Welcome to Blog na tu GOWA...*** Dikelola jurnalis Gowa, orang Gowa, dan mereka yang peduli terhadap Gowa ***Kami menerima tulisan/opini/artikel/saran/kritik/kritik tentang GOWA, karena Gowanu, Gowaku, Gowata. Kami berhak tidak menerbitkan tulisan dengan berbagai pertimbangan. Terima Kasih *** Kirimkan tulisan/artikel/opini ke tugowa.news@gmail.com
CARA MENDAPATKAN UANG GRATIS
Perasaan anda ketika melihat judul di atas, sama dengan yang saya rasakan pertama kali mendengar dan melihat PTC (Paid to Click) atau mendapatkan uang dari Online di Internet. Tapi ketika saya mencoba atas anjuran teman ternyata bener… dapat uang sungguhan.
Saya akan berbagi caranya agar anda dapat mencobanya sendiri sehingga anda dapat membuktikannya, lagian gak rugi nyobak, soalnya GRATIS. Bagi anda yang belum daftar cukup klik Gambar IDR-CLICKIT di atas.
untuk mendaftar juga bisa ikuti link: http://www.idr-clickit.com/register.php/uttha.html
(lihat bukti pembayarannya: http://www.nugie.web.id/tag/idr-clickit)
3/09/2009 11:30:00 PM

Usai Bupati Sambutan, Warga Serbu Telur

Diposkan oleh tuGOWA

Peringatan Maulid Nabi Besar Muhammad SAW 12 Rabiul Awal 1430 Hijriyah yang bertepatan dengan 9 Maret 2009 di Kabupaten Gowa yang dikemas dengan nama Maudu Adaka ri Gowa berlangsung meriah.

Meski hujan sempat turun di penghujung acara, namun suasana akbar pelaksanaan perayaan tahunan ini tetap semarak dengan siraman rohani Ustad Arifuddin Lewa.

Media kanre maudu tidak lagi menggunakan menyerupai perahu pinisi berukuran panjang sekitar 11 meter dengan lebar tiga meter. Di sampingnya berdiri dua buah bakul besar. Semua media itu berisi beras dan ribuan butir telur.

Selain media kanre maudu itu, puluhan tampat berisi kanre maudu juga berada di sekitar lokasi acara. Semua itu sumbangan dari unit kerja dan badan usaha pemilik pemerintah maupun swasta. Bahkan dari organisasi politik ikut memberikan sumbangan dalam acara tersebut.

Bupati Gowa Ichsan Yasin Limpo saat memberikan sambutan mengatakan, kegiatan tahun ini lebih besar yang menandakan tingkat kepedulian pejabat dan masyarakat di daerah untuk menyukseskan peringatan hari lahir Nabi Muhammad SAW ini makin besar.

"Jika perayaan dan media kanre maudu makin kecil setiap tahun, maka itu menandakan pejabat di daerah ini makin kikir. Namun ini makin besar berarti pejabat makin peduli dengan masyarakatnya," jelas Ichsan.

Usai Ichsan memberikan sambutan dan kembali duduk di kursinya, spontan masyarakat berebutan memperebutkan kanre maudu dan telur berhias. Suasana sempat menjadi kacau karena petugas tak bisa lagi membendung ribuan masyarakat yang berebut telur.

Hanya dalam tempo kurang dari 10 menit, telur maulid ludes. Barulah kembali tenang, Gubernur Sulsel Syahrul Yasin Limpo memberikan sambutan. Dalam sambutannya, Syahrul mengaku senang melihat masyarakat dan pejabat di daerah ini bisa berbaur.

Kegiatan ini, katanya, menggambarkan pendekatan pemerintah lewat medium kegiatan religi. Ia berharap suasana itu tetap terjaga dan makin ditingkatkan sehingga tidak sekat antara pemerintah dan masyarakatnya.(muhtar muis/tribun-timur.com)

0 komentar: