las (14 unit), roll (143 buah), dinamo (219 buah).

Untuk diketahui keseluruhan aset eks PKG selama ini dijaga dengan ketat oleh tiga regu pengamanan, yang terdiri dari unsur ABRI, Polri, Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP), dan tokoh masyarakat. Setiap regu terdiri dari sembilan orang.

Menurut Serma Ahmad, salah satu pengamanan dari kalangan ABRI yang member izin kepada Fajar, untuk mengambil gambar di lokasi eks PKG Senin kemarin, tokoh masyarakat yang ikut menjaga keamanan di eks PKG adalah minimal ketua RK.

"Ini untuk menjaga keamanan aset, agar tetap seperti semula," tandasnya. (mimi/fajar.co.id)

0 komentar: