Welcome to Blog na tu GOWA...*** Dikelola jurnalis Gowa, orang Gowa, dan mereka yang peduli terhadap Gowa ***Kami menerima tulisan/opini/artikel/saran/kritik/kritik tentang GOWA, karena Gowanu, Gowaku, Gowata. Kami berhak tidak menerbitkan tulisan dengan berbagai pertimbangan. Terima Kasih *** Kirimkan tulisan/artikel/opini ke tugowa.news@gmail.com
CARA MENDAPATKAN UANG GRATIS
Perasaan anda ketika melihat judul di atas, sama dengan yang saya rasakan pertama kali mendengar dan melihat PTC (Paid to Click) atau mendapatkan uang dari Online di Internet. Tapi ketika saya mencoba atas anjuran teman ternyata bener… dapat uang sungguhan.
Saya akan berbagi caranya agar anda dapat mencobanya sendiri sehingga anda dapat membuktikannya, lagian gak rugi nyobak, soalnya GRATIS. Bagi anda yang belum daftar cukup klik Gambar IDR-CLICKIT di atas.
untuk mendaftar juga bisa ikuti link: http://www.idr-clickit.com/register.php/uttha.html
(lihat bukti pembayarannya: http://www.nugie.web.id/tag/idr-clickit)
4/05/2010 07:09:00 AM

PDAM Gowa Mulai Razia Meteran

Diposkan oleh tuGOWA

Sungguminasa, Tribun - Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Gowa bekerja sama dengan Japan International Cooperation Agency (JICA) akan memeriksa semua materan pelanggan mulai, Senin (5/4) hari ini.
Pemeriksaan meteran ini untuk mengurangi tingkat kebocoran dan peningkatan kualitas pelayanan kepada pelanggan. Tingkat kebocoran air sudah menurun menjadi 25 persen dari sebelumnya 27 persen.
"Kehilangan air bukan hanya karena pipa bocor. Bisa jadi karena faktor kondisi water meter pelanggan yang sudah tua atau hal lainnya. Makanya mulai Senin depan (hari ini), PDAM dibantu tim survei JICA melakukan razia terhadap 16 ribuan water meter pelanggan," ungkap Direktur Utama PDAM Gowa, Hasanuddin Kamal, akhir pekan lalu.
Puluhan karyawan operasional PDAM diturunkan. Dibantu tim JICA, mereka memeriksa semua water meter pelanggan dari rumah ke rumah.
Untuk tahap awal, kata Hasanuddin, razia itu akan dipusatkan pada pelanggan dalam kota Sungguminasa kemudian berlanjut ke luar kota melalui koordinasi masing-masing IKK (instalasi kota kecamatan).
Selain water meter, pihak PDAM juga akan menelusuri jaringan perpipaan sepanjang 500 kilometer yang telah dibangunnya.
"Dalam mengantisipasi kehilangan air ini, kita memang lakukan beberapa langkah seperti mendeteksi kehilangan air, melakukan penggantian pipa sesuai kemampuan (menggunakan peralatan pendeteksi kebocoran bantuan JICA), mengganti water meter pelanggan yang rusak,'' jelas Ketua DPD Perpamsi Sulsel dan Sulbar ini.(ute)



0 komentar: