Welcome to Blog na tu GOWA...*** Dikelola jurnalis Gowa, orang Gowa, dan mereka yang peduli terhadap Gowa ***Kami menerima tulisan/opini/artikel/saran/kritik/kritik tentang GOWA, karena Gowanu, Gowaku, Gowata. Kami berhak tidak menerbitkan tulisan dengan berbagai pertimbangan. Terima Kasih *** Kirimkan tulisan/artikel/opini ke tugowa.news@gmail.com
CARA MENDAPATKAN UANG GRATIS
Perasaan anda ketika melihat judul di atas, sama dengan yang saya rasakan pertama kali mendengar dan melihat PTC (Paid to Click) atau mendapatkan uang dari Online di Internet. Tapi ketika saya mencoba atas anjuran teman ternyata bener… dapat uang sungguhan.
Saya akan berbagi caranya agar anda dapat mencobanya sendiri sehingga anda dapat membuktikannya, lagian gak rugi nyobak, soalnya GRATIS. Bagi anda yang belum daftar cukup klik Gambar IDR-CLICKIT di atas.
untuk mendaftar juga bisa ikuti link: http://www.idr-clickit.com/register.php/uttha.html
(lihat bukti pembayarannya: http://www.nugie.web.id/tag/idr-clickit)
12/08/2009 06:36:00 AM

Danau Mawang Akan Jadi Laboratorium Alam

Diposkan oleh tuGOWA

Sungguminasa, Tribun - Danau Mawang akan dikembangkan menjadi kawasan ekowisata ilmiah pada tahun 2010 mendatang. Kawasan yng terletak di perbatasan Kelurahan Romanglompoa, Kecamatan Bontomarannu, dengan Kelurahan Mawang, Kecamatan Somba Opu ini juga akan difungsikan sebagai hutan kota.
Ketua Tim Teknis Master Plan Danau Mawang, Dede Irving Hartoto mengungkapkan, ke depan Danau Mawang sebagai lahan ekowisata dan ilmiah diharapkan dapat menjadi ikon pariwisata di Butta Bersejarah ini. Sama seperti hutan pinus di Malino, Kecamatan Tinggimoncong, dan waduk Bilibili di Kecamatan Parangloe.
"Perencanaan Danau Mawang menjadi lahan ekowisata dan ilmiah ini sudah matang. Saat ini telah memasuki pembahasan master plan pengelolaan Danau Mawang," kata Dede kepada wartawan, akhir pekan lalu.
Sasaran dari pengelolaan ini diharapkan agar danau tersebut dapat terselamatkan dari ancaman pengecilan permukaan yang sangat nyata sebagai akibat beberapa proses kerusakan. Seperti pemuatan oleh zat hara secara berlebihan (eutrofikasi), sedimentasi, innvasi gulma air, dibuat persawahan, perusakan sempadan, dan sebagainya.
Selain itu pula, pengembangan kapasitas (capacity building) pada pemangku kepentingan utama (pemerintah dan masyarakat) untuk melaksanakan adaptif komanajemen Danau Mawang sebagai kawasan ekowisata ilmiah.
Pengembangan kapasitas ini yang mencakup peningkatan sistem pengelolaan danau ke arah yang bersifat lebih partisipasif, peningkatan kemampuan kelembagaan yang lebih jelas (status hukumnya harus diperjelas) serta peningkatan kemampuan individual pengelola Danau Mawang.
''Danau Mawang akan dikembangkan sebagai salah satu ekowisata ilmiah, yang selain kontribusinya pada ekonomi masyarakat setempat, juga diharapkan dapat meningkatkan pemahaman wisatawan tentang sistem perairan daratan," ungkap Dede.
Ditambahkan, Danau Mawang juga dapat dijadikan sebagai salah satu laboratorium alam sistem perairan daratan sebagai bagian dari muatan lokal proses pendidikan generasi muda di Gowa.(ute)


0 komentar: