Welcome to Blog na tu GOWA...*** Dikelola jurnalis Gowa, orang Gowa, dan mereka yang peduli terhadap Gowa ***Kami menerima tulisan/opini/artikel/saran/kritik/kritik tentang GOWA, karena Gowanu, Gowaku, Gowata. Kami berhak tidak menerbitkan tulisan dengan berbagai pertimbangan. Terima Kasih *** Kirimkan tulisan/artikel/opini ke tugowa.news@gmail.com
CARA MENDAPATKAN UANG GRATIS
Perasaan anda ketika melihat judul di atas, sama dengan yang saya rasakan pertama kali mendengar dan melihat PTC (Paid to Click) atau mendapatkan uang dari Online di Internet. Tapi ketika saya mencoba atas anjuran teman ternyata bener… dapat uang sungguhan.
Saya akan berbagi caranya agar anda dapat mencobanya sendiri sehingga anda dapat membuktikannya, lagian gak rugi nyobak, soalnya GRATIS. Bagi anda yang belum daftar cukup klik Gambar IDR-CLICKIT di atas.
untuk mendaftar juga bisa ikuti link: http://www.idr-clickit.com/register.php/uttha.html
(lihat bukti pembayarannya: http://www.nugie.web.id/tag/idr-clickit)
8/15/2009 07:31:00 AM

Demokrat Syaratkan S1, Yusuf Terancam

Diposkan oleh tuGOWA

Sungguminasa, Tribun - Masa jabatan anggota DPRD Kabupaten Gowa periode 2004-2009 akan berakhir akhir Juli ini. Sesuai aturan susunan kedudukan anggota DPRD, maka pimpinan dewan akan diisi berdasarkan partai kursi terbanyak.
Hasil pemilu legislatif lalu, Partai Golkar berhasil mendudukan sembilan orang kadernya, disusul Partai Demokrasi Kebangsaan (PDK) dengan delapan kursi, dan Partai Demokrat dengan enam kursi.
Dari penelusuran Tribun, Golkar mempersiapkan Ansar Usman sebagai calon pimpinan DPRD. Ketua Partai Golkar Gowa Tenri Olle Yasin Limpo beberapa waktu lalu mengaku, dari sembilan kader Golkar yang terpilih, Ansar Usman paling berpotensi untuk diplot menjadi pimpinan dewan.
PDK dipastikan mengusulkan ketuanya, Rahman Syah, sebagai pimpinan dewan. Rahman Syah mengaku, PDK telah bersepakat mengusung dirinya sebagai pimpinan dewan.
Sementara Demokrat juga diyakini akan mendorong ketuanya, M Yusuf Bangsawan sebagai calon pimpinan dewan. Namun, aturan Demokrat yang mengharuskan pimpinan dewan harus sarjana (S1) membuat posisi Yusuf terancam.
Pada pendaftaran calon anggota legislatif lalu, Yusuf Bangsawan hanya mendaftar menggunakan ijazah sekolah menengah atas (SMA).
Ketua KPU Gowa Hirsan Bachtiar yang dikonfirmasi, Jumat (14/8), membenarkan bahwa saat pendaftaran lalu Yusuf Bangsawan hanya menggunakan ijazah SMA.
Pertimbangan Khusus
Dikonfirmasi terpisah, Yusuf Bangsawan mengaku Demokrat tetap akan mendorong dirinya selaku ketua partai untuk calon pimpinan dewan. Terkait persyaratan S1, ia mengaku partai telah memberikan pertimbangan khusus terhadap dirinya.
"Insya Allah tetap saya yang diusulkan sebagai pimpinan dewan. Ada yang dilihat (pertimbangan khusus) sehingga saya tetap menjadi nominator pimpinan DPRD Gowa," katanya saat dihubungi per telepon, kemarin.
Beberapa waktu lalu, sejumlah kader Demokrat mengaku untuk posisi pimpinan dewa sejumlah nama berpeluang. Antara lain Yusuf Bangsawan, M Kasim Sila, Rizal Sailellah, dan Sutihati Dahlan.
Dari informasi yang dihimpun di DPD I Demokrat Sulsel, Yusuf Bangsawan tetap direkomendasikan sebagai calon pimpinan di DPRD Gowa karena pertimbangan dia ketua DPC Demokrat Gowa.(ute)

parlemen gowa
* Calon pimpinan
- Ketua: Ansar Usman (Golkar)
- Wakil Ketua: Rahman Syah (PDK)
- Wakil Ketua: M Yusuf Bangsawan (Demokrat)
* Komposisi kursi
- Golkar: 9 kursi
- PDK: 8 kursi
- Demokrat: 6 kursi
- PAN: 5 kursi
- PPP: 4 kursi
- Hanura: 3 kursi
- PBR: 2 kursi
- PDIP: 2 kursi
- PKS: 2 kursi
- PKB: 1 kursi
- Gerindra: 1 kursi
- Patriot: 1 kursi
- Partai kedaulatan: 1 kursi

Caleg Terpilih PDIP Minta Pelantikan Tak Ditunda
CALON anggota DPRD terpilih dari Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Muh Ramli Siddik Dg Rewa meminta pelaksanaan pelantikan anggota DPRD Gowa periode 2009-2014 tidak ditunda.
Ia mengaku mendapat informasi pelantikan anggota DPRD akan ditunda hingga tanggal 3 September. Jika merujuk pelantikan anggota DPRD periode 2004-2009, seyogyanya pelantikan dilaksanakan tanggal 27 Agustus mendatang.
"Saya minta tidak ada penundaan pelantikan. Karena saya dapat informasi pelantikan akan ditunda karena adanyanya pejabat keluar negeri," katanya kepada Tribun, Jumat (14/8).
Informasi dari DPRD, surat dari KPU baru diterima, Kamis (13/8). Surat tersebut akan dilanjutkan ke Pemkab Gowa untuk diteruskan ke Gubernur Sulsel agar diterbitkan SK. Ramli berharap tidak ada yang menghambat agar pelantikan bisa dilaksanakan tepat waktu.(ute)


0 komentar: