Welcome to Blog na tu GOWA...*** Dikelola jurnalis Gowa, orang Gowa, dan mereka yang peduli terhadap Gowa ***Kami menerima tulisan/opini/artikel/saran/kritik/kritik tentang GOWA, karena Gowanu, Gowaku, Gowata. Kami berhak tidak menerbitkan tulisan dengan berbagai pertimbangan. Terima Kasih *** Kirimkan tulisan/artikel/opini ke tugowa.news@gmail.com
CARA MENDAPATKAN UANG GRATIS
Perasaan anda ketika melihat judul di atas, sama dengan yang saya rasakan pertama kali mendengar dan melihat PTC (Paid to Click) atau mendapatkan uang dari Online di Internet. Tapi ketika saya mencoba atas anjuran teman ternyata bener… dapat uang sungguhan.
Saya akan berbagi caranya agar anda dapat mencobanya sendiri sehingga anda dapat membuktikannya, lagian gak rugi nyobak, soalnya GRATIS. Bagi anda yang belum daftar cukup klik Gambar IDR-CLICKIT di atas.
untuk mendaftar juga bisa ikuti link: http://www.idr-clickit.com/register.php/uttha.html
(lihat bukti pembayarannya: http://www.nugie.web.id/tag/idr-clickit)
2/16/2010 06:57:00 AM

Warga Parangloe Tutup Poros Malino

Diposkan oleh tuGOWA

Sungguminasa, Tribun - Ratusan masyarakat Kelurahan Bontoparang, Kecamatan Parangloe, Gowa menutup Jalan Poros Malino, tepatnya di depan gerbang Lesehan Beroangin, sekitar Bendungan Bilibili, Senin (15/2).
Penutupan jalan dilakukan dengan menempatkan pos ronda di tengah jalan serta memalang kayu dan batu. Sejumlah warga juga menanami badan jalan yang rusak dengan pohon pisang.
Akibat penutupan total ini, kemacetan tidak terhindarkan. Dari informasi yang dihimpun antrean kendaraan mencapai hingga lima kilometer.
Warga Bontoparang Muh Rais mengatakan, pemblokiran dilakukan karena kondisi jalanan sudah rusak parah. Lubang yang dalam terdapat di badan dan bahu jalan sudah sangat membahayakan jika berkendara apalagi jika malam hari.
"Kerusakan jalan itu sangat rawan kecelakaan. Kami minta perhatian pemerintah untuk turun tangan sebagai bentuk tanggung jawab pembangunan kepada masyarakat," jelas Rais.
Setelah beberapa jam ditutup, warga akhirnya membuka kembali jalan setelah pihak Dinas Pekerjaan Umum (PU) Sulsel berada di lokasi. Pihak PU berjanji melakukan perbaikan dalam waktu dekat.
"Kami sementara buka setelah ada kesepakatan antara pihak PU Sulsel, pemerintah kecamatan, muspika, serta masyarakat setempat," jelas Rais.
Menurut Rais, untuk sementara warga mengalah. Namun, warga akan tetap menangih janji dan memberikan deadline kepada PU sesuai janji yang menyatakan Mei mendatang sudah ada pekerjaan fisik.
"Jika janji PU tidak ditepati, maka warga akan kembali menutup jalan provinsi ini hingga betul-betul ada perbaikan jalan,'' terangnya.
Dia menambahkan, sebetulnya warga jenuh dengan janji-janji itu. Apalagi, sudah empat hari alat berat milik PU Sulsel sudah diturunkan di lokasi untuk perbaikan. Tapi selama itu pula, alat berat itu tidak dioperasikan tapi hanya disimpan dan diparkir di pinggir jalan.
Dikonfirmasi, Kabid Pemeliharaan Jalan Dinas PU Sulsel Yusuf Genda mengakui jika jalan yang berada pada jalur provinsi di poros Malino untuk tahun 2010 ini hanya enam kilometer yang akan dikerja. Pengerjaan itu dianggarkan sekitar Rp 14,145 miliar.(ute)

Camat Minta Warga Bersabar
CAMAT Parangloe Muh Saleh Saud yang dikonfirmasi mengimbau masyarakat agar bersabar. Apalagi pihak PU Sulsel sudah melakukan komitmen segera melakukan aktivitas perbaikan di poros tersebut.
"Arus lalulintas yang menghubungkan kota Sungguminasa-Malino dengan Kabupaten Sinjai itu sempat macet total sejauh lima kilometer. Karena aksi penutupan jalan itu, banyak penumpang terhambat dalam perjalanannya. Karenanya masyarakat harap sabar," kata Saleh.(ute)



0 komentar: