Welcome to Blog na tu GOWA...*** Dikelola jurnalis Gowa, orang Gowa, dan mereka yang peduli terhadap Gowa ***Kami menerima tulisan/opini/artikel/saran/kritik/kritik tentang GOWA, karena Gowanu, Gowaku, Gowata. Kami berhak tidak menerbitkan tulisan dengan berbagai pertimbangan. Terima Kasih *** Kirimkan tulisan/artikel/opini ke tugowa.news@gmail.com
CARA MENDAPATKAN UANG GRATIS
Perasaan anda ketika melihat judul di atas, sama dengan yang saya rasakan pertama kali mendengar dan melihat PTC (Paid to Click) atau mendapatkan uang dari Online di Internet. Tapi ketika saya mencoba atas anjuran teman ternyata bener… dapat uang sungguhan.
Saya akan berbagi caranya agar anda dapat mencobanya sendiri sehingga anda dapat membuktikannya, lagian gak rugi nyobak, soalnya GRATIS. Bagi anda yang belum daftar cukup klik Gambar IDR-CLICKIT di atas.
untuk mendaftar juga bisa ikuti link: http://www.idr-clickit.com/register.php/uttha.html
(lihat bukti pembayarannya: http://www.nugie.web.id/tag/idr-clickit)
12/18/2009 07:21:00 AM

Kapolsek Tompobulu Serius Usut Pemukulan

Diposkan oleh tuGOWA

SUNGGUMINASA -- Pengusutan kasus pemukulan yang melibatkan Kepala Desa (Kades) Rappolemba Jamaluddin, terhadap tiga warganya Rasiah, Adi, dan Daeng Bollo, pada 24 November lalu terus bergulir di kepolisian.

Hanya saja, Kepala Polsek Tompobulu yang awalnya menangani kasus tersebut dinilai tidak melakukan penanganan yang serius. Hingga akhirnya pihak korban melaporkan kasus tersebut ke Polresta Gowa.

Hal ini diungkapkan Rasiah, dan Daeng Bollo, Kamis, 17 Desember. Menurut mereka, selama ini Polsek Tompobulu terkesan lamban menangani kasus dugaan penganiayaan yang menimpa keduanya. Bahkan pelaku yang tertuduh Kepala Desa Rappolemba, Jamaluddin, belum juga ditahan.

Menanggapi hal ini, Kepala Polsek Tompobulu, Ajun Komisaris Polisi Zainul Rijal, yang dikonfirmasi terpisah membantah hal tersebut. Menurut dia, dugaan praktik kongkalikong yang dituduhkan padanya bersama Jamaluddin tidak benar ada. Zainul Rijal menegaskan, kasus dugaan penganiayaan itu sudah ditangani Polresta Gowa.
"Bukti keseriusan kami lainnya, saat kejadian 24 November lalu, kami dari Polsek Tompobulu yang memberi saran agar kasus tersebut segera dilaporkan ke pihak kepolisian. Termasuk korbannya yakni diminta segera memeriksa ke Puskesmas Tompobulu dan selanjutnya dirujuk ke Rumah Sakit Bhayangkara," ujar AKP Zainul.

Hanya saja, lanjut dia, nanti berlangsung selama beberapa hari baru para korban yakni masing-masing Rasiah, Adi dan Dg Bollo, memeriksakan dirinya ke Puskesmas dan langsung meminta rujukan ke RS Bhayangkara.

"Jadi tidak ada indikasi saya melakukan kongkalikong dengan Kades Rappolemba seperti yang disampaikan kelompok LSM yang mendampingi Rasiah melakukan unjukrasa di Mapolresta Gowa, kami sudah melakukan penyelidikan sesuai dengan laporan para korban," sebut AKP Zainul Rijal. (rhd)


0 komentar: