Welcome to Blog na tu GOWA...*** Dikelola jurnalis Gowa, orang Gowa, dan mereka yang peduli terhadap Gowa ***Kami menerima tulisan/opini/artikel/saran/kritik/kritik tentang GOWA, karena Gowanu, Gowaku, Gowata. Kami berhak tidak menerbitkan tulisan dengan berbagai pertimbangan. Terima Kasih *** Kirimkan tulisan/artikel/opini ke tugowa.news@gmail.com
CARA MENDAPATKAN UANG GRATIS
Perasaan anda ketika melihat judul di atas, sama dengan yang saya rasakan pertama kali mendengar dan melihat PTC (Paid to Click) atau mendapatkan uang dari Online di Internet. Tapi ketika saya mencoba atas anjuran teman ternyata bener… dapat uang sungguhan.
Saya akan berbagi caranya agar anda dapat mencobanya sendiri sehingga anda dapat membuktikannya, lagian gak rugi nyobak, soalnya GRATIS. Bagi anda yang belum daftar cukup klik Gambar IDR-CLICKIT di atas.
untuk mendaftar juga bisa ikuti link: http://www.idr-clickit.com/register.php/uttha.html
(lihat bukti pembayarannya: http://www.nugie.web.id/tag/idr-clickit)
2/16/2009 10:02:00 PM

Tim Terpadu Gowa Gerebek Tambang Liar

Diposkan oleh tuGOWA

Sungguminasa, Tribun - Tm terpadu penertiban tambang Kabupaten Gowa menggerebek empat tambang liar di Kecamatan Pallangga, Senin (16/2). Dari penggerebekan itu, tim berhasil menyita tiga slinger (kunci pompa).

Tim terpadu dipimpin Kepala Dinas Pertambangan dan Energi (Distamben) Gowa, Hairil Muin. Tim ini juga melibatkan anggota dari Polresta Gowa dan Kodim 1409 Gowa.

Kepala Seksi Pengawasan Pertambangan Distamben Gowa, Lukman, empat titik yang ditemukan masing-masing tiga di Dusun Balinappang, Desa Bontoramba, dan satu di Desa Julukanaya.

"Kita hanya menyita slingernya karena pompanya cukup besar. Semuanya sudah diamankan di kantor polisi. Tambang itu milik Dg Nyonri dua unit di Balinappang dan H Mangun satu unit," jelasnya, kemarin.

Sedangkan penambangan di Julukanaya milik Dg Rani, pemiliknya berhasil kabur. Razia tambang tersebut, katanya, dilakukan karena adanya laporan masyarakat. Aktivitas penambangan liar itu juga sudah meresahkan warga setempat karena dampak negatifnya ke depan.

"Bagi masyarakat yang ingin melaporkan masalah tambang bisa menghubungi hotline posko tim di 889582 setiap jam kerja," ungkap Lukman.(ute/tribun-timur.com)

0 komentar: