Welcome to Blog na tu GOWA...*** Dikelola jurnalis Gowa, orang Gowa, dan mereka yang peduli terhadap Gowa ***Kami menerima tulisan/opini/artikel/saran/kritik/kritik tentang GOWA, karena Gowanu, Gowaku, Gowata. Kami berhak tidak menerbitkan tulisan dengan berbagai pertimbangan. Terima Kasih *** Kirimkan tulisan/artikel/opini ke tugowa.news@gmail.com
CARA MENDAPATKAN UANG GRATIS
Perasaan anda ketika melihat judul di atas, sama dengan yang saya rasakan pertama kali mendengar dan melihat PTC (Paid to Click) atau mendapatkan uang dari Online di Internet. Tapi ketika saya mencoba atas anjuran teman ternyata bener… dapat uang sungguhan.
Saya akan berbagi caranya agar anda dapat mencobanya sendiri sehingga anda dapat membuktikannya, lagian gak rugi nyobak, soalnya GRATIS. Bagi anda yang belum daftar cukup klik Gambar IDR-CLICKIT di atas.
untuk mendaftar juga bisa ikuti link: http://www.idr-clickit.com/register.php/uttha.html
(lihat bukti pembayarannya: http://www.nugie.web.id/tag/idr-clickit)
3/25/2009 10:54:00 PM

Polresta Periksa Dua Saksi

Diposkan oleh tuGOWA

SUNGGUMINASA (SINDO)-Polresta Gowa telah memeriksa dua saksi terkait kasus kematian Marniati,41, yang mayatnya ditemukan mengapung di sungai Jeneberang, Kel Tompobalang, Kec Sombaopu, minggu (23/3) lalu.

Kapolresta Gowa AKBP Rudi Hananto mengatakan, dari keterangan saksi diketahui jika pada malam kejadian sekira pukul 19.30 wita, korban terlihat bersama seorang lelaki yang diketahui memiliki hubungan dekat dengan korban. Hanya saja belum jelas, kemana sesungguhnya tujuan Marniati dan lelaki yang berangkat mengendarai motor milik korban tersebut.

Sayangnya, berkilah demi keselamatan saksi dan menjaga barang bukti, Rudi enggan menyebut nama-nama kedua saksi tersebut. Dia hanya menyebutkan inisial Dg M yang diduga melihat korban terakhir kalinya sebelum menghilang, dan Dg S yang merupakan saudara kandung korban.

"Kasus ini akan kami selidiki secara intensif, apalagi hasil outopsi RS Bhayangkara Makassar menyatakan dalam diri korban ditemukan tanda-tanda kekerasan berupa terkena benda tumpul pada wajah dan dada serta luka goresan pada perut sebelum meninggal," ungkap Rudi di ruang kerjanya kemarin.

Untuk itu lanjut dia, Polresta Gowa sudah membentuk tim, dan meminta nomor fleksi korban yang nantinya dapat menjelaskan dengan siapa korban berhubungan, baik melalui telepon atau via sms. Sebab sejauh ini motor dan handpone Marniati belum ditemukan.

Dalam kesempatan itu, Rudi juga mengungkap, tidak menutup kemungkinan kematian korban bisa diakibatkan motif sakit hati lelaki yang diketahui menjadi kekasih Marniati itu mengingat lelaki tersebut pernah melamar korban untuk dijadikan isteri, tapi ditolak oleh keluarga Marniati lantaran dia pria beristeri.

"Kemungkinan karena main hati bisa saja. Tapi kita tetap harus memegang prasangka tak bersalah sebelum hasil penyelidikan rampung,"tandasnya.(herni amir/seputar-indonesia.com

0 komentar: