Welcome to Blog na tu GOWA...*** Dikelola jurnalis Gowa, orang Gowa, dan mereka yang peduli terhadap Gowa ***Kami menerima tulisan/opini/artikel/saran/kritik/kritik tentang GOWA, karena Gowanu, Gowaku, Gowata. Kami berhak tidak menerbitkan tulisan dengan berbagai pertimbangan. Terima Kasih *** Kirimkan tulisan/artikel/opini ke tugowa.news@gmail.com
CARA MENDAPATKAN UANG GRATIS
Perasaan anda ketika melihat judul di atas, sama dengan yang saya rasakan pertama kali mendengar dan melihat PTC (Paid to Click) atau mendapatkan uang dari Online di Internet. Tapi ketika saya mencoba atas anjuran teman ternyata bener… dapat uang sungguhan.
Saya akan berbagi caranya agar anda dapat mencobanya sendiri sehingga anda dapat membuktikannya, lagian gak rugi nyobak, soalnya GRATIS. Bagi anda yang belum daftar cukup klik Gambar IDR-CLICKIT di atas.
untuk mendaftar juga bisa ikuti link: http://www.idr-clickit.com/register.php/uttha.html
(lihat bukti pembayarannya: http://www.nugie.web.id/tag/idr-clickit)
3/20/2010 12:05:00 PM

Sejumlah Partai Tarik Diri

Diposkan oleh tuGOWA

GOWA, BKM -- Politik memang abu-abu. Setidaknya hal ini terlihat pada dukungan politik di Pemilukada Gowa 2010 ini. Partai Bintang Reformasi (PBR) berdasarkan pemantauan media terlihat mengantar dua pasangan calon mendaftar di Komisi Pemilihan Umum (KPU) Gowa di hari berbeda. Rabu (17/3) mengantar rombongan Maddusila mendaftar dan Kamis (18/3) berada pada barisan partai pendukung dan pengusung IYL-BAJI menuju KPU.
Keberadaan Ketua PBR Gowa, Jamaluddin Tiro pada dua tokoh peserta Pemilukada ini, membuat masyarakat yang melihatnya mengernyitkan alis. Apalagi dalam berkas pendaftaran Maddusila di KPU terdapat nama PBR sebagai salah satu partai yang bergabung dalam Koalisi Bersama. Hanya saja, dalam berkas itu, PBR belum membubuhkan tandatangan sebagai bukti dukungan. Sementara pada saat deklarasi Parpol pendukung dan pengusung untuk IYL-BAJI, Jamaluddin Tiro ikut bertandatangan.
Jamaluddin Tiro yang dimintai klarifikasinya, Jumat (19/3) kemarin pertelepon mengatakan dukungan PBR tetap mengacu pada rekomendasi PBR Pusat. Dukungan dari pusat baru tiba pukul 24.00 Wita, Rabu (17/3) .
“Sebelumnya saya sempat mengantar Maddusila karena saya belum tahu rekomendasi dari pusat,” kata Jamaluddin Tiro
Dukungan ke Maddusila tidak sah karena sifatnya pribadi, hanya tanda tangan ketua dan tidak ada tanda tangan sekretaris. Dukungan sah, tambah mantan anggota DPRD Gowa ini diberikan kepada pasangan IYL-BAJI (Ichsan Yasin Limpo dan Abd Razak Badjidu) dengan bukti tanda tangan ketua dan sekretaris disertai stempel partai sebagai pengusung.

Sementara itu, sejumlah kalangan yang mengikuti proses Pemilukada Gowa ini mengaku sangsi Maddusila bisa lolos sebagai peserta Pemilukada Juni mendatang. Pasalnya, sejumlah partai yang sebelumnya bergabung di Koalisi Bersama (16 Parpol parlemen dan non parlemen) satu pesatu menarik diri seperti Partai Barisan Nasional (Barnas), Partai Pelopor, Partai Matahari Bangsa (PMB) serta Partai Buruh.
Ketua PMB Gowa, Taufik Bustaman dan Sekretaris PMB Muchtar Suma, Jumat (19/3), mengatakan, partainya mundur dari koalisi lantaran bakal calon wakil untuk Maddusila yang disorong adalah Mustari Bosrah dan bukan Jamaluddin Rustam. Namun Maddusila tetap mempertahankan kader Partai Demokrat Sulsel tersebut sementara Demokrat sendiri tidak mendukung Maddusila.
“Partai Demokrat kan mendukung IYL-BAJI lantas yang dipilih Jamaluddin Rustam yang merupakan kader Demokrat sebagai wakil Maddusila. Makanya, karena tidak sepaham dengan usulan calon wakil sehingga kami menarik diri,” terang Taufik di Sungguminasa.
Sementara itu, Ketua Koalisi Bersama, Effendi Ismail yang dimintai penjelasannya disela mengantarkan Maddusila waktu itu terkait mundurnya sejumlah partai dari koalisi tersebut, mengakui jika sejumlah partai yang semula bergabung di koalisi mundur. Tapi ada juga partai di antaranya yang memang sengaja dikeluarkan tidak terhormat dari koalisi karena dinilai telah melanggar komitmen bersama yang telah dibangun sebelumnya, salah satunya, kata Effendi, adalah Barnas.
Dengan mundurnya PBR dan PMB itu, posisi Maddusila-Jamaluddin Rustam sebagai pasangan calon di Pemilukada Gowa 2010, terancam. Pengaruh suara PBR yang mencapai 5,18 persen dan PMB 0,91 persen sangat mengurangi dukungan suara Koalisi Bersama.
Saat mendaftar di KPU, Rabu lalu, pengusung Maddusila-Jamaluddin mencapai 20,51 persen. Jika PBR dan PMB dikeluarkan, maka dukungan kepada Maddusila-Jamaluddin berkurang 6,09 persen. Sehingga dukungan tersisa hanya 14,42 persen


0 komentar: