Welcome to Blog na tu GOWA...*** Dikelola jurnalis Gowa, orang Gowa, dan mereka yang peduli terhadap Gowa ***Kami menerima tulisan/opini/artikel/saran/kritik/kritik tentang GOWA, karena Gowanu, Gowaku, Gowata. Kami berhak tidak menerbitkan tulisan dengan berbagai pertimbangan. Terima Kasih *** Kirimkan tulisan/artikel/opini ke tugowa.news@gmail.com
CARA MENDAPATKAN UANG GRATIS
Perasaan anda ketika melihat judul di atas, sama dengan yang saya rasakan pertama kali mendengar dan melihat PTC (Paid to Click) atau mendapatkan uang dari Online di Internet. Tapi ketika saya mencoba atas anjuran teman ternyata bener… dapat uang sungguhan.
Saya akan berbagi caranya agar anda dapat mencobanya sendiri sehingga anda dapat membuktikannya, lagian gak rugi nyobak, soalnya GRATIS. Bagi anda yang belum daftar cukup klik Gambar IDR-CLICKIT di atas.
untuk mendaftar juga bisa ikuti link: http://www.idr-clickit.com/register.php/uttha.html
(lihat bukti pembayarannya: http://www.nugie.web.id/tag/idr-clickit)
8/26/2009 11:01:00 AM

Sahkan Tiga Perda Inisiatif

Diposkan oleh tuGOWA

SUNGGUMINASA -- DPRD Gowa akhirnya mengesahkan tiga Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) inisiatif menjadi Perda, Senin petang, 24 Agustus. Ketiga Ranperda tersebut adalah Ranperda Wajib Belajar, Pengelolaan Keuangan, dan Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT).

Pengesahan dihadiri Wakil Bupati Gowa, Abdul Razak Badjidu, para pimpinan SKPD dan unsur Muspida Gowa. Sebelumnya enam fraksi membacakan pendapat akhir dan semuanya menyutujui ketiga Ranperda tersebut untuk disahkan menjadi Perda karena memenuhi koridor hukum dan dapat diterapkan kepada masyarakat.

Tenri Olle mengatakan, ketiga Ranperda tersebut sangat penting untuk disahkan menjadi Perda, sebab menyangkut kepentingan masyarakat. Dia mengharapkan seluruh anggota dewan dapat memberikan saran dan pendapat pada setiap pembahasan demi kesempurnaan Perda tersebut.
"Kami mengharapkan agar pemegang kebijakan di tingkat SKPD dapat segera memberlakukan ketiga Ranperda ini setelah disahkan menjadi Perda. Utamanya perda KDRT, sangat penting karena dari 75 responden yang diperoleh, 45 di antaranya mengaku pernah mengalami kekerasan dalam rumah tangga sehingga sudah sangat tepat ada payung hukumnya," paparnya.

Razak Badjidu mewakili Bupati Gowa mengakui ketiga Ranperda itu sangat penting. Dia mengimbau SKPD terkait dengan ketiga Ranperda ini segera memberikan masukan atau referensi dalam menyusun dan membahas Ranperda tersebut sebelum perda itu benar-benar diberlakukan. (rhd)


0 komentar: