Welcome to Blog na tu GOWA...*** Dikelola jurnalis Gowa, orang Gowa, dan mereka yang peduli terhadap Gowa ***Kami menerima tulisan/opini/artikel/saran/kritik/kritik tentang GOWA, karena Gowanu, Gowaku, Gowata. Kami berhak tidak menerbitkan tulisan dengan berbagai pertimbangan. Terima Kasih *** Kirimkan tulisan/artikel/opini ke tugowa.news@gmail.com
CARA MENDAPATKAN UANG GRATIS
Perasaan anda ketika melihat judul di atas, sama dengan yang saya rasakan pertama kali mendengar dan melihat PTC (Paid to Click) atau mendapatkan uang dari Online di Internet. Tapi ketika saya mencoba atas anjuran teman ternyata bener… dapat uang sungguhan.
Saya akan berbagi caranya agar anda dapat mencobanya sendiri sehingga anda dapat membuktikannya, lagian gak rugi nyobak, soalnya GRATIS. Bagi anda yang belum daftar cukup klik Gambar IDR-CLICKIT di atas.
untuk mendaftar juga bisa ikuti link: http://www.idr-clickit.com/register.php/uttha.html
(lihat bukti pembayarannya: http://www.nugie.web.id/tag/idr-clickit)
1/14/2010 06:46:00 AM

Di Pallangga, 6 Rumah Rusak

Diposkan oleh tuGOWA

Sungguminasa, Tribun - Angin kencang juga memporak-porandakan sedikitnya enam rumah di Kampung Allatappampang, Kelurahan Mangalli, Kecamatan Pallangga, Gowa, Rabu (13/1) sekitar pukul 08.00 Wita.
Dua warga terluka akibat tertimpa reruntuhan rumah, yakni Syamsiah dan anaknya. Sedang suaminya Mushafir Dg Muji terhindar dari bencana itu. Rumah rusak lainnya milik Monalisa, Kasir Dg Rangka, Dg Rewa, Aminah, dan Mas Anto.
Rumah Mushafir rusak berat karena rubuh. Kerugian diperkirakan Rp 17 juta. Lainnya milik Monalisa dan Mas Anto dengan perkiraan kerugian sekitar Rp 5 juta. Korban lainnya menderita kerugian sekitar Rp 1 juta.
Sekretaris Lurah Mangalli, Syahrir Dg Ngeppe, mengaku sudah menginventarisasi kerugian warganya yang mencapai sekitar Rp 30 juta.
Sementara itu di Kecamatan Parangloe, sedikitnya 200 warga Desa Tamalatea terlantar akibat meluapnya Sungai Rakikan di Desa Lonjoboko Parangloe, sekitar pukul 10.00 wita kemarin.
Ratusan warga tersebut berbelanja di Pasar Lebong. Namun, saat hendak pulang, tiba-tiba air sungai meluap setinggi satu meter dari atas permukaan jembatan.
"Akibatnya warga yang berbelanja itu tidak bisa pulang dan tertahan sementara di Lonjoboko," ungkap Wakil Bupati Gowa Abdul Razak Bajidu usai meninjau.(ute)


0 komentar: