Welcome to Blog na tu GOWA...*** Dikelola jurnalis Gowa, orang Gowa, dan mereka yang peduli terhadap Gowa ***Kami menerima tulisan/opini/artikel/saran/kritik/kritik tentang GOWA, karena Gowanu, Gowaku, Gowata. Kami berhak tidak menerbitkan tulisan dengan berbagai pertimbangan. Terima Kasih *** Kirimkan tulisan/artikel/opini ke tugowa.news@gmail.com
CARA MENDAPATKAN UANG GRATIS
Perasaan anda ketika melihat judul di atas, sama dengan yang saya rasakan pertama kali mendengar dan melihat PTC (Paid to Click) atau mendapatkan uang dari Online di Internet. Tapi ketika saya mencoba atas anjuran teman ternyata bener… dapat uang sungguhan.
Saya akan berbagi caranya agar anda dapat mencobanya sendiri sehingga anda dapat membuktikannya, lagian gak rugi nyobak, soalnya GRATIS. Bagi anda yang belum daftar cukup klik Gambar IDR-CLICKIT di atas.
untuk mendaftar juga bisa ikuti link: http://www.idr-clickit.com/register.php/uttha.html
(lihat bukti pembayarannya: http://www.nugie.web.id/tag/idr-clickit)
3/18/2009 11:43:00 PM

PT Pos Waspadai Kartu BLT Palsu

Diposkan oleh tuGOWA

- Firman: Lebih Kronik Karena Harus Kroscek Data Penerima

GOWA, BKM-- PT Pos Indonesia cabang Gowa dalam penyaluran dana bantuan langsung tunai (BLT) tahun 2009 ini akan lebih cermat dan teliti dalam membayar dana tersebut ke warga miskin penerima.

Menurut Firman Taufik, Kepala Pos Gowa, Rabu (18/3) mengatakan, BLT untuk Gowa baru akan disalurkan setelah 33 provinsi tuntas melaksanakannya.

"Untuk Gowa kemungkinan akhir Maret ini yang jelas kita upayakan dibayarkan sebelum 9 April nanti, sebab pemilu," kata Firman. Dia lalu menyebutkan jika tahun 2008 lalu, dari 64.714 warga miskin yang terdaftar sebagai penerima dana kompensasi BBM ini, hanya 99,2 persen yang berhasil dibayarkan. Sisanya tertunda dan akan diakomodir pada penyaluran tahun ini.

Sementara itu, tambah Firman, pihaknya belum tahu jumlah pasti warga miskin yang akan dilayani BLT termasuk pola pembayarannya nanti. ''Kami belum punya data dari lembaga terkait (BPS) sementara untuk sistem pembayarannya nanti kemungkinan kami tetap mengadopsi pola Pemkab pada penyaluran kemarin yakni dibayarkan langsung ke desa atau kelurahan atau kecamatan. Hanya saja karena saat ini jelang pemilu maka kita menunggu keputusan pemerintah saja,'' kata Firman.

Dikatakan Firman, pembayaran BLT kali ini akan dilakukan pihaknya lebih teliti lagi sebab rawan adanya kartu BLT palsu seperti temuan pihak Pos pada penyaluran BLT tahun 2005.

"Kami harus teliti sebab pembayaran tidak lagi berdasarkan kupon seperti tahun kemarin, tapi hanya berbekal kartu BLT saja. Makanya, warga penerima sisa bawa kartu BLT disertai fotocopy KTP serta surat keterangan domisili dari desanya. Disinilah letak kerumitannya, karena rawannya kartu BLT dipalsukan maka kita harus kroscek lebih teliti si penerima dengan data identitasnya dalam daftar penerima itu,'' Jelas Firman lagi.(Saribulan/beritakotamakassar.com)

0 komentar: