Welcome to Blog na tu GOWA...*** Dikelola jurnalis Gowa, orang Gowa, dan mereka yang peduli terhadap Gowa ***Kami menerima tulisan/opini/artikel/saran/kritik/kritik tentang GOWA, karena Gowanu, Gowaku, Gowata. Kami berhak tidak menerbitkan tulisan dengan berbagai pertimbangan. Terima Kasih *** Kirimkan tulisan/artikel/opini ke tugowa.news@gmail.com
CARA MENDAPATKAN UANG GRATIS
Perasaan anda ketika melihat judul di atas, sama dengan yang saya rasakan pertama kali mendengar dan melihat PTC (Paid to Click) atau mendapatkan uang dari Online di Internet. Tapi ketika saya mencoba atas anjuran teman ternyata bener… dapat uang sungguhan.
Saya akan berbagi caranya agar anda dapat mencobanya sendiri sehingga anda dapat membuktikannya, lagian gak rugi nyobak, soalnya GRATIS. Bagi anda yang belum daftar cukup klik Gambar IDR-CLICKIT di atas.
untuk mendaftar juga bisa ikuti link: http://www.idr-clickit.com/register.php/uttha.html
(lihat bukti pembayarannya: http://www.nugie.web.id/tag/idr-clickit)
8/14/2009 12:46:00 AM

2 Pencuri Raskin Ditangkap

Diposkan oleh tuGOWA

Sungguminasa, Tribun - Aparat Kepolisian Sektor (Polsek) Barombong berhasil mengungkap pencurian beras miskin (raskin) yang terjadi di wilayahnya. Dua orang pelaku diamankan bersama sekitar 38 karung raskin kemasan 15 kilogram. Terkadang satu karung kemasan 15 kg hanya berisi antara 10 kg hingga 13 kg. Setelah mendengar laporan itu, petugas Polsek Barombong langsung mengawasi pengantar raskin di Kelurahan Benteng Somba Opu.
"Saat petugas berpatroli, langsung mencurigai truk pengangkut raskin. Petugas lalu mengikuti dan setelah dicegat ditemukan 38 karung raskin di atas mobil hendak dijual ke pasar," katanya kepada wartawan, Rabu (12/8).
Kedua pelaku kemudian digelandang ke Markas Polsek Barombong untuk dimintai keterangan. Polisi sementara meminta keterangan karena mencurigai adanya oknum petugas raskin yang sengaja melindungi kerja mereka.
''Kita masih mengembangkan penyelidikan karena diduga masih ada orang yang melakukan perbuatan serupa. Termasuk ada oknum petugas yang sengaja melindungi aksinya sehingga tidak pernah ditangkap pihak kepolisian,'' ujar Rahmat.(ute)

Untuk Hidupi Keluarga
SALAH seorang pelaku, Rahman, mengaku, beras tersebut dicucuk di atas mobil mulai keluar dari gudang bulog. Setelah itu, karung yang sudah diisi beras dijahit kembali agar tidak kentara bahwa beras itu hasil cucukan dan rencananya akan dijual ke pasar.
Baik Kamaruddin maupun Rahman sangat menyesal dengan perbuatan yang dilakukan dan hasil penyelewengan raskin semata-mata untuk menghidupi keluarganya. Oleh karena itu, meminta kepada petugas untuk memberikan hukuman setimpal dengan perbuatannya.(ute)
Polisi juga menyita dua buah cucukan pipa runcing, dua jarung, 52 karung beras kosong berlogo raskin, serta truk Dyna pengangkut raskin DD 9530 AT.
Pelaku diamankan masing-masing Kamaruddin (23), sopir, dan Rahman (31), buruh, keduanya warga BTN Sukma Kecamatan Somba Opu.
Keduanya tertangkap akan menjual raskin hasil cucukan usai mengantar raskin di Kelurahan Benteng Somba Opu, Kecamatan Barombong, Selasa (11/8) sekitar pukul 17.00 wita.
Kepala Polsek Barombong AKP A Rahmat mengungkapkan, terungkapnya aksi raskin dengan modus mencucuk ini karena adanya laporan sejumlah kepala desa dan lurah mengeluhkan seringnya berkurang jatah raskin di wilayahnya.



0 komentar: