Welcome to Blog na tu GOWA...*** Dikelola jurnalis Gowa, orang Gowa, dan mereka yang peduli terhadap Gowa ***Kami menerima tulisan/opini/artikel/saran/kritik/kritik tentang GOWA, karena Gowanu, Gowaku, Gowata. Kami berhak tidak menerbitkan tulisan dengan berbagai pertimbangan. Terima Kasih *** Kirimkan tulisan/artikel/opini ke tugowa.news@gmail.com
CARA MENDAPATKAN UANG GRATIS
Perasaan anda ketika melihat judul di atas, sama dengan yang saya rasakan pertama kali mendengar dan melihat PTC (Paid to Click) atau mendapatkan uang dari Online di Internet. Tapi ketika saya mencoba atas anjuran teman ternyata bener… dapat uang sungguhan.
Saya akan berbagi caranya agar anda dapat mencobanya sendiri sehingga anda dapat membuktikannya, lagian gak rugi nyobak, soalnya GRATIS. Bagi anda yang belum daftar cukup klik Gambar IDR-CLICKIT di atas.
untuk mendaftar juga bisa ikuti link: http://www.idr-clickit.com/register.php/uttha.html
(lihat bukti pembayarannya: http://www.nugie.web.id/tag/idr-clickit)
12/09/2009 03:02:00 AM

Saluran Sekunder di Pallangga Roboh

Diposkan oleh tuGOWA

Sungguminasa, Tribun - Saluran sekunder yang terletak di antara Bangunan Pallangga (BP) 6-BP dan 7 ambruk. Bangunan tersebut baru sebulan lalu diperbaiki namun kembali rusak akibat hujan deras.
Kepala Dinas Pengelolaan Sumber Daya Air (PSDA) Kabupaten Gowa Suhartati mengatakan, saluran yang berada di Desa Pallangga, Kecamatan Pallangga, itu ambruk sepanjang 30 meter. Diduga kondisi saluran itu sudah tidak laik pakai, mengingat usia bangunan yang sudah berdiri sejak masa kependudukan Belanda.
"Sebenarnya sebelum saluran sekunder ini rubuh, PSDA Gowa sudah memperbaikinya dengan bantuan dari Dinas PSDA Sulsel. Tapi karena memang bangunan lama yang belum diperbaiki secara menyeluruh dan total, akhirnya ambruk lagi. Toh, yang kami lakukan selama ini, hanyalah langkah antisipasi saja, menghindari kemungkinan yang lebih buruk," jelas Suhartati, kemarin.
Menurut Suhartati, sebenarnya tanggung jawab perbaikan saluran sekunder ada pada pemerintah pusat melalui Balai Besar Wilayah Sungai Pompengan dan Jeneberang (BBWS PJ). Karenanya, Suhartati sangat berharap unit kerja tersebut dapat segera melakukan perbaikan secara menyeluruh. Menyelesaikan pengerjaan perbaikan yang telah dilakukan sebelumnya.
"Sebab sebetulnya, BBWS PJ sudah melakukan perbaikan pada badan BP 6-7 lainnya, belum sampai seluruhnya, bagian lain dari saluran tersebut rubuh," ucap Suhartati.
Terpisah, Ketua Induk Perkumpulan Petani Pemakai Air (P3A) Kabupaten Gowa Jamil Bagus Daeng Sido, kemarin mengatakan, rusaknya saluran sekunder benar-benar dikeluhkan oleh warga setempat.
Pasalnya, rubuhnya bangunan saluran sekunder tersebut menjadi ancaman bagi para petani pada musim tanam. Semenjak runtuhnya saluran itu, pintu air ditutup sehingga air tidak mengalir ke areal persawahan warga.
"Saat ini petani yang ada di wilayah itu sangat membutuhkan air karena saat ini dalam proses penaburan benih untuk musim tanam rendengan. Namun, karena saluran itu rusak petani terpaksa menunggu air hujan untuk memulai tabur benih," ungkap Jamil.(ute)


0 komentar: