Welcome to Blog na tu GOWA...*** Dikelola jurnalis Gowa, orang Gowa, dan mereka yang peduli terhadap Gowa ***Kami menerima tulisan/opini/artikel/saran/kritik/kritik tentang GOWA, karena Gowanu, Gowaku, Gowata. Kami berhak tidak menerbitkan tulisan dengan berbagai pertimbangan. Terima Kasih *** Kirimkan tulisan/artikel/opini ke tugowa.news@gmail.com
CARA MENDAPATKAN UANG GRATIS
Perasaan anda ketika melihat judul di atas, sama dengan yang saya rasakan pertama kali mendengar dan melihat PTC (Paid to Click) atau mendapatkan uang dari Online di Internet. Tapi ketika saya mencoba atas anjuran teman ternyata bener… dapat uang sungguhan.
Saya akan berbagi caranya agar anda dapat mencobanya sendiri sehingga anda dapat membuktikannya, lagian gak rugi nyobak, soalnya GRATIS. Bagi anda yang belum daftar cukup klik Gambar IDR-CLICKIT di atas.
untuk mendaftar juga bisa ikuti link: http://www.idr-clickit.com/register.php/uttha.html
(lihat bukti pembayarannya: http://www.nugie.web.id/tag/idr-clickit)
1/29/2010 06:26:00 AM

Bocah Dicabuli di Semak-semak

Diposkan oleh tuGOWA

SUNGGUMINASA -- Sial dialami Bunga, 13, (nama samaran) murid kelas VI salah satu sekolah dasar negeri di Kabupaten Gowa. Bunga menjadi korban pencabulan pemuda tidak dikenal di belakang SMA PGRI Gowa, Rabu sore, 27 Januari.
Informasi dari kepolisian resor kota (Polresta) Gowa menyebutkan pencabulan itu berawal saat korban bersama beberapa temannya baru pulang dari belajar kelompok. Di sekitar wilayah SMA PGRI, korban kemudian dihampiri seorang pemuda bersepeda motor.
Awalna, pemuda itu meminta korban mengantarnya ke belakang SMA PGRI. Alasannya, sebagian dari semak belukar yang ada lokasi itu adalah obat yang sangat dibutuhkannya. Bunga pun bersedia mengantar setelah dibujuk.
lain banyak semak belukar, lokasi tersebut ternyata sunyi. Pelaku melakukan aksi bejatnya kemudian melarikan diri dengan sepeda motor. Sedangkan korban, pulang dan melaporkan tindakan pelaku itu ke orang tuanya.

Orang tua korban akhirnya melaporkan tindakan itu ke Sentra pelayanan kepolisian (SPK) Kepolisian Resor Kota (Polresta) Gowa. Dalam laporannya, korban mengaku disekap di semak-semak. Dia sempat berteriak, namun tidak ada yang mendengar.

Kepala unit (Kanit) Perlindungan Anak dan Perempuan (PPA) Polresta Gowa, Iptu Andry Lilikay yang dikonfirmasi di ruang kerjanya, Rabu, 27 Januari, mengatakan, kasus tersebut sedang ditangani unit PPA Polresta Gowa. "Kita sudah kantongi identitasnya, tinggal melakukan pengejaran," jelas Andry. (eka)


0 komentar: