Welcome to Blog na tu GOWA...*** Dikelola jurnalis Gowa, orang Gowa, dan mereka yang peduli terhadap Gowa ***Kami menerima tulisan/opini/artikel/saran/kritik/kritik tentang GOWA, karena Gowanu, Gowaku, Gowata. Kami berhak tidak menerbitkan tulisan dengan berbagai pertimbangan. Terima Kasih *** Kirimkan tulisan/artikel/opini ke tugowa.news@gmail.com
CARA MENDAPATKAN UANG GRATIS
Perasaan anda ketika melihat judul di atas, sama dengan yang saya rasakan pertama kali mendengar dan melihat PTC (Paid to Click) atau mendapatkan uang dari Online di Internet. Tapi ketika saya mencoba atas anjuran teman ternyata bener… dapat uang sungguhan.
Saya akan berbagi caranya agar anda dapat mencobanya sendiri sehingga anda dapat membuktikannya, lagian gak rugi nyobak, soalnya GRATIS. Bagi anda yang belum daftar cukup klik Gambar IDR-CLICKIT di atas.
untuk mendaftar juga bisa ikuti link: http://www.idr-clickit.com/register.php/uttha.html
(lihat bukti pembayarannya: http://www.nugie.web.id/tag/idr-clickit)
6/25/2009 07:48:00 AM

Truk 10 Roda Kembali berulah

Diposkan oleh tuGOWA

GOWA, BKM-- Penegakan aturan yang telah ditetapkan tim penertiban terpadu Pemkab Gowa terhadap aktivitas truk-truk pengangkut tambang galian C, seakan tak bergigi. Pasalnya, meski sudah ada edaran Pemkab terkait aturan standar yang harus diikuti semua truk seperti tidak memasang lampu sorot di bagian belakang, memasang terpal penutup material, bak harus standar (125 Cm untuk truk kecil dan 150 Cm untuk truk 10 roda) serta muatan tidak melebihi 20 ton, para sopir truk masih tetap juga tidak mengindahkannya.Seperti aktivitas dua truk di poros Malino Raya, Rabu (24/6) kemarin. Pada sekitar pukul 09.30 Wita, dua truk masing-masing truk 10 roda mitsubhisi warna hijau nopol DD 9709 S memuat pasir dan truk dyna warna kuning nopol DD 9675 R mengangkut tanah timbunan, melanggar ketentuan edaran Pemkab tersebut. Akibatnya, sejumlah pengendara sepeda motor di belakang kedua truk ini harus menikmati terpaan debu dan pasir halus yang membuat mata perih.
Kadis Perhubungan dan Kominfo Gowa, H Tajuddin Nur yang dikonfirmasi, kemarin terkait membandelnya para sopir truk itu, mengatakan, pihaknya kini lebih mengefektifkan pengawasan tim penertiban. ''Kami berterima kasih karena masyarakat langsung mengontak kami dengan adanya aktivitas truk yang kembali melanggar ketentuan itu. Tim penertiban akan semakin meningkatkan pengawasan di lapangan,'' ucap H Tajuddin. ((Sar))


0 komentar: