Welcome to Blog na tu GOWA...*** Dikelola jurnalis Gowa, orang Gowa, dan mereka yang peduli terhadap Gowa ***Kami menerima tulisan/opini/artikel/saran/kritik/kritik tentang GOWA, karena Gowanu, Gowaku, Gowata. Kami berhak tidak menerbitkan tulisan dengan berbagai pertimbangan. Terima Kasih *** Kirimkan tulisan/artikel/opini ke tugowa.news@gmail.com
CARA MENDAPATKAN UANG GRATIS
Perasaan anda ketika melihat judul di atas, sama dengan yang saya rasakan pertama kali mendengar dan melihat PTC (Paid to Click) atau mendapatkan uang dari Online di Internet. Tapi ketika saya mencoba atas anjuran teman ternyata bener… dapat uang sungguhan.
Saya akan berbagi caranya agar anda dapat mencobanya sendiri sehingga anda dapat membuktikannya, lagian gak rugi nyobak, soalnya GRATIS. Bagi anda yang belum daftar cukup klik Gambar IDR-CLICKIT di atas.
untuk mendaftar juga bisa ikuti link: http://www.idr-clickit.com/register.php/uttha.html
(lihat bukti pembayarannya: http://www.nugie.web.id/tag/idr-clickit)
6/18/2010 10:30:00 PM

Rampok Dua Taksi, Dibabakbeluri Warga

Diposkan oleh tuGOWA


GOWA, BKM—Faisal (35), terkapar dengan tubuh lebam usai dihakimi sejumlah warga di poros Jl Tun Razak, Kel. Paccinongang, Kec. Somba Opu, Jumat (18/6) sekira pukul 03.30 Wita dinihari. Warga Maccini, Kota Makassar ini dibabakbeluri warga setelah merampok dua taksi sekaligus saat itu. Sayangnya, hanya Faisal yang berhasil dibekuk warga setempat, sementara tiga rekannya berhasil kabur.
Berdasarkan data yang diperoleh dari Kepolisian Resort Kota (Polresta) Gowa, kemarin pagi, Faisal dan tiga rekannya dinihari itu berhasil menggasak dua mobil taksi di Jl Tun Razak, yakni taksi Lima Muda nopol DD 1540 LM yang dikemudikan Supriadi (32), sopirnya. Sedang taksi lainnya, taksi Gowa Mas yang dikemudikan Arsyad (35).
Kronologisnya, Faisal dan dua temannya menumpangi taksi Supriadi dinihari itu dari arah Makassar ke Gowa di Jl Tun Razak tersebut. Saat Supriadi menanyakan tujuan Faisal cs, tiba-tiba Supriadi dipukul dari arah belakang sehingga oleng, kemudian sopir ini diseret turun dari jok depan.Setelah uang setoran Supriadi yang belum disetor ke managemen taksi Lima Muda saat itu berhasil digasak, salah satu dari tersangka langsung ambil alih kemudi lalu tancap gas. Seorang rekan Faisal juga muncul, sehingga mereka jadi berempat membawa kabur taksi itu. Namun ketika melintas di depan RSU Syekh Yusuf dari arah Jl Yusuf Bauti, Manggarupi, tiba-tiba taksi itu ngadat karena kehabisan bahan bakar.
Keempatnya pun lalu meninggalkan taksi di depan rumah sakit kemudian menuju Jl Usman Salengke. Di poros ini, keempatnya kembali menumpangi taksi Gowa Mas DD 1916 DB yang dikemudikan Arsyad. Oleh kawanan itu, Arsyad diminta mengantarkan mereka ke Jl Tun Razak, kawasan Hertasning baru. Saat di poros ini, Arsyad ditodong lalu uang setorannya juga diambil. Usai mempreteli Arsyad, tiga dari kawanan itu langsung kabur. Sementara Faisal masih tinggal. Belum sempat ikut kabur, sejumlah warga sudah datang dan langsung menggebuki Faisal tanpa ampun. Warga lainnya langsung menghubungi petugas. Setelah dibonyok, Faisal pun dijemput petugas Polresta Gowa.
Di Polresta, Faisal ditanyai dan mengaku telah merampok dua taksi bersama tiga rekannya tersebut. Namun belum sempat menyebut nama rekannya itu, Faisal pingsan karena luka-luka yang dialaminya setelah digebuki warga.
Kapolresta Gowa, AKBP Rudi Hananto yang dikonfirmasi kemarin, mengakui adanya peristiwa perampokan ini. Bahkan kata kapolresta, kasusnya tengah diproses utamanya untuk mengindentifikasi ketiga tersangka lainnya yang masih kabur. (Sar)

0 komentar: