Welcome to Blog na tu GOWA...*** Dikelola jurnalis Gowa, orang Gowa, dan mereka yang peduli terhadap Gowa ***Kami menerima tulisan/opini/artikel/saran/kritik/kritik tentang GOWA, karena Gowanu, Gowaku, Gowata. Kami berhak tidak menerbitkan tulisan dengan berbagai pertimbangan. Terima Kasih *** Kirimkan tulisan/artikel/opini ke tugowa.news@gmail.com
CARA MENDAPATKAN UANG GRATIS
Perasaan anda ketika melihat judul di atas, sama dengan yang saya rasakan pertama kali mendengar dan melihat PTC (Paid to Click) atau mendapatkan uang dari Online di Internet. Tapi ketika saya mencoba atas anjuran teman ternyata bener… dapat uang sungguhan.
Saya akan berbagi caranya agar anda dapat mencobanya sendiri sehingga anda dapat membuktikannya, lagian gak rugi nyobak, soalnya GRATIS. Bagi anda yang belum daftar cukup klik Gambar IDR-CLICKIT di atas.
untuk mendaftar juga bisa ikuti link: http://www.idr-clickit.com/register.php/uttha.html
(lihat bukti pembayarannya: http://www.nugie.web.id/tag/idr-clickit)
2/10/2009 11:20:00 PM

Pemuda Nekat Potong Kelamin dan Leher

Diposkan oleh tuGOWA

GOWA, BKM-- Entah apa yang ada di pikiran Abd Malik (27), warga Dusun Tamalate, Desa Timbuseng, Kec Pattallassang, sehingga nekat mau mengakhiri hidupnya dengan cara memotong alat kelaminnya serta menggorok lehernya dengan menggunakan arit, Senin (9/2) sekitar pukul 07.00 Wita.

Untungnya alat vitalnya itu tidak sampai putus yang teriris hanya kulit kemaluannya saja. Sedang kendati lehernya yang digorok pakai arit (peralatan memotong padi) tidak sampai putus, namun membuat pemuda lajang ini terkapar berlumuran darah.

Perilaku aneh Malik itu dilakukannya di belakang rumahnya sendiri. Lili (35), kakak Malik yang pertama melihat adiknya tergeletak berlumuran darah lalu bersama keluarganya yang lain langsung membawa Malik ke RSU Wahidin Sudirohusodo Makassar.

Dg Rurung (40), juga kakak Malik yang ditemui di rumahnya, Selasa (10/2) mengatakan, perilaku aneh sudah terlihat pada diri adiknya itu sejak hari Minggu sebelumnya.

Menurut Dg Rurung, Malik sering melamun, duduk sendirian serta masuk ke kamarnya dan mengunci dari dalam sambil berteriak-teriak mengatakan gunung Bawakaraeng akan longsor.

"Dia bilang (Malik, red) biarmi saya mati di sini. Dia seperti orang gila, namun sebelumnya dia tidak pernah begitu. Orangnya memang pendiam," aku kakaknya sekembalinya dari rumah sakit menjenguk adiknya yang menempati salah ruang perawatan. Menurut Rurung, kondisi Malik masih kritis.(Saribulan/beritakotamakassar.com)

0 komentar: