Welcome to Blog na tu GOWA...*** Dikelola jurnalis Gowa, orang Gowa, dan mereka yang peduli terhadap Gowa ***Kami menerima tulisan/opini/artikel/saran/kritik/kritik tentang GOWA, karena Gowanu, Gowaku, Gowata. Kami berhak tidak menerbitkan tulisan dengan berbagai pertimbangan. Terima Kasih *** Kirimkan tulisan/artikel/opini ke tugowa.news@gmail.com
CARA MENDAPATKAN UANG GRATIS
Perasaan anda ketika melihat judul di atas, sama dengan yang saya rasakan pertama kali mendengar dan melihat PTC (Paid to Click) atau mendapatkan uang dari Online di Internet. Tapi ketika saya mencoba atas anjuran teman ternyata bener… dapat uang sungguhan.
Saya akan berbagi caranya agar anda dapat mencobanya sendiri sehingga anda dapat membuktikannya, lagian gak rugi nyobak, soalnya GRATIS. Bagi anda yang belum daftar cukup klik Gambar IDR-CLICKIT di atas.
untuk mendaftar juga bisa ikuti link: http://www.idr-clickit.com/register.php/uttha.html
(lihat bukti pembayarannya: http://www.nugie.web.id/tag/idr-clickit)
2/07/2009 12:08:00 AM

Tim Terpadu Sweping Stiker Truk Tambang

Diposkan oleh tuGOWA

GOWA, BKM-- Banyaknya pengusaha tambang yang menyalahi ketentuan kesepakatan bersama untuk tertib beroperasi dalam pengangkutan tambang galian C, antara lain tidak memasang stiker, tidak memotong bak serta tidak menyalakan lampu sorot di malam hari, membuat tim terpadu penertiban aktivitas truk tambang galian C segera melakukan sweping.

Pelaksanaan sweping utamanya terhadap penggunaan stiker tambang tersebut, dilakukan berdasarkan hasil rapat tim terpadu, Jumat (6/2) agi kemarin di kantor Dinas Pertambangan Energi Gowa dipimpin Kadis Tamben Gowa, Drs Chaeril Muin MSi.

Dikatakan Lukman, anggota tim terpadu yang juga Kasi Pengawasan dan Pertambangan Umum Daerah Distamben Gowa, di temui usai rapat mengatakan, sweping stiker ini diberlakukan untuk truk roda 10 yang selama ini beroperasi di jalur provinsi melintasi wilayah Kab. Gowa.

Sweping ini dilakukan karena kurun beberapa pekan terakhir tim banyak menemukan truk roda 10 yang tidak memasang stiker yang dikeluarkan tim terpadu Gowa. Terrnyata diketahui tim, stiker ini dipinjamkan ke truk angkutan tambang lainnya agar bebas beraktivitas.

Selain itu juga banyak ditemukan stiker yang sudah habis masa berlaku dari jangka waktu masa hanya sebulan.

Bukan hanya stiker yang akan disweping dalam pekan ini, tapi tim juga akan perketat pelarangan operasi bagi truk10 roda pada malam hari. Dikatakan Lukman, setiap truk roda 10 dan roda 6 maupun pengangkut tambang galian C hanya diperbolehkan beroperasi sampai pukul 20.00 Wita.

"Lewat dari itu dianggap pelanggaran. Jika ditemukan pengangkut tambang C beraktivitas di atas jam sepuluh maka akan disanksi, truknya ditahan selama satu bulan.Tidak ada toleransi lagi karena sanksi ini merupakan kesepakatan bersama para pengusaha tambang yang ditetapkan 17 Agustus 2008," jelas Lukman.

Lukman juga menambahkan, tim juga menekankan agar sopir truk tambang tidak nyalakan lampu sorot di bawah baknya karena sangat mengganggu pengguna jalan lainnya terutama pengendara motor.(Saribulan/beritakotamakassar.com)

0 komentar: