Welcome to Blog na tu GOWA...*** Dikelola jurnalis Gowa, orang Gowa, dan mereka yang peduli terhadap Gowa ***Kami menerima tulisan/opini/artikel/saran/kritik/kritik tentang GOWA, karena Gowanu, Gowaku, Gowata. Kami berhak tidak menerbitkan tulisan dengan berbagai pertimbangan. Terima Kasih *** Kirimkan tulisan/artikel/opini ke tugowa.news@gmail.com
CARA MENDAPATKAN UANG GRATIS
Perasaan anda ketika melihat judul di atas, sama dengan yang saya rasakan pertama kali mendengar dan melihat PTC (Paid to Click) atau mendapatkan uang dari Online di Internet. Tapi ketika saya mencoba atas anjuran teman ternyata bener… dapat uang sungguhan.
Saya akan berbagi caranya agar anda dapat mencobanya sendiri sehingga anda dapat membuktikannya, lagian gak rugi nyobak, soalnya GRATIS. Bagi anda yang belum daftar cukup klik Gambar IDR-CLICKIT di atas.
untuk mendaftar juga bisa ikuti link: http://www.idr-clickit.com/register.php/uttha.html
(lihat bukti pembayarannya: http://www.nugie.web.id/tag/idr-clickit)
6/25/2009 07:46:00 AM

PSB, Tak Ada Pungutan!

Diposkan oleh tuGOWA

JELANG musim penerimaan siswa baru (PSB) merupakan ajang rawan terjadinya pungli atau pungutan liar terhadap para calon siswa. Kini Pemkab Gowa telah mencanangkan pendidikan gratis. Karena itu, para pengelola sekolah baik itu negeri maupun swasta yang masuk program gratis ini, dilarang untuk tidak lagi melakukan pungutan terhadap siswa utamanya saat PSB berjalan.


Kadis Dikorda Gowa, H Idris Faisal Kadir, Rabu (24/6) kemarin menegaskan, pihaknya telah mewarning seluruh kepala sekolah mulai tingkat SD hingga SMA yang membuka PSB bulan mendatang, agar tidak melakukan pungutan apapun dan sebesar apapun dari para calon siswa. Pasalnya, seluruh item yang berindikasi pungutan tersebut, kini sudah difasilitasi dalam protap anggaran pendidikan gratis masing-masing sekolah.
''Jangan ada kepala sekolah terlebih guru-guru yang melakukan pungutan dalam bentuk apapun atau mengorganisir suatu kepentingan belanja kebutuhan calon siswa pada toko atau pedagang tertentu. Jika ada yang ditemukan, maka sanksinya berat, akan dicopot dari jabatan atau dipecat,'' warning Kadis. ((Sar) )




0 komentar: