Welcome to Blog na tu GOWA...*** Dikelola jurnalis Gowa, orang Gowa, dan mereka yang peduli terhadap Gowa ***Kami menerima tulisan/opini/artikel/saran/kritik/kritik tentang GOWA, karena Gowanu, Gowaku, Gowata. Kami berhak tidak menerbitkan tulisan dengan berbagai pertimbangan. Terima Kasih *** Kirimkan tulisan/artikel/opini ke tugowa.news@gmail.com
CARA MENDAPATKAN UANG GRATIS
Perasaan anda ketika melihat judul di atas, sama dengan yang saya rasakan pertama kali mendengar dan melihat PTC (Paid to Click) atau mendapatkan uang dari Online di Internet. Tapi ketika saya mencoba atas anjuran teman ternyata bener… dapat uang sungguhan.
Saya akan berbagi caranya agar anda dapat mencobanya sendiri sehingga anda dapat membuktikannya, lagian gak rugi nyobak, soalnya GRATIS. Bagi anda yang belum daftar cukup klik Gambar IDR-CLICKIT di atas.
untuk mendaftar juga bisa ikuti link: http://www.idr-clickit.com/register.php/uttha.html
(lihat bukti pembayarannya: http://www.nugie.web.id/tag/idr-clickit)
11/11/2009 06:52:00 PM

Anggaran Perubahan Naik 1,47 Persen

Diposkan oleh tuGOWA

GOWA, BKM--APBD Perubahan Kabupaten Gowa tahun 2009 ini mengalami kenaikan sebesar Rp 8.914.981.976. Rinciannya, anggaran pokok naik sebesar Rp 606.172.651.184. Sedangkan anggaran setelah perubahan sebesar Rp 615.087.633.160 atau sekitar 1,47 persen.
Anggaran perubahan ini telah diserahkan eksekutif, Senin (9/11), disusul pemandangan umum yang dilakukan Selasa (10/11) kemarin.
Pada anggaran perubahan, diuraikan komponen pendapatan daerah setelah perubahan dilakukan yakni PAD sebesar Rp 36.69.038.624 yang terdiri dari pajak daerah Rp 9.342.166.040, retribusi daerah Rp 21.841.694.376, pengelolaan kekayaan daerah yang dipisahkan Rp 2.693.800.000, pendapatan yang sah Rp
2.791.378.208. Untuk dana perimbangan sebesar Rp 516.922.864.336 terdiri dari bagi hasil pajak dan bukan pajak Rp 31.556.874.336, DAU Rp 4197.990.000, DAK Rp 66.958.000.000.Untuk lain-lain pendapatan daerah yang sah sebesar Rp 61.495.730.200
terdiri dari pendapatan hibah Rp 12.500.000.000, dana bagi hasil dari provinsi Rp 13.239.000.000, dana penyesuaian dan otonomi Rp 19.717.409.000 dan bantuan keuangan dari provinsi/pemerintah daerah lainnya Rp 16.039.321.200. Total pendapatan setelah perubahan Rp 615.087.633.160.
Dari sejumah anggaran pendapatan daerah dialokasikan dalam dua
kelompok belanja yakni belanja tidak langsung dan belanja langsung. Dalam perubahan, belanja tidak langsung mengalami peningkatan Rp 6.294.770.843 dari anggaran pokok sebesar Rp
393.140.195.549 sehingga anggaran setelah perubahan sebesar Rp 399.434.966.392. Sedangkan belanja langsung mengalami kenaikan sebesar Rp 63.369.282.657 sekitar 22,65
persen dari anggaran pokok sebesar Rp 279.732.160.904. Sehingga jumlah belanja langsung setelah perubahan menjadi Rp 343.101.443.560. Dari perubahan anggaran ini pembiayaan meliputi penerimaan pembiayaan daerah Rp 133.443.041.189 terdiri dari sisa lebih perhitungan anggaran Rp 86.576.503.312, penerimaan pinjaman daerah Rp 3.660.427.119, pencairan dana cadangan Rp
43.206.110.757. Sedang pengeluaran daerah sebesar Rp 5.994.264.396 yang terdiri dari pembentukan dana cadangan, penyertaan modal, pembayaran pokok utang Rp 2.333.837.277 dan pemberian pinjaman daerah Rp 3.660.427.119. Sementara pembayaran neto setelah perubahan sebesar Rp 127.448.776.793 dengan demikian sisa lebih pembiayaan anggaran tahun berkenaan menjadi berimbang.
''Dari perubahan anggaran tersebut, kami eksekutif hanya berharap perubahan ini dapat dibahas dan ditetapkan menjadi peraturan daerah sesuai waktu dtetapkan,'' kata Bupati H
Ichsan YL sesaat memberikan pandangan umum di hadapansidang paripurna dipimpin Ketua DPRD, H Ansar Usman dan tiga wakil ketua lainnya. ((Sar/R11))



0 komentar: