Welcome to Blog na tu GOWA...*** Dikelola jurnalis Gowa, orang Gowa, dan mereka yang peduli terhadap Gowa ***Kami menerima tulisan/opini/artikel/saran/kritik/kritik tentang GOWA, karena Gowanu, Gowaku, Gowata. Kami berhak tidak menerbitkan tulisan dengan berbagai pertimbangan. Terima Kasih *** Kirimkan tulisan/artikel/opini ke tugowa.news@gmail.com
CARA MENDAPATKAN UANG GRATIS
Perasaan anda ketika melihat judul di atas, sama dengan yang saya rasakan pertama kali mendengar dan melihat PTC (Paid to Click) atau mendapatkan uang dari Online di Internet. Tapi ketika saya mencoba atas anjuran teman ternyata bener… dapat uang sungguhan.
Saya akan berbagi caranya agar anda dapat mencobanya sendiri sehingga anda dapat membuktikannya, lagian gak rugi nyobak, soalnya GRATIS. Bagi anda yang belum daftar cukup klik Gambar IDR-CLICKIT di atas.
untuk mendaftar juga bisa ikuti link: http://www.idr-clickit.com/register.php/uttha.html
(lihat bukti pembayarannya: http://www.nugie.web.id/tag/idr-clickit)
2/02/2010 06:49:00 AM

Keluarga Korban Minta Polisi Usut Tuntas

Diposkan oleh tuGOWA

GOWA-RB. Menyangkut aksi penganiayaan yang dilakukan oleh Dg Ngemba (45) warga Dusun Sumbarrang Desa Borongpala'la dan Dg Camma (40), warga Lamuru Desa Sunggumumanai Kecamatan Pattalassang, Gowa, terhadap Wahyudi bin Yunus (18), siswa SMK Profesi Talasalapang yang terjadi di Sailong, Selasa (26/1) lalu, hingga kini belum tuntas. Padahal, Muhammad Yunus Dg Lau (40), warga Dusun Tassili itu selaku orang tua korban sudah melapor ke Polsek Bontomarannu dengan nomor Pol STPL.15/1/2010/Sekta.
''Mestinya pihak Polsek Bontomarannu sudah memanggil kedua pelaku untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya karena memukul anak saya mengakibatkan sejumlah bagian badannya luka-luka. Hanya karena melambung langsung kedua pelaku yang sedang mabuk berat itu, langsung menganiaya anak saya,''ujar Dg Lau.
Dia mengharapkan kepada petugas Polsek Bontomarannu segera langkah preventif terhadap pelaku karena dikhawatirkan pihak keluarga kami akan bertindak nekat. Apalagi, jelas-jelas tidak ada kesalahan yang dibuat korban, langsung dipukul hingga benjol-benjol dan memar.
Dg Lau mengungkapkan, saat itu anaknya baru pulang sekolah dengan mengendarai motor. Tiba di Dusun Sailong dari arah barat menuju ke timur, tiba-tiba ada motor yang dikendarai kedua pelaku dari arah belakang langsung menyalipnya. Merasa tidak bersalah, korban langsung berhenti disusul kedua pelaku dan Dg Camma langsung mengambil kunci motor. Sedangkan Dg Ngemba yang sudah berbau minuman keras itu, memukul berkali-kali hingga korban babak belur.
Usai melampiaskan amarahnya, kedua pelaku langsung kabur sementara korban yang merasa kesakitan bagian kepala dan beberapa bagian badannya yang lain, pulang ke rumahnya melaporkan kejadian yang dialaminya kepada orang tuanya. Merasa tidak bersalah, korban ditemani orang tuanya mendatangi Polsek Bontomarannu sekaligus melaporkan aksi penganiyaan yang dilakukan kedua pelaku.
Hanya saja, kedua pelaku hingga kini masih berkeliaran padahal sudah jelas-jelas melakukan penganiayaan sehingga meminta ketegasan dari pihak kepolisian segera menangkap keduanya untuk menpertanggungjawabkan perbuatannya sebelum pihak keluarga korban bertindak sendiri-sendiri. (k7).



0 komentar: