Welcome to Blog na tu GOWA...*** Dikelola jurnalis Gowa, orang Gowa, dan mereka yang peduli terhadap Gowa ***Kami menerima tulisan/opini/artikel/saran/kritik/kritik tentang GOWA, karena Gowanu, Gowaku, Gowata. Kami berhak tidak menerbitkan tulisan dengan berbagai pertimbangan. Terima Kasih *** Kirimkan tulisan/artikel/opini ke tugowa.news@gmail.com
CARA MENDAPATKAN UANG GRATIS
Perasaan anda ketika melihat judul di atas, sama dengan yang saya rasakan pertama kali mendengar dan melihat PTC (Paid to Click) atau mendapatkan uang dari Online di Internet. Tapi ketika saya mencoba atas anjuran teman ternyata bener… dapat uang sungguhan.
Saya akan berbagi caranya agar anda dapat mencobanya sendiri sehingga anda dapat membuktikannya, lagian gak rugi nyobak, soalnya GRATIS. Bagi anda yang belum daftar cukup klik Gambar IDR-CLICKIT di atas.
untuk mendaftar juga bisa ikuti link: http://www.idr-clickit.com/register.php/uttha.html
(lihat bukti pembayarannya: http://www.nugie.web.id/tag/idr-clickit)
11/30/2010 10:36:00 AM

Disbudpar Prediksi PAD 2011 Naik

Diposkan oleh tuGOWA

GOWA, BKM--Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Gowa (Disbudpar) memprediksikan jika tahun anggaran 2011 nanti, target PAD (pendapatan asli daerah) bisa naik hingga 17 persen.
Hal itu menjadi optimisme jajaran Disbudpar sebab bertolak dari realisasi capaian PAD tahun 2010 ini, mampu mendongkrak pendapatan sektor kepariwisataan melampaui dari target Rp 215 juta yakni merealisasikan hingga 122 persen.''Makanya, kami optimis jika PAD kepariwisataan di tahun 2011 nanti, memungkinkan merealisasikan lebih besar atau bisa naik hingga Rp 45 juta dari target sekarang. Intinya, tahun anggaran baru nanti kita estimasi target Rp 260 juta. Kami yakin itu bisa tercapai, apalagi nanti kawasan istana Balla Lompoa pasca revitalisasi nanti akan dikelola secara proporsional dan profesional. Tentunya akan menyedot investasi yang lebih besar lagi,'' kata Kadis Kebudayaan dan Pariwisata Gowa, Rimba Alam Pangeran, Senin (29/11) kemarin di kantornya.
Dikatakan Rimba, dari tahun ke tahun investasi yang diraup pihaknya cukup besar. Belum lagi dari retribusi obyek wisata air terjun yang kini terdapat di sekitar 10 lokasi di Gowa. Kawasan wisata lainnya seperti hutan pinus, kolam renang Salewangang dan kawasan wisata embun pagi dan masih banyak lainnya yang bertebaran di 18 kecamatan baik dataran tinggi maupun dataran rendah.
Kawasan istana Balla Lompoa pasca revitalisasi nanti, tambah Rimba, akan menjadi potensi besar dan tentunya ikon besar kepariwisataan di Gowa pada khususnya dan Sulsel pada umumnya. Selain Balla Lompoa, potensi pain ball (salah satu permainan keangkasan dan sportivitas) yang dikembangkan di hutan pinus Malino sangat menjanjikan. Sejak dikembangkan di Malino tahun 2006 lalu, sarana bermain weekand ini sudah mampu menyetor PAD sebesar Rp 120 juta bersih. (Sar)

0 komentar: