Welcome to Blog na tu GOWA...*** Dikelola jurnalis Gowa, orang Gowa, dan mereka yang peduli terhadap Gowa ***Kami menerima tulisan/opini/artikel/saran/kritik/kritik tentang GOWA, karena Gowanu, Gowaku, Gowata. Kami berhak tidak menerbitkan tulisan dengan berbagai pertimbangan. Terima Kasih *** Kirimkan tulisan/artikel/opini ke tugowa.news@gmail.com
CARA MENDAPATKAN UANG GRATIS
Perasaan anda ketika melihat judul di atas, sama dengan yang saya rasakan pertama kali mendengar dan melihat PTC (Paid to Click) atau mendapatkan uang dari Online di Internet. Tapi ketika saya mencoba atas anjuran teman ternyata bener… dapat uang sungguhan.
Saya akan berbagi caranya agar anda dapat mencobanya sendiri sehingga anda dapat membuktikannya, lagian gak rugi nyobak, soalnya GRATIS. Bagi anda yang belum daftar cukup klik Gambar IDR-CLICKIT di atas.
untuk mendaftar juga bisa ikuti link: http://www.idr-clickit.com/register.php/uttha.html
(lihat bukti pembayarannya: http://www.nugie.web.id/tag/idr-clickit)
7/21/2010 09:44:00 AM

Disperindag Akan Razia Tabung Elpiji

Diposkan oleh tuGOWA

Sungguminasa, Tribun - Maraknya peristiwa ledakan gas, khususnya pada kemasan tiga kilogram membuat Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kabupaten Gowa berjanji akan melakukan razia pasar dalam waktu dekat ini.
Kepala Disperindag Kabupaten Gowa Abd Kahar Atjo mengatakan, razia akan dilakukan untk meminimalisir beredarnya tabung gas gas liquefied petroleum gas (LPG) ukuran tiga kilogram yang tidak memenuhi standar mutu.
Sebelum terjun ke lapangan untuk melakukan razia, jelas Kahar, disperindag akan berkoordinasi dengan pihak pertamina. Sekaligus akan meminta spesifikasi tabung gas tiga kilogram yang tidak sesuai standar mutu.
''Kami akan melakukan konfirmasi dulu kepada pihak Pertamina seperti apa tabung gas elpiji yang tidak memenuhi syarat. Termasuk yang tidak menggunakan label SNI (standar nasional Indonesia)," terang Kahar Atjo, Selasa (20/7).
Menurut Kahar, maraknya ledakan yang diduga kuat terjadi karena tabung gas tidak sesuai standar. Untuk mengantisipasi korban di masyarakat, maka pihaknya akan melakukan filterisasi tabung LPG tiga kilogram yang tidak layak pakai.
"Sebelum terjadi dan menelan korban di Gowa, maka kita meminta informasi dari Pertamina Region V Makassar tentang penarikan tabung gas elpiji yang tidak memenuhi standard," jelas Kahar.
Kahar menambahkan, pasokan gas elpiji setelah diberlakukannya harga eceran tertinggi (HET) di Kabupaten Gowa sampai ke tingkat distributor maupun pengecer masih tergolong stabil. Namun, mengantisipasi bulan Ramadan pihaknya akan terus memantau pasar.(ute
Harga Masih Stabil
UNTUK menetralisasi harga elpiji, pihak Disperindag Gowa, setiap saat melakukan pengawasan ke berbagai pengecer agar harga elpiji tidak dinaikkan secara sepihak yang dapat menimbulkan keresahan masyarakat.
Kasi Pengendalian Barang dan Jasa Disperindag Anang Syafri Ottoh, yang dihubungi mengaku harga gas elpiji tiga kilogram di sejumlah pengecer masih stabil yakni antara Rp 13 ribu hingga Rp 15 ribu. Sedangkan tabung gas elpiji 12 kg antara Rp 75 ribu hingga Rp 80 ribu.(ute)

0 komentar: