Welcome to Blog na tu GOWA...*** Dikelola jurnalis Gowa, orang Gowa, dan mereka yang peduli terhadap Gowa ***Kami menerima tulisan/opini/artikel/saran/kritik/kritik tentang GOWA, karena Gowanu, Gowaku, Gowata. Kami berhak tidak menerbitkan tulisan dengan berbagai pertimbangan. Terima Kasih *** Kirimkan tulisan/artikel/opini ke tugowa.news@gmail.com
CARA MENDAPATKAN UANG GRATIS
Perasaan anda ketika melihat judul di atas, sama dengan yang saya rasakan pertama kali mendengar dan melihat PTC (Paid to Click) atau mendapatkan uang dari Online di Internet. Tapi ketika saya mencoba atas anjuran teman ternyata bener… dapat uang sungguhan.
Saya akan berbagi caranya agar anda dapat mencobanya sendiri sehingga anda dapat membuktikannya, lagian gak rugi nyobak, soalnya GRATIS. Bagi anda yang belum daftar cukup klik Gambar IDR-CLICKIT di atas.
untuk mendaftar juga bisa ikuti link: http://www.idr-clickit.com/register.php/uttha.html
(lihat bukti pembayarannya: http://www.nugie.web.id/tag/idr-clickit)
4/22/2010 07:31:00 AM

Siswa Kejuruan Masih Kepincut Jadi Pegawai

Diposkan oleh tuGOWA



GOWA, BKM—Belum optimalnya kemandirian para alumni sekolah kejuruan selama ini disebabkan karena masih dominannya kepincut untuk menjadi pegawai negeri. Padahal, kemandirian dan bakat yang dimiliki lebih mampu membuat seorang alumni sekolah kejuruan bisa hidup lebih mapan dari pada menjadi pegawai kantoran.
Hal itu disampaikan Yayu Wahyuni Yuritman, Kepala SMKN 2 RSBI Somba Opu, ketika menyampaikan dilema yang dihadapi para alumni sekolah kejuruan selama ini, pada pembukaan pameran hasil karya kompetensi siswa SMKN 2 Somba Opu di lapangan Syekh Yusuf Discovery, Rabu (21/4) kemarin siang.
‘’ Anak-anak memang dilatih untuk berkarya dan mandiri, sayangnya selepas mereka di sekolah kejuruan rata-rata kepincut jadi PNS sehingga bakat kemandiriannya hilang begitu saja,’’ terang Yayu.
Kendala yang dilontarkan Yayu ini ditanggapi Bupati Gowa, H Ichsan YL. Sebelum menyaksikan pengguntingan pita pembukaan pameran yang dilakukan Ketua TP PKK Gowa, Hj Novita Ichsan, bupati mengatakan sekolah-sekolah kejuruan yang mengedepankan kemandirian untuk membuka lapangan kerja sendiri bagi para alumninya memang perlu diberikan pemahaman yang baik kepada para siswa sejak dini.

Dikatakan Ichsan, berkembang dan majunya sebuah daerah ditunjang dari kreativitas masyarakat didalamnya. Salah satunya adalah adanya upaya kemandirian untuk berusaha sesuai bakatnya. Apalagi dalam rangka otonomi daerah memang diharapkan adanya inovasi-inovasi utamanya pada sektor industri kecil maupun menengah.
Saat meninjau sejumlah hasil karya siswa yang dipamerkan, bupati tertarik dengan hasil karya sepatu kulit dan sandal. Bahkan bupati sempat mencoba sepasang di antaranya. Selain memamerkan hasil karya kriya logam, tekstil, kayu, otomotif dan lainnya, juga dipamerkan beberapa jenis produksi pakaian jadi, jaket kulit serta makanan tradisional buatan siswa serta kader PKK Gowa.
Ketua panitia pameran, Hj Nurlaela Amin, mengatakan, pameran ini dilakukan guna memberikan pemahaman kepada produsen maupun konsumen baik dalam maupun luar daerah bahwa hasil produksi siswa SMKN 2 bisa bersaing di pasar regional maupun nasional. (Sar)



0 komentar: