Welcome to Blog na tu GOWA...*** Dikelola jurnalis Gowa, orang Gowa, dan mereka yang peduli terhadap Gowa ***Kami menerima tulisan/opini/artikel/saran/kritik/kritik tentang GOWA, karena Gowanu, Gowaku, Gowata. Kami berhak tidak menerbitkan tulisan dengan berbagai pertimbangan. Terima Kasih *** Kirimkan tulisan/artikel/opini ke tugowa.news@gmail.com
CARA MENDAPATKAN UANG GRATIS
Perasaan anda ketika melihat judul di atas, sama dengan yang saya rasakan pertama kali mendengar dan melihat PTC (Paid to Click) atau mendapatkan uang dari Online di Internet. Tapi ketika saya mencoba atas anjuran teman ternyata bener… dapat uang sungguhan.
Saya akan berbagi caranya agar anda dapat mencobanya sendiri sehingga anda dapat membuktikannya, lagian gak rugi nyobak, soalnya GRATIS. Bagi anda yang belum daftar cukup klik Gambar IDR-CLICKIT di atas.
untuk mendaftar juga bisa ikuti link: http://www.idr-clickit.com/register.php/uttha.html
(lihat bukti pembayarannya: http://www.nugie.web.id/tag/idr-clickit)
2/09/2010 07:11:00 AM

Bupati prihatin soal kasus Pemerkoasaan

Diposkan oleh tuGOWA

SUNGGUMINASA------ Kasus pemerkosaan terhadap tiga orang
pelajar di daerah ini mengundang keprihatinan orang nomor satu
di daerah ini. Menurut H. Ichsan Yasin Limpo, bahwa kasus
tersebut akan merusak nama daerah ini yang telah dibangun
dengan susah payah.
''Saya sesungguhnya merasa prihatin dengan apa yang terjadi di
daerah ini. Karena itu, saya mengharapkan kasus itu dapat
diungkap oleh pihak kepolisian,'' ujarnya, Senin 8 Februari,
seperti yang ditirukan Kabag Humas dan Protokol Pemkab Gowa,
Arifuddin Saeni.
Keprihatinan mantan anggota DPRD SUlsel ini memang beralasan,
mengingat dirinya telah melakukan upaya maksimal untuk
memperbaiki sumberdaya dan mental masyarakat Gowa lewat
pendidikan gratis dan Jumat ibadah. Dengan demikian, kasus
pemerkosaan yang terjadi selama tiga kali dalam waktu yang
cukup berdekatan tentu memukul hati nurani pemerintahan.
Lebih jauh dikatakannya, masyarakat juga harus memberikan
perhatian yang cukup terhadap kasus ini dengan menjaga keluarga
mereka. Pendidikan keluarga yang baik, katanya, merupakan
benteng yang paling bagus dalam menangkis berbagai masalah
kemasyarakatan.
Dia juga mengingatkan, agar kasus ini jangan dibawah dalam
ranah politik karena masalahnya akan membias sehingga tidak
fokus dalam penyelesaian masalah. ''Orang tua korban memang
membutuhkan kesabaran yang luar biasa,'' jelasnya.




0 komentar: