Welcome to Blog na tu GOWA...*** Dikelola jurnalis Gowa, orang Gowa, dan mereka yang peduli terhadap Gowa ***Kami menerima tulisan/opini/artikel/saran/kritik/kritik tentang GOWA, karena Gowanu, Gowaku, Gowata. Kami berhak tidak menerbitkan tulisan dengan berbagai pertimbangan. Terima Kasih *** Kirimkan tulisan/artikel/opini ke tugowa.news@gmail.com
CARA MENDAPATKAN UANG GRATIS
Perasaan anda ketika melihat judul di atas, sama dengan yang saya rasakan pertama kali mendengar dan melihat PTC (Paid to Click) atau mendapatkan uang dari Online di Internet. Tapi ketika saya mencoba atas anjuran teman ternyata bener… dapat uang sungguhan.
Saya akan berbagi caranya agar anda dapat mencobanya sendiri sehingga anda dapat membuktikannya, lagian gak rugi nyobak, soalnya GRATIS. Bagi anda yang belum daftar cukup klik Gambar IDR-CLICKIT di atas.
untuk mendaftar juga bisa ikuti link: http://www.idr-clickit.com/register.php/uttha.html
(lihat bukti pembayarannya: http://www.nugie.web.id/tag/idr-clickit)
2/10/2009 01:28:00 AM

Tim Terpadu Jaring Tiga Truk Roda 10

Diposkan oleh tuGOWA

Gowa, BKM - Tim terpadu penertiban truk tambang galian C berhasil menjaring tiga truk roda 10 di poros Malino tepatnya di depan cek point BorongloE, Kel. Romanglompoa, Kec. Bontomarannu, Senin (9/2) siang kemarin.

Ketiga truk ini berhasil disweping namun akhirnya dilepas kembali hari tiu juga dengan kesalahan hanya pada stiker. Ketiga sopir truk tersebut, mengaku lalai tidak memasang stiker baru yang terpasang stiker yang sudah kadaluarsa. Ketiga truk ini masing-masing milik CV Pallangga Mas, Sinar Panca Jaya serta Buana Harapan Jaya.

Sweping yang dipimpin Kadis Perhubungan Gowa, Drs H Tajuddin Nur ini menurut Kasi Pengawasan dan Pertambangan Distamben Gowa, Lukman kepada sejumlah media usai melakukan sweping kemarin mengatakan, ketiga truk ini tidak sempat ditahan atau diamankan berdasarkan sanksi penahanan satu bulan karena kesalahannya kecil saja.

Mereka hanya pembinaan untuk mengikuti aturan sesuai kesepakatan yang telah disepakati antara tim terpadu dengan asosiasi pengusaha angkutan tambang (Aspatindo).(saribulan/beritakotamakassar.com)

0 komentar: