Welcome to Blog na tu GOWA...*** Dikelola jurnalis Gowa, orang Gowa, dan mereka yang peduli terhadap Gowa ***Kami menerima tulisan/opini/artikel/saran/kritik/kritik tentang GOWA, karena Gowanu, Gowaku, Gowata. Kami berhak tidak menerbitkan tulisan dengan berbagai pertimbangan. Terima Kasih *** Kirimkan tulisan/artikel/opini ke tugowa.news@gmail.com
CARA MENDAPATKAN UANG GRATIS
Perasaan anda ketika melihat judul di atas, sama dengan yang saya rasakan pertama kali mendengar dan melihat PTC (Paid to Click) atau mendapatkan uang dari Online di Internet. Tapi ketika saya mencoba atas anjuran teman ternyata bener… dapat uang sungguhan.
Saya akan berbagi caranya agar anda dapat mencobanya sendiri sehingga anda dapat membuktikannya, lagian gak rugi nyobak, soalnya GRATIS. Bagi anda yang belum daftar cukup klik Gambar IDR-CLICKIT di atas.
untuk mendaftar juga bisa ikuti link: http://www.idr-clickit.com/register.php/uttha.html
(lihat bukti pembayarannya: http://www.nugie.web.id/tag/idr-clickit)
8/14/2009 06:53:00 PM

PSDA Mulai Bersih Saluran Air

Diposkan oleh tuGOWA

Sungguminasa, Tribun - Menjelang musim hujan, Dinas Pengelolaan Sumber Daya Air (PSDA) Kabupaten Gowa melakukan kerja bakti membersihkan sejumlah saluran pembawa dan pembuang air irigasi. Puluhan kilometer saluran akan dibersihkan.
Pembersihan dilakukan di Kecamatan Somba Opu, Pallangga, Bajeng, dan Bontonompo. Pembersihan dilakukan kelompok pekarya saluran yang telah dibentuk dinas PSDA dan dilakukan bertahap.
Kepala Dinas PSDA Gowa Suhartati mengatakan, kegiatan pembersihan ini dilakukan untuk mengantisipasi banjir dan memperlancar pengelolaan air, khususnya irigasi. Ia meminta masyarakat sadar pentingnya saluran air.
"Kami juga telah memasang tanda larangan dan imbauan kepada masyarakat untuk tidak membuang sampah di saluran air. Apalagi melakukan penimbunan tanpa izin karena melanggar perda membuang sampah," katanya saat ditemui di ruang kerjanya, Kamis (13/8).
Siang kemarin, pembersihan dilakukan di saluran pembuang Sungguminasa. Saluran ini panjangnya sekitar dua kilometer. Kurang lebih 20 orang pekarya saluran dikerahkan membersihkan saluran tersebut.
Suhartati menjelaskan, terbatasnya tenaga pekarya saluran membuat pembersihan saluran saat ini difokuskan pada titik yang dianggap strategis. Imbauan kepada masyarakat juga digencarkan agar pola distribusi air tidak terganggu.(ute)


0 komentar: