Welcome to Blog na tu GOWA...*** Dikelola jurnalis Gowa, orang Gowa, dan mereka yang peduli terhadap Gowa ***Kami menerima tulisan/opini/artikel/saran/kritik/kritik tentang GOWA, karena Gowanu, Gowaku, Gowata. Kami berhak tidak menerbitkan tulisan dengan berbagai pertimbangan. Terima Kasih *** Kirimkan tulisan/artikel/opini ke tugowa.news@gmail.com
CARA MENDAPATKAN UANG GRATIS
Perasaan anda ketika melihat judul di atas, sama dengan yang saya rasakan pertama kali mendengar dan melihat PTC (Paid to Click) atau mendapatkan uang dari Online di Internet. Tapi ketika saya mencoba atas anjuran teman ternyata bener… dapat uang sungguhan.
Saya akan berbagi caranya agar anda dapat mencobanya sendiri sehingga anda dapat membuktikannya, lagian gak rugi nyobak, soalnya GRATIS. Bagi anda yang belum daftar cukup klik Gambar IDR-CLICKIT di atas.
untuk mendaftar juga bisa ikuti link: http://www.idr-clickit.com/register.php/uttha.html
(lihat bukti pembayarannya: http://www.nugie.web.id/tag/idr-clickit)
10/10/2009 05:07:00 PM

Rp 2 Miliar untuk Infrastruktur Pedesaan

Diposkan oleh tuGOWA

Sungguminasa, Tribun - Pemerintah Kabupaten Giwa menyiapkan anggaran sekitar Rp 2 miliar untuk program pembangunan infrastruktur pedesaan (PPIP) di Kabupaten Gowa. Dana tersebut bersumber dari anggaran pendapatan dan belanja daerah (APBD) 2009.
Pelaksana Satuan kerja PPIP Gowa Mahmuddin mengatakan, proyek tersebut bertujuan menuntaskan kemiskinan dan peningkatan infrastruktur pedesaan. Proyek ini akan melibatkan masyarakat secara langsung.
"Proyek tersebut meneruskan pekerjaan yang sudah berjalan sejak Juni 2008 lalu, termasuk pekerjaan fisik di lapangan untuk tahun 2009 yang erlangsung sejak bulan September hingga November 2009," ungkapnya, Jumat (10/9) kemarin.
Untuk program PPIP di Gowa, sebanyak 10 desar jadi sasaran pengembangan. Tiga desa di antaranya sudah memperoleh kucuran dana masing-masing sebesar Rp 250 juta. Ketiganya di Kecamatan Pallangga, yakni Desa Je'netallasa, Bontoramba, dan Panakkukang.
Diharapkan semua pekerjaan fisik di lapangan harus sesuai dengan prosedur. Apalagi, pencairan terakhir dengan bobot mencapai 100 persen bisa terlaksana apabila semua pekerjaan sesuai dengan harapan.
''Kita tidak ingin ada kesan pekerjaan ini hanya asal-asalan saja. Semua pendamping yang telah ditunjuk setiap saat melakukan pemantauan di lapangan sejauh mana pelaksanaan proyek tersebut. Bila dianggap berhasil, maka kucuran dana berikutnya akan berjalan lancar," tegasnya.(ute)


0 komentar: