Welcome to Blog na tu GOWA...*** Dikelola jurnalis Gowa, orang Gowa, dan mereka yang peduli terhadap Gowa ***Kami menerima tulisan/opini/artikel/saran/kritik/kritik tentang GOWA, karena Gowanu, Gowaku, Gowata. Kami berhak tidak menerbitkan tulisan dengan berbagai pertimbangan. Terima Kasih *** Kirimkan tulisan/artikel/opini ke tugowa.news@gmail.com
CARA MENDAPATKAN UANG GRATIS
Perasaan anda ketika melihat judul di atas, sama dengan yang saya rasakan pertama kali mendengar dan melihat PTC (Paid to Click) atau mendapatkan uang dari Online di Internet. Tapi ketika saya mencoba atas anjuran teman ternyata bener… dapat uang sungguhan.
Saya akan berbagi caranya agar anda dapat mencobanya sendiri sehingga anda dapat membuktikannya, lagian gak rugi nyobak, soalnya GRATIS. Bagi anda yang belum daftar cukup klik Gambar IDR-CLICKIT di atas.
untuk mendaftar juga bisa ikuti link: http://www.idr-clickit.com/register.php/uttha.html
(lihat bukti pembayarannya: http://www.nugie.web.id/tag/idr-clickit)
12/30/2009 08:47:00 AM

Longsor, Poros Malino Lumpuh Tujuh Jam

Diposkan oleh tuGOWA

Sungguminasa, Tribun - Jalan poros Malino sempat lumpuh sekitar tujuh akibat longsor yang menerjang Dusun Tamalate, Desa Lonjoboko, Kecamatan Parangloe, kemarin sekitar pukul 06.45 wita. Longsor diduga terjadi karena hujan lebat terjadi malam sebelumnya.
Tidak ada korban jiwa dalam kejadian yang terjadi di kilometer 54 itu. Namun satu buah tiang listrik yang berada di jalur provinsi itu roboh. Badan jalan tertimbung longsor sekitar 15 meter. Jalan kembali normal dilalui sekitar pukul 13.00.
Akibat longsoran itu, transportasi ke kota wisata Malino terhambat. Bahkan kendaraan yang akan ke Kabupaten Sinjai, Bulukumba, dan Jeneponto juga terpaksa menunggu akses jalan kembali dibuka.
Pemerintah Kecamatan Parangloe dengan cepat mengantisipasi longsoran tersebut dengan melakukan pembersihan. Kurang lebih tiga jam jalanan berhasil dibersihkan. Pembersihan material lumpur menggunakan alat berat milik salah seorang pengusaha stone cruiser di Lonjoboko.
Meski demikian lanjutnya, pihaknya tetap berharap pemerintah provinsi melalui Praswil Sulsel segera melakukan antisipasi lebih lanjut. Karena ditakutkan datangnya longsor susulan bisa lebih besar.
"Kami juga warning masyarakat agar berhati-hati setiap saat selama musim hujan ini,apalagi saat ini kondisi Sungai Balang Malino di Kampung Lebong, Lonjoboko sebagai titik paling rawan banjir dan kawasan rawan longsor," ungkap Camat Parangloe Saleh Saud di Sungguminasa, Selasa (29/12).
Berhati-hati
Saleh mengimbau masyarakat sekitar dan pengguna jalan agar berhati-hati melintas di kawasan longsor itu karena kondisinya masih licin. Apalagi sepanjang poros di Lonjoboko itu terdapat sedikitnya lima titik rawan longsor dan sewaktu-waktu bisa mengintai keselamatan warga selama berkendara.
"Sepanjang jalur itu sangat rawan terjadinya longsor. Karena itu kami sudah siapkan posko bencana," ungkap Saleh.(ute)

longsor parangloe
- Tebing di kilometer 54 Jl Poros Malino, Dusun Tamalate, Desa Lonjoboko, Kecamatan Parangloe, runtuh
- Material longsor menutup badan jalan sepanjang sekitar 15 meter dan merobohkan satu tiang listrik
- Jalan kembali normal setelah kurang lebih tiga jam dilakukan pembersihan dengan alat berat

Manuju Rawan Banjir Lumpur
DIHUBUNGI terpisah, Pemimpin Pelaksana Kegiatan PPK Pengendalian Sedimen Bawakaraeng Balai Besar Wilayah Sungai Pompengan-Jeneberang, Haeruddin C Maddi, mengingatkan bahaya longsor di sepanjang poros Malino.
Menurut Haeruddin, tingginya intensitas curah hujan pada Januari dan Februari mendatang maka daerah dataran tinggi terutama Parigi dan Manuju diimbau untuk waspada. Daerah ini memiliki tingkat kerawanan terjadi banjir debris atau banjir lumpur.
Sementara itu, Camat Manuju Marsuki M mengatakan, mengantisipasi kemungkinan adanya bencana, baik itu banjir atau longsor, pihaknya pun telah siaga penuh dengan mengaktifkan posko bencana kecamatan.
"Mudah-mudahan tidak ada bencana. Kalaupun ada semoga kecil-kecil saja. Yang jelas kami imbau warga untuk selalu waspada dan segera melapor ke posko terdekat jika terjadi sesuatu," kata Marsuki.(ute)


0 komentar: