Welcome to Blog na tu GOWA...*** Dikelola jurnalis Gowa, orang Gowa, dan mereka yang peduli terhadap Gowa ***Kami menerima tulisan/opini/artikel/saran/kritik/kritik tentang GOWA, karena Gowanu, Gowaku, Gowata. Kami berhak tidak menerbitkan tulisan dengan berbagai pertimbangan. Terima Kasih *** Kirimkan tulisan/artikel/opini ke tugowa.news@gmail.com
CARA MENDAPATKAN UANG GRATIS
Perasaan anda ketika melihat judul di atas, sama dengan yang saya rasakan pertama kali mendengar dan melihat PTC (Paid to Click) atau mendapatkan uang dari Online di Internet. Tapi ketika saya mencoba atas anjuran teman ternyata bener… dapat uang sungguhan.
Saya akan berbagi caranya agar anda dapat mencobanya sendiri sehingga anda dapat membuktikannya, lagian gak rugi nyobak, soalnya GRATIS. Bagi anda yang belum daftar cukup klik Gambar IDR-CLICKIT di atas.
untuk mendaftar juga bisa ikuti link: http://www.idr-clickit.com/register.php/uttha.html
(lihat bukti pembayarannya: http://www.nugie.web.id/tag/idr-clickit)
2/25/2010 07:27:00 PM

Omzet Perusda GowaTurun 80 Persen

Diposkan oleh tuGOWA

GOWA, BKM-Gara-gara poros Malino Raya ditutup dua kali , pihak Perusda Jasa Konstruksi Holding Company Gowa Mandiri (HCGM) mengeluh. Pasalnya, beberapa hari penutupan jalan yang dilakukan warga ParangloE di poros arus pengangkutan material tambang tersebut, membuat omzet turun 30 hingga 80 persen.
Hal itu diakui Dirut HCGM, Wakito, Selasa (23/2) kemarin. Didampingi General Manager PD Jasa Konstruksi, Muh Iqbal, ia menjelaskan, penutupan jalan berdampak pada pemasukan omzet perusahaannya.
''Arus truk tambang milik Perusda jika terhambat dua jam dalam aksi penutupan jalan itu, maka omzet kami menurun 30 persen. Belum lagi penutupan jalan yang berlangsung hingga enam jam seperti ketika dilakukan warga ParangloE dua pekan lalu, omzet kami berkurang hingga 80 persen. Jika dirupiahkan kami kehilangan pemasukan sekitar Rp 8 juta dari pemasukan normal rata-rata Rp 10 juta PERHARI,’’ terang Wakito diiyakan GM PD Jasa Konstruksi
Sebenarnya, terang Iqbal, tidak terlalu besar jumlah uang yang hilang, tapi cukup berpengaruh. Apalagi hitungan dalam perhari untuk kondisi normal rotasi pengangkutan mencapai 200 ret dengan estimasi pemasukan Rp 10 juta per hari.
''jika ada gangguan aktivitas truk pengangkutan tambang, akan berdampak pada omzet, pasti anjlok. Kendala kami bukan hanya pada imbas penutupan jalan, tapi juga Karena banjir, perbaikan jalan ataupun longsor, karena sudah jelas pengangkutan terhambat sehingga rotasi pengangkutan yang semula 200 ret berkurang dari target,’’ tambahnya lagi.
Dikatakan Wakito, dari 5 unit usaha yang digerakkan HCGM yakni PD Jasa Konstruksi (pertambangan), PD Karya (percetakan, distributor semen dan pupuk), Perdagangan Umum (taksi Gowata), Agribisnis (pemasaran sayur mayur) serta PD Peternakan, yang paling besar pemasukannya adalah Jasa Konstruksi.
Kendati begitu, Wakito tetap optimis target PAD yang dijatahkan untuk HCGM tahun ini sebesar Rp 3 miliar, akan mampu direalisasikan.


0 komentar: