Welcome to Blog na tu GOWA...*** Dikelola jurnalis Gowa, orang Gowa, dan mereka yang peduli terhadap Gowa ***Kami menerima tulisan/opini/artikel/saran/kritik/kritik tentang GOWA, karena Gowanu, Gowaku, Gowata. Kami berhak tidak menerbitkan tulisan dengan berbagai pertimbangan. Terima Kasih *** Kirimkan tulisan/artikel/opini ke tugowa.news@gmail.com
CARA MENDAPATKAN UANG GRATIS
Perasaan anda ketika melihat judul di atas, sama dengan yang saya rasakan pertama kali mendengar dan melihat PTC (Paid to Click) atau mendapatkan uang dari Online di Internet. Tapi ketika saya mencoba atas anjuran teman ternyata bener… dapat uang sungguhan.
Saya akan berbagi caranya agar anda dapat mencobanya sendiri sehingga anda dapat membuktikannya, lagian gak rugi nyobak, soalnya GRATIS. Bagi anda yang belum daftar cukup klik Gambar IDR-CLICKIT di atas.
untuk mendaftar juga bisa ikuti link: http://www.idr-clickit.com/register.php/uttha.html
(lihat bukti pembayarannya: http://www.nugie.web.id/tag/idr-clickit)
5/26/2010 10:31:00 AM

PKK Kediri belajar ke Gowa

Diposkan oleh tuGOWA

GOWA, BKM—Sedikitnya 9 pengurus TP PKK Kota Kediri, Provinsi Jatim
menggali cara penanganan tindak kekerasan dalam rumahtangga (KDRT) , perempuan dan anak yang selama ini diterapkan di Kab. Gowa melalui sebuah wadah yang dinamai P2TP2A (Pusat Pelayanan Terpadu Pemberdayaan Perempuan dan Anak).
Ketua TP PKK Kediri, Ny Hj Syamsul Azhar yang memimpin rombongan studi pengurus PKK Kediri tersebut didampingi Kepala BKB-PP (Badan Keluarga Berencana dan Pemberdayaan Perempuan) Kediri, Ida Indriyati serta Ipda Kristin dan lainnya, saat disambut Ketua P2TP2A Gowa, Hj Tenriolle YL, Selasa (25/5) di kantor P2TP2A Gowa Jl Agussalim tersebut, mengatakan maksud kunjungannya di Gowa guna mengetahui pola penanganan tindak kekerasan terhadap perempuan dan anak di Gowa.
Hj Tenriolle YL sendiri didampingi Kepada BKB dan PP Gowa, Hj Hafsah Ruslan serta Iptu Andry Lilikay (Kanit PPA Polresta Gowa) dan pengurus P2TP2A Gowa lainnya.

‘’Kami ingin tahu bagaimana cara yang dilakukan dalam menjembatani
sekaligus menyelesaikan apabila terjadi tindak kekerasan perempuan dan anak dalam sebuah keluarga maupun pihak lain. Kami lakukan ini sebagai sebuah sharing ilmu untuk menjadi dasar pembentukan P2TP2A di kota kami,’’ terang ketua TP PKK Kediri.
Diakui Ny Hj Syamsul Azhar, tindak kekerasan dalam rumahtangga di Kota Kediri cukup tinggi. Namun tindakan yang dilakukan selama ini hanya diselesaikan di tingkat Kepolisian. Dan sejumlah kasus dapat dituntaskan. ‘’Karena itu, kami ingin juga membentuk satu lembaga yang sama yang ada di Gowa. Karena tentunya dengan adanya lembaga itu, penanganan kasus-kasus kekerasan dalam rumahtangga bisa ditangani lebih maksimal yang bukan hanya melalui proses hukum semata tapi juga melalui pendekatan persuasif kepada pelaku rumahtangga untuk harmonis kembali,’’ katanya lagi.
Di sisi lain Hj Tenriolle YL mengatakan, untuk penanganan kasus kekerasan perempuan dan anak, P2TP2A Gowa menerapkan pola persamaan dan kesamaan konsep, sehingga penanganan kekerasan dalam rumahtangga itu dapat ditekan seminimal mungkin di Gowa. ‘’Sharing yang kami lakukan juga membutuhkan perhatian penuh dari pihak pemerintah daerah sehingga penanganannya berjalan optimal,’’ terang Hj Tenriolle YL yang juga Ketua Komisi A DPRD Sulsel ini.

0 komentar: