Welcome to Blog na tu GOWA...*** Dikelola jurnalis Gowa, orang Gowa, dan mereka yang peduli terhadap Gowa ***Kami menerima tulisan/opini/artikel/saran/kritik/kritik tentang GOWA, karena Gowanu, Gowaku, Gowata. Kami berhak tidak menerbitkan tulisan dengan berbagai pertimbangan. Terima Kasih *** Kirimkan tulisan/artikel/opini ke tugowa.news@gmail.com
CARA MENDAPATKAN UANG GRATIS
Perasaan anda ketika melihat judul di atas, sama dengan yang saya rasakan pertama kali mendengar dan melihat PTC (Paid to Click) atau mendapatkan uang dari Online di Internet. Tapi ketika saya mencoba atas anjuran teman ternyata bener… dapat uang sungguhan.
Saya akan berbagi caranya agar anda dapat mencobanya sendiri sehingga anda dapat membuktikannya, lagian gak rugi nyobak, soalnya GRATIS. Bagi anda yang belum daftar cukup klik Gambar IDR-CLICKIT di atas.
untuk mendaftar juga bisa ikuti link: http://www.idr-clickit.com/register.php/uttha.html
(lihat bukti pembayarannya: http://www.nugie.web.id/tag/idr-clickit)
12/01/2009 07:52:00 PM

Penemuan 149 Tumbuhan Obat di Gowa

Diposkan oleh tuGOWA

SUNGGUMINASA -- Kabupaten Gowa ternyata memiliki potensi yang cukup besar di bidang obat-obatan. Buktinya, dari hasil penelitian Institut Teknologi Bandung (ITB) selama empat bulan ditemukan sedikitnya 149 tumbuhan obat.

Hal ini diungkapkan Wakil Bupati Gowa, Abdul Razak Badjidu, Senin 30 November didampingi Kabag Humas dan Protokoler Pemkab Gowa, Arifuddin Saeni. Menurut Razak, peneliti ITB tersebut bekerja di bawah koordinasi Deputi Bidang Peningkatan Konservasi sumber daya alam (SDA) dan Pengendalian Kerusakan Lingkungan Kementerian Lingkungan Hidup, Utami Andayani.
Selain penemuan 149 tanaman obat, para peniliti tanaman ITB juga menemukan 126 tumbuhan tanaman hias. Kesemuanya berada pada wilayah yang berbeda di beberapa kecamatan dataran tinggi.

Sebelumnya, Kepala Kantor Pengendalian Dampak Lingkungan Gowa, Muhammad Hijrah, Minggu 29 November menyatakan dari hasil penelitian di 13 kecamatan dataran tinggi diketahui kalau tumbuhan obat lebih banyak ditemukan di Kecamatan Bontomarannu, Pallangga dan Bontonompo. Sayang, tumbuhan obat tersebut tidak dijelaskan secara detil nama dan spesiesnya.

"Dari klasifikasi penelitian pemanfaatan tumbuhan obat digunakan untuk kelompok penyakit dalam 73 jenis tumbuhan untuk masalah pencernaan 44 jenis dan untuk luka/memar 45 jenis," sebutnya.

Kemudian tanaman lanjut Hijrah, sebaran varietasnya banyak terdapat di Kelurahan Malino Kecamatan Tinggimoncong. "Di sana sedikitnya terdapat 100 jenis tanaman hias anggrek jenis baru ditemukan," imbuhnya. (rhd)


0 komentar: