Welcome to Blog na tu GOWA...*** Dikelola jurnalis Gowa, orang Gowa, dan mereka yang peduli terhadap Gowa ***Kami menerima tulisan/opini/artikel/saran/kritik/kritik tentang GOWA, karena Gowanu, Gowaku, Gowata. Kami berhak tidak menerbitkan tulisan dengan berbagai pertimbangan. Terima Kasih *** Kirimkan tulisan/artikel/opini ke tugowa.news@gmail.com
CARA MENDAPATKAN UANG GRATIS
Perasaan anda ketika melihat judul di atas, sama dengan yang saya rasakan pertama kali mendengar dan melihat PTC (Paid to Click) atau mendapatkan uang dari Online di Internet. Tapi ketika saya mencoba atas anjuran teman ternyata bener… dapat uang sungguhan.
Saya akan berbagi caranya agar anda dapat mencobanya sendiri sehingga anda dapat membuktikannya, lagian gak rugi nyobak, soalnya GRATIS. Bagi anda yang belum daftar cukup klik Gambar IDR-CLICKIT di atas.
untuk mendaftar juga bisa ikuti link: http://www.idr-clickit.com/register.php/uttha.html
(lihat bukti pembayarannya: http://www.nugie.web.id/tag/idr-clickit)
4/19/2010 07:13:00 AM

Mayat Bayi Ditemukan di Sungai

Diposkan oleh tuGOWA

Sungguminasa, Tribun - Petugas Polresta Gowa, Minggu (18/4), sekitar pukul 06.30 wita, mengamankan mayat bayi yang diduga hasil hubungan gelap. Bayi ini ditemukan di Sungai Jeneberang.


Bayi yang terlihat masih dililit tali pusar bersama ari-arinya ditemukan Dg Gassing (40), warga Tabbaka, Kelurahan Sungguminasa, yang sedang menangkap ikan. Bayi ini nyangkut di jala warga.
Mengetahui yang terjaring jalanya adalah mayat bayi, Dg Gassing segera menghubungi petugas Polresta Gowa. Petugas kemudian membawa mayat ini ke RS Bhayangkara Makassar untuk autopsi. Setelah itu, diambil kembali petugas polresta untuk dikuburkan.
Kanit PPA Reskrim Polresta Gowa, Iptu Andry Lilikay, yang dihubungi, kemarin, mengatakan, mayat bayi itu berjenis kelamin laki-laki. Diduga hasil hubungan gelap.

"Mungkin karena tidak mau ketahuan, ibunya langsung membuang ke Sungai Jeneberang sekaligus untuk menghilangkan jejak. Kami berharap kepada warga yang melihat perempuan dengan kondisi mencurigakan seperti pucat dan lemah habis melahirkan, segera menghubungi petugas Polresta Gowa,'' kata Andry.
Andry mengaku, aliran Sungai Jeneberang memang sering dimanfaatkan oknum-oknum tak bertanggung jawab untuk menjadikannya sebagai tempat pembuangan bayi dan tindak kriminalitas lainnya guna menghilangkan jejak. (ute)




0 komentar: