Welcome to Blog na tu GOWA...*** Dikelola jurnalis Gowa, orang Gowa, dan mereka yang peduli terhadap Gowa ***Kami menerima tulisan/opini/artikel/saran/kritik/kritik tentang GOWA, karena Gowanu, Gowaku, Gowata. Kami berhak tidak menerbitkan tulisan dengan berbagai pertimbangan. Terima Kasih *** Kirimkan tulisan/artikel/opini ke tugowa.news@gmail.com
CARA MENDAPATKAN UANG GRATIS
Perasaan anda ketika melihat judul di atas, sama dengan yang saya rasakan pertama kali mendengar dan melihat PTC (Paid to Click) atau mendapatkan uang dari Online di Internet. Tapi ketika saya mencoba atas anjuran teman ternyata bener… dapat uang sungguhan.
Saya akan berbagi caranya agar anda dapat mencobanya sendiri sehingga anda dapat membuktikannya, lagian gak rugi nyobak, soalnya GRATIS. Bagi anda yang belum daftar cukup klik Gambar IDR-CLICKIT di atas.
untuk mendaftar juga bisa ikuti link: http://www.idr-clickit.com/register.php/uttha.html
(lihat bukti pembayarannya: http://www.nugie.web.id/tag/idr-clickit)
1/24/2010 07:17:00 PM

DISHUBKOMINFO GOWA tegur sopir

Diposkan oleh tuGOWA


GOWA-RB, Pihak Dinas Perhubungan Kominikasi dan Informatika (Dishubkominfo) Kabupaten Gowa, setiap harinya, (Senin-Sabtu), akan melakukan pengawasan bagi terminal liar di Jl Sultan Hasanuddin. Poros jalan ini, dijadikan sebagai tempat mangkal mobil angkutan antar kabupaten yang dapat memacetkan jalan.
Mengantisipasi hal itu, Kasi Lalu Lintas Dishubkominfo Muhammad Rizal Peter bersama petugas lainnya melakukan sosialisasi kepada para sopir dan calon yang dihadiri sekitar 10 perwakilan sopir dan calo yang berlangsung di Cafe Graha Satelit Jumat (22/1).
Rizal Peter mengaku sosialisasi yang dilakukan pihaknya agar para sopir tidak seenaknya menaikkan penumpang di sekitar perbatasan Gowa-Makassar di Jl Sultan Hasanuddin. Bila sudah dilakukan sosialisasi, namun tetap melanggar baru kita mengambil tindakan.
''Kami sangat bersyukur karena sebanyak 10 perwakilan sopir dan calon menghadiri dan mereka berjanji tidak lagi menaikkan penumpang. Apalagi, sempat memarkir lama mobilnya sudah jelas-jelas melanggar,''jelasnya.
Ahmad (40), sopir panther jurusan Bulukumba mengaku, banyaknya penumpang berada di luar areal Terminal Malengkeri karena terlalu banyak calo sehingga yang mana kita mau ikuti. Bahkan, baru-baru ini, ada penumpang kehilangan barangnya dan bisa saja pencuri mengaku calo yang barang tersebut.
''Saya khawatir juga akan kehilangan barang bila berada dalam terminal sehingga harus menunggu mobil di areal ini,''katanya.
Sementara itu, Syamsuddin (45), sopir angkutan mengaku salut dengan sosialisasi yang dilakukan pihak Dishubkominfo Gowa. Apabila sudah dilarang baru kita menaikkan penumpang di tempat yang dilarang, maka itu kesalahan sendiri dan jangan menyesal bila ditindaki. (k7).


0 komentar: