Welcome to Blog na tu GOWA...*** Dikelola jurnalis Gowa, orang Gowa, dan mereka yang peduli terhadap Gowa ***Kami menerima tulisan/opini/artikel/saran/kritik/kritik tentang GOWA, karena Gowanu, Gowaku, Gowata. Kami berhak tidak menerbitkan tulisan dengan berbagai pertimbangan. Terima Kasih *** Kirimkan tulisan/artikel/opini ke tugowa.news@gmail.com
CARA MENDAPATKAN UANG GRATIS
Perasaan anda ketika melihat judul di atas, sama dengan yang saya rasakan pertama kali mendengar dan melihat PTC (Paid to Click) atau mendapatkan uang dari Online di Internet. Tapi ketika saya mencoba atas anjuran teman ternyata bener… dapat uang sungguhan.
Saya akan berbagi caranya agar anda dapat mencobanya sendiri sehingga anda dapat membuktikannya, lagian gak rugi nyobak, soalnya GRATIS. Bagi anda yang belum daftar cukup klik Gambar IDR-CLICKIT di atas.
untuk mendaftar juga bisa ikuti link: http://www.idr-clickit.com/register.php/uttha.html
(lihat bukti pembayarannya: http://www.nugie.web.id/tag/idr-clickit)
7/07/2010 09:44:00 AM

Bolaromang-Kanreapia Putus

Diposkan oleh tuGOWA


SUNGGUMINASA(SI) – Hari kedua pascabencana longsor di Kecamatan Tombolopao,Kabupaten Gowa, poros Kanreapia-Bolaromang masih tertutup longsoran.

Akibatnya,akses jalan dari dan menuju dua daerah ini masih terputus. Sebab, peralatan berat yang diturunkan Dinas Pekerjaan Umum (PU) Sulsel hingga siang kemarin masih dipusatkan di Tombolopao- Manipi, yang juga tertutup material longsoran.Akses utama masyarakat dari ibu kota kecamatan ke ibu kota Kabupaten Gowa ini diharapkan terbuka petang kemarin. “Kami berharap akses jalan utama ini dapat terbuka setelah alat berat PU dioperasikan hari ini juga,” kata Camat Tombolopao Andi Sura Suaib kemarin.

Sementara itu,berdasarkan rekapitulasi Pemkab Gowa, bencana longsor ini mengakibatkan kerugian sekitar Rp1 miliar.Sebab,material longsoran tersebut menimbun satu unit rumah dan merusak satu unit rumah lainnya. Selain itu, ada tujuh ekor ternak tertimbun dan lima unit jembatan rusak. “Estimasi kerugian ini melihat tingkat kerusakan yang diakibatkan longsoran tersebut,” ujar penjabat sementara Kadinsosnakertrans Gowa Abd Djabbar Hijaz saat dihubungi kemarin.

Namun menurut Staf Ahli Bupati Gowa yang membidangi Kesra ini,pemerintah masih tetap mendata agar ditemukan data riil kerugian akibat bencana longsor tersebut. Soal alokasi bantuan pemerintah kepada para korban,dia mengatakan, hingga kini belum ada bantuan untuk kerusakan rumah. “Bantuan yang sudah kami turunkan dan diserahkan langsung Pak Wabup Abd Razak Badjidu pada Senin lalu, baru berupa bahan makanan,” katanya. Kabag Humas dan Protokoler Kabupaten Gowa Arifuddin Saeni mengungkapkan, posko-posko bencana di Kabupaten Gowa terus disiagakan. Ini untuk mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan.

Pemkab juga meningkatkan intensitas pengawasan di berbagai daerah rawan. “Pemerintah kecamatan, pemerintah desa, bersama masyarakat bekerja sama menyiagakan posko tersebut. Yang terpenting masyarakat bisa mengenal dan memahami potensi bencana di daerahnya,” ujarnya. (herni amir)



0 komentar: