Welcome to Blog na tu GOWA...*** Dikelola jurnalis Gowa, orang Gowa, dan mereka yang peduli terhadap Gowa ***Kami menerima tulisan/opini/artikel/saran/kritik/kritik tentang GOWA, karena Gowanu, Gowaku, Gowata. Kami berhak tidak menerbitkan tulisan dengan berbagai pertimbangan. Terima Kasih *** Kirimkan tulisan/artikel/opini ke tugowa.news@gmail.com
CARA MENDAPATKAN UANG GRATIS
Perasaan anda ketika melihat judul di atas, sama dengan yang saya rasakan pertama kali mendengar dan melihat PTC (Paid to Click) atau mendapatkan uang dari Online di Internet. Tapi ketika saya mencoba atas anjuran teman ternyata bener… dapat uang sungguhan.
Saya akan berbagi caranya agar anda dapat mencobanya sendiri sehingga anda dapat membuktikannya, lagian gak rugi nyobak, soalnya GRATIS. Bagi anda yang belum daftar cukup klik Gambar IDR-CLICKIT di atas.
untuk mendaftar juga bisa ikuti link: http://www.idr-clickit.com/register.php/uttha.html
(lihat bukti pembayarannya: http://www.nugie.web.id/tag/idr-clickit)
10/28/2009 04:12:00 PM

Polisi Didesak Tangkap Pelaku

Diposkan oleh tuGOWA

SUNGGUMINASA (SI) – Kepolisian Resor Kota (Polresta) Gowa didesak segera menangkap Kahar,50, pelaku pemerkosaan terhadap Rina (nama samaran), 12.

Permintaan itu disampaikan karena hingga kemarin,polisi belum juga bisa menangkap pelaku. “Kami mempertanyakan kelanjutan kasus yang menimpa anak saya yang pelakunya hingga saat ini belum ditangkap. Padahal, kasus ini sudah berlangsung dua pekan,” kata Jafar, ayah korban, di Mapolresta Gowa,kemarin.

Diketahui, kemarin, korban ditemani Jafar dan Syamsiah, orangtua korban, mendatangi Mapolresta Gowa. Mereka menanyakan kelanjutan kasus yang menimpa Rina,Senin (19/10) lalu. Tampak korban terlihat masih trauma dan sering pingsan. Jafar dan Syamsiah mengharapkan aparat kepolisian serius mengungkap kasus ini dengan segera menangkap pelaku.
“Antara kami dan pelaku masih ada hubungan keluarga sehingga kasus ini harus dituntaskan sebelum terjadi hal-hal yang tidak diinginkan,”kata Jafar. Baik Rina maupun orangtuanya kembali diperiksa bergantian oleh petugas Komite Perlindungan Anak (KPA) Reskrim Polresta Gowa.Pemeriksaan ini untuk melengkapi berita acara pemeriksaan (BAP) yang sudah dibuat polisi sebelumnya.

Seusai diperiksa, Rina bersama orangtuanya diperbolehkan pulang ke rumahnya. Kanit KPA Reskrim Polresta Gowa Iptu Andriyani Lilikay mengatakan, pihaknya berusaha mencari pelaku pemerkosaan itu. Namun, hingga saat ini pihaknya belum menangkap tersangka.“Kami berharap warga yang melihat pelaku segera melaporkan kepada polisi,”katanya.

Seperti diberitakan Seputar Indonesia(SI) sebelumnya,Rina diperkosa Senin (19/10) malam sekitar pukul 20.00 Wita. Sebelum diperkosa, pelaku terlebih dahulu memukul korban hingga pingsan. Tak hanya itu,sebelum melakukan perbuatan bejatnya, pelaku juga menyumbat mulut korban sehingga tidak mampu berteriak.Setelah melihat korbannya pingsan,lantas Kahar membawa korban ke semak belukar dan memerkosanya di tempat itu.

Seusai melakukan perbuatannya, pelaku langsung melarikan diri. Setelah korban sadar, lantas berjalan tertatih-tatih menahan sakit pulang ke rumahnya.Sampai di rumah, korban menceritakan kejadian yang dialaminya kepada orangtuanya dan keluarga yang lainnya.

Atas kejadian ini, korban bersama orangtuanya langsung melaporkan kejadian yang dialaminya ke Polresta Gowa. Rina menceritakan kejadian itu dalam kondisi lemas dan masih shock. Antara korban dan pelaku merupakan warga Dusun Pa’bundukang, Desa Pannyangkalang, Kecamatan Bajeng, Kabupaten Gowa. (herni amir


0 komentar: