Welcome to Blog na tu GOWA...*** Dikelola jurnalis Gowa, orang Gowa, dan mereka yang peduli terhadap Gowa ***Kami menerima tulisan/opini/artikel/saran/kritik/kritik tentang GOWA, karena Gowanu, Gowaku, Gowata. Kami berhak tidak menerbitkan tulisan dengan berbagai pertimbangan. Terima Kasih *** Kirimkan tulisan/artikel/opini ke tugowa.news@gmail.com
CARA MENDAPATKAN UANG GRATIS
Perasaan anda ketika melihat judul di atas, sama dengan yang saya rasakan pertama kali mendengar dan melihat PTC (Paid to Click) atau mendapatkan uang dari Online di Internet. Tapi ketika saya mencoba atas anjuran teman ternyata bener… dapat uang sungguhan.
Saya akan berbagi caranya agar anda dapat mencobanya sendiri sehingga anda dapat membuktikannya, lagian gak rugi nyobak, soalnya GRATIS. Bagi anda yang belum daftar cukup klik Gambar IDR-CLICKIT di atas.
untuk mendaftar juga bisa ikuti link: http://www.idr-clickit.com/register.php/uttha.html
(lihat bukti pembayarannya: http://www.nugie.web.id/tag/idr-clickit)
3/05/2009 10:42:00 PM

Maudu Adaka ri Gowa Tampilkan Pinisi

Diposkan oleh tuGOWA

PERINGATAN maulid Nabi besar Muhammad SAW di Gowa tahun ini kembali akan dirayakan besar-besaran pada 12 Rabiul Awal 1430 Hijriah bertepatan 9 Maret 2009 di kawasan Istana Ballalompoa Sungguminasa.

Kalau maudu adaka yang digelar Pemkab Gowa tahun 2008 dengan menampilkan media dua bakul maulid raksasa dihiasi 3.000 kaddo minnya' (nasi ketan berisi sepotong ayam, satu butir telur), beras 4 ton, 300 ekor ayam dan 10.000 butir telur, maka tahun ini ditargetkan Pemkab jauh lebih besar, apalagi media maulidnya menggunakan perahu pinisi yang berukuran 11 meter panjang badan dikali 3 meter lebar badan.

Peringatan maulid akbar ini adalah kali kedua dilakukan secara adat. Kabag Keagamaan Setkab Gowa, Drs H Syamsuddin B MSi, Kamis (5/3) di kantornya mengatakan, maudu adaka ini meski awalnya pemerintah berusaha menjajal penghargaan Muri namun hal itu tidak lagi menjadi prioritas karena memang perayaan maulid besar-besaran ini diutamakan untuk dinikmati masyarakat Gowa utamanya yang berkategori ekonomi lemah bukan berindikasi mengejar penghargaan bergengsi Museum Republik Indonesia ini.

''Yang utama adalah azas manfaat dari maulid ini sendiri dan hakiki dari kebesaran Nabi Muhammad,'' jelas Syamsuddin. Maudu adaka ini dirangkai lomba kanre maudu hias dari 18 kecamatan sebagai peserta ditambah SKPD dan instansi swasta serta organisasi.(Saribulan/beritakotamakassar.com)

0 komentar: