Welcome to Blog na tu GOWA...*** Dikelola jurnalis Gowa, orang Gowa, dan mereka yang peduli terhadap Gowa ***Kami menerima tulisan/opini/artikel/saran/kritik/kritik tentang GOWA, karena Gowanu, Gowaku, Gowata. Kami berhak tidak menerbitkan tulisan dengan berbagai pertimbangan. Terima Kasih *** Kirimkan tulisan/artikel/opini ke tugowa.news@gmail.com
CARA MENDAPATKAN UANG GRATIS
Perasaan anda ketika melihat judul di atas, sama dengan yang saya rasakan pertama kali mendengar dan melihat PTC (Paid to Click) atau mendapatkan uang dari Online di Internet. Tapi ketika saya mencoba atas anjuran teman ternyata bener… dapat uang sungguhan.
Saya akan berbagi caranya agar anda dapat mencobanya sendiri sehingga anda dapat membuktikannya, lagian gak rugi nyobak, soalnya GRATIS. Bagi anda yang belum daftar cukup klik Gambar IDR-CLICKIT di atas.
untuk mendaftar juga bisa ikuti link: http://www.idr-clickit.com/register.php/uttha.html
(lihat bukti pembayarannya: http://www.nugie.web.id/tag/idr-clickit)
8/20/2009 05:26:00 PM

Hari Ini Jamaah An-Nadzir Puasa

Diposkan oleh tuGOWA

SUNGGUMINASA(SI) – Hari ini,sekitar 800 jamaah An-Nadzir di kampung Romanglompoa,Kelurahan Mawang,Kecamatan Bontomarannu,Kabupaten Gowa,sudah menjalankan ibadah puasa Ramadan.

Penetapan itu dilakukan dengan melihat perhitungan bulan (hisab) dan melihat bulan (rukiah). Dari dasar perhitungan ini, jamaah An-Nadzir meyakini pada Rabu (19/8) pukul 17.00 Wita sudah masuk Ramadan.“Hanya karena waktu masuknya tepat pada sore hari, Insya Allah puasa wajib 1 Ramadan kami laksanakan besok (hari ini),” ungkap pimpinan An-Nadzir Sulsel ustaz Lukman A Bakti kepada Seputar Indonesia kemarin.

Dia mengatakan, penetapan ini diperoleh dengan melakukan perhitungan-perhitungan secara konsisten dan sistematis sejak beberapa tahun lalu, untuk mendapatkan perhitungan waktu yang sudah ada,dengan penekanan pada Rajab. Menurutnya,ketika Rajab berakhir, akan masuk awal Syaban.
Pada 27 Syaban,menurut Lukman, pihaknya mulai melihat hilal (bulan), dengan melihat posisi bulan terbit pada subuh hari di posisi timur yang membentuk bulan sabit. Kalau sekiranya tiga hari (27 Syaban), akan terbentuk bayangan bulan yang ketiga, esoknya (28 Syaban) tersisa dua, 29 Syaban tersisa satu, dan besoknya tentu akan habis.“

Kemarin malam,malam ke-29 tinggal dua bayangan,malam ini tidak ada lagi bayangan. Maka, dipastikan hari ini terjadi pergantian,” ungkapnya. Selain melihat bentuk dari bulan, juga melihat waktu terbitnya bulan pada tiga hari terakhir Syaban. Ini diperlukan untuk mengetahui terbitnya bulan dari malam ke malam yang hanya terpaut 30 menit.

“Posisi Rabu (19/8), kami dapatkan pukul 5.30 Wita sehingga Kamis sekitar pukul 6.00 Wita, seiring dengan terbitnya fajar. Karena itu, kami yakin tidak ada lagi bulan pada hari berikutnya. Untuk memperkuat posisi kunci yang menjadi patokan perpindahan bulan, terjadinya air pasang puncak di laut,”tandasnya. (herni amir)


0 komentar: