Welcome to Blog na tu GOWA...*** Dikelola jurnalis Gowa, orang Gowa, dan mereka yang peduli terhadap Gowa ***Kami menerima tulisan/opini/artikel/saran/kritik/kritik tentang GOWA, karena Gowanu, Gowaku, Gowata. Kami berhak tidak menerbitkan tulisan dengan berbagai pertimbangan. Terima Kasih *** Kirimkan tulisan/artikel/opini ke tugowa.news@gmail.com
CARA MENDAPATKAN UANG GRATIS
Perasaan anda ketika melihat judul di atas, sama dengan yang saya rasakan pertama kali mendengar dan melihat PTC (Paid to Click) atau mendapatkan uang dari Online di Internet. Tapi ketika saya mencoba atas anjuran teman ternyata bener… dapat uang sungguhan.
Saya akan berbagi caranya agar anda dapat mencobanya sendiri sehingga anda dapat membuktikannya, lagian gak rugi nyobak, soalnya GRATIS. Bagi anda yang belum daftar cukup klik Gambar IDR-CLICKIT di atas.
untuk mendaftar juga bisa ikuti link: http://www.idr-clickit.com/register.php/uttha.html
(lihat bukti pembayarannya: http://www.nugie.web.id/tag/idr-clickit)
1/13/2010 08:38:00 PM

Perusda Gowa Optimistis PAD Rp 3 Miliar

Diposkan oleh tuGOWA

Sungguminasa, Tribun - Perusahaan Daerah (Perusda) Holding Company Gowa Mandiri (HCGM) optimistis mampu menyumbang pendapatan asli daerah (PAD) sebesar Rp 3 miliar untuk tahun 2010 ini.
Nilai tersebut sesuai target yang diberikan. Nilai itu juga naik sekitar 92 persen dari tahun sebelumnya yang hanya Rp 1,9 Miliar.
Direktur Utama HCGM Wakito mengatakan, pihaknya akan memfokuskan PAD melalui sektor tambang galian C. Material tambang di daerah ini cukup berlimpah pascalongsor Gunung Bawakaraeng tahun 2004 lalu.
"Kalau musim kering, kita bisa capai Rp 300 juta pe rbulannya. Kalau
musim hujan, kita sumbang hanya sekitar Rp 150 juta-an per bulan dari tambang golongan C tersebut," ungkap Wakito kepada wartawan di ruang kerjanya, kemarin.
Selain dari sektor tambang galian C, HCGM juga menargetkan sumbangan PAD dari taksi Gowata yang saat ini sudah mengoperasikan 150 unit. Tahun ini rencana ditambah 25 unit lagi. Taksi ini beroperasi di wilayah Gowa dan Makassar.
Wakito menjelaskan, perusda GMHC saat ini juga sudah membahas rencana peningkatan mutu material bangunan. Peningkatan mutu yang dimaksud adalah pemisahan material pasir, sirtu dan kerikil untuk bahan bangunan.
"Jadi nanti kita pisah-pisahkan material itu, dari pasir halus sampai batuan kerikil," jelasnya.
Wakito juga mengakui, pemisahan itu dilakukan karena banyaknya pelaku konstruksi dan properti yang ada di wilayah Sulsel mengusulkan peningkatan mutu tersebut.(ute)


0 komentar: