Welcome to Blog na tu GOWA...*** Dikelola jurnalis Gowa, orang Gowa, dan mereka yang peduli terhadap Gowa ***Kami menerima tulisan/opini/artikel/saran/kritik/kritik tentang GOWA, karena Gowanu, Gowaku, Gowata. Kami berhak tidak menerbitkan tulisan dengan berbagai pertimbangan. Terima Kasih *** Kirimkan tulisan/artikel/opini ke tugowa.news@gmail.com
CARA MENDAPATKAN UANG GRATIS
Perasaan anda ketika melihat judul di atas, sama dengan yang saya rasakan pertama kali mendengar dan melihat PTC (Paid to Click) atau mendapatkan uang dari Online di Internet. Tapi ketika saya mencoba atas anjuran teman ternyata bener… dapat uang sungguhan.
Saya akan berbagi caranya agar anda dapat mencobanya sendiri sehingga anda dapat membuktikannya, lagian gak rugi nyobak, soalnya GRATIS. Bagi anda yang belum daftar cukup klik Gambar IDR-CLICKIT di atas.
untuk mendaftar juga bisa ikuti link: http://www.idr-clickit.com/register.php/uttha.html
(lihat bukti pembayarannya: http://www.nugie.web.id/tag/idr-clickit)
2/03/2009 11:14:00 PM

Siswa SMP Cabuli Murid TK

Diposkan oleh tuGOWA

GOWA,BKM - Selektiflah mengawasi anak anda, ungkapan ini sangat pas karena bisa berakibat fatal, faktanya kembali Kasus asusila terjadi disebabkan sang anak sering nonton film dewasa, hal ini terjadi di Gowa tepatnya di Kecamatan Bontomarannu Desa Bili-Bili, seorang siswa berinisial HA (13) yang berstatus pelajar Kelas I setingkat SMP diduga telah melakukan tindakan pencabulan terhadap mawar (nama disamarkan) tetanganya sendiri di kantor pertanian belakang rumahnya.

Kisah tragis tersebut diduga dilakukan pada hari selasa 27 januari kemarin namun ibu Korban (mawar) berinisial RR baru melaporkan kasus ini ke Polsekta Bontomarannu tanggal 1 Februari kemarin.

Tentang laporan keluarga korban diungkapkan langsung AKP Muh Sahib Kapolsekta Bontomarannu kepada BKM kemarin (3/2) dikantornya," Kami telah menangani persoalan ini karena baik keluarga korban dan keluarga pelaku sama-sama melapor ke Polsek dengan masalah yang berbeda,"Urai Kapolsek Bontomaranu.

Keluarga Korban telah melaporkan HA dengan kasus pencabulan sdangkan Keluarga Pelaku telah melaporkan nenek Korban berinisial HL atas tindakan penganiayaan,"beber Kapolsek.

Laporan Keluarga pelaku kami terima pada tangal 2 Pebruari kemarin, sehingga kdualaporan tersebut akan ditindaklanjuti,"Urai kapolsek Bontomarannu kemarin.
Laporan kedua pihak tersebut langsung ditindaklanjuti penyidik, kemarin (3/2), ibu korban RR langsung dimintai keteranganya di kantor Kapolsekta Bontomaranu.

Di depan penyidik, Ibu Korban HH menceritakan kronologis tragedy yang menimpa anak bungsunya. "Bersama anak saya saat itu saya sedang mencuci, tak lama kemudian dating rekannya berinisial IN ke rumah dan mengajak Mawar untuk main, karena saya sedang asyik bekerja saya tidak sempat perhatikan mereka," urai RR di depan penyidik.

Usai mencuci ibu korban pun mencari anaknya, ia pun beranjak ke belakang rumah tempat anaknya biasa bermain.

"Tepat dibelakang rumah ada kantor pertanian, sampai disana saya melihat sebanyak 4 Orang anak-anak langsung keluar dari kantor pertanian dan menuju WC kantor, Saya dengar langsung keempat anak itu mengetok Pintu WC dan berkata, Buka Pintu HA karena ibu Mawar dating,"Urai RR.

Ibu korban pun melihat pelaku HA membuka pintu WC bersama Mawar (anaknya) dia pun keluar dari WC.

"Saya pun curiga dan Tanya apa yang kamu lakukan dalam WC, Mawar menjawab kami Cuma main-main ji bu,"Jawab Bunga.

Kami langsung Pulang ke rumah, namun kembali kami tanyakan kepada mawar apa yang dilakukan bersama HA, karma saya desak akhirnya Mawar mengaku bahwa HA telah berbuat tidak senonoh terhadap Mawar,"kakak Korban berinisial RG yang ada disamping kami pun membenarkan,"Benar Bu, karena kemarin HA juga melakukan hal itu terhadap Mawar, saya ada di situ Bu,"terang RG kakak Mawar kepada Ibunya.

Menurut RR Ibu korban, hasil pemeriksaan dokter membenarkan perbuatan HA menyebabkan luka lecet pada alat kemaluan mawar,"Kami sudah periksakan ke RSU Syech Yusuf Gowa,Pak,"Terang Ibu Korban di depan penyidik.

Kami akan berjuang agar kasus ini dapat diproses karena kehormatan keluarga kami dikoyak-Koyak,"Ujar Norma salah seorang kerabat dekat korban di kantor Polisi kemarin.

Namun kejadian ini tidak dipercaya Muh kHaerun, Wakil kepsek tempat HA bersekolah,"Kami yakin HA tega bersifat senonoh karena perilakunyatermasuk baik dan rajin, Kami sudah tanyakan langsung ke siswa bersangutan,"Urai Muh Khaerun saat dimintai keterangan kemarin.(yos/beritakotamakassar.com)

0 komentar: