Welcome to Blog na tu GOWA...*** Dikelola jurnalis Gowa, orang Gowa, dan mereka yang peduli terhadap Gowa ***Kami menerima tulisan/opini/artikel/saran/kritik/kritik tentang GOWA, karena Gowanu, Gowaku, Gowata. Kami berhak tidak menerbitkan tulisan dengan berbagai pertimbangan. Terima Kasih *** Kirimkan tulisan/artikel/opini ke tugowa.news@gmail.com
CARA MENDAPATKAN UANG GRATIS
Perasaan anda ketika melihat judul di atas, sama dengan yang saya rasakan pertama kali mendengar dan melihat PTC (Paid to Click) atau mendapatkan uang dari Online di Internet. Tapi ketika saya mencoba atas anjuran teman ternyata bener… dapat uang sungguhan.
Saya akan berbagi caranya agar anda dapat mencobanya sendiri sehingga anda dapat membuktikannya, lagian gak rugi nyobak, soalnya GRATIS. Bagi anda yang belum daftar cukup klik Gambar IDR-CLICKIT di atas.
untuk mendaftar juga bisa ikuti link: http://www.idr-clickit.com/register.php/uttha.html
(lihat bukti pembayarannya: http://www.nugie.web.id/tag/idr-clickit)
11/19/2010 06:57:00 AM

Hari Jadi Gowa ke 690 Diperingati Sederhana

Diposkan oleh tuGOWA


GOWA, BKM-- Peringatan hari jadi Gowa ke-690 yang jatuh pada 17 Nopember tahun ini, digelar sederhana Kamis (18/11). Hanya orasi Bupati Gowa serta ziarah ke makam Sultan Hasanuddin yang menjadi rangkaiannya. ''Tahun ini, hari jadi Gowa kita peringati sangat sederhana sekali. Soalnya, pada bulan ini banyak kegiatan yang membuat kita tidak bisa eksis dan secara full memperingati momen ulang tahun daerah tercinta ini. Saya malah minta maaf kepada kalangan ibu-ibu yang sudah mempersiapkan baju bodonya untuk hari jadi Gowa ini. Tapi, baju bodo itu akan kita gunakan pada peresmian revitalisasi istana Balla Lompoa dalam waktu dekat. Kita akan porsir di perhelatan itu nanti,'' terang Bupati Gowa, H Ichsan YL mengawali orasinya pada sidang paripurna istimewa DPRD Gowa, kemarin pukul 09.00 Wita di baruga Krg Galesong Pemkab Gowa.
Dalam orasinya itu, Ichsan menyebutkan sejumlah program pembangunan yang telah mendongkrak keberhasilan daerah ini. Antara lain yang menjadi fokusnya adalah program pendidikan yang dari tahun ke tahun sejak masa kepemimpinannya dua periode ini, menunjukkan sebuah optimesme besar dalam peningkatan mutu pendidikan di daerah ini.
Dikatakan Ichsan, pembangunan bidang pendidikan mengalami kemajuan besar dengan tersedianya sarana dan prasarana sekolah mulai dari tingkat TK, SD, SMP hingga SMA sederajatnya. Bukan hanya pendidikan formal yang memicu peningkatan kualitas pendidikan generasi di Gowa, tapi juga termasuk peningkatan pendidikan informal dengan tersedianya beberapa sarana olahraga dalam kawasan Syekh Yusuf Discovery yang didalamnya terdapat patung Patonrosebagai pusat kajian pendidikan kesejarahan.
Semua momen ini, kata bupati ke sembilan Gowa ini, tergenjot dengan pengalokasian anggaran pendidikan yang cukup signifikan. Dan pada tahun ini, tambah bupati yang tampil mengenakan songkok Patompeng berwarna merah ini, alokasi anggaran pendidikan sebesar 22,37 persen dari total APBD.
Di sisi lain, pemerintah kabupaten telah melaksanakan berbagai program sinergitas dalam rangka mengurangi jumlah penduduk yang buta aksara.
Sementara terkait pengaruh program pendidikan gratis khususnya pada angka putus sekolah (APS) pada tingkat SD/MI/Paket A mengalami penurunan paling signifikan tahun 2009. Angka ini menurun tajam sebesar 76,7 persen. APS pada tingkatan SMA/SMK/MA/Paket C pada tahun 2008 juga menurun hingga 55,1 persen sedang APS pada tingkat SMP/MTs/Paket B menurun sebesar 19,8 persen tahun 2008 dan menurun hingga 85,4 persen pada tahun 2009 lalu.
''Semua upaya kita melalui program pendidikan meraup berbagai prestasi hingga ke nasional. Prestasi yang cukup menggembirakan adalah berhasilnya Gowa meraih otonomi award 2010 kategori daerah dengan terobosan inovatif bidang pendidikan dari FIPO, penghargaan tertinggi bidang pendidikan dari Unesco Literacy Price serta penghargaan Aksara atas kepedulian pemberantasan buta aksara di tingkat provinsi dari Menteri Pendidikan Nasional tahun 2009. Semoga capain prestasi-prestasi ini lebih memacu motivasi bagi kita semua untuk lebih meningkatkan kualitas pendidikan di masa datang utamanya guna meningkatkan akses masyarakat terhadap layanan pendidikan yang telah dituangkan dalam bentuk Perda No 4 tahun 2008 tentang pendidikan gratis yang intinya mengurangi beban orangtua siswa,'' beber Ichsan.
Tahun 2010 ini pun, Gowa sebut bupati makin unjuk gigi setelah program inovatif di bidang pendidikan dalam bentuk revolusi metode pembelajaran bernama Punggawa D'Emba Education Program diujicobakan pada 20 sekolah mulai SD hingga SMA dengan alokasi anggaran Rp 2 miliar. Tujuannya, sebut Ichsan tidak lain untuk peningkatan kualitas guru dan peserta didiknya dalam memahami materi pelajaran, memiliki keterampilan hidup, positif mindset, jiwa nasionalisme yang tinggi serta memahmi kebudayaan lokal.
Sementara itu, Ketua DPRD Gowa, H Ansar Usman menyikapi turun temurun kemajuan pembanguna daerah mengatakan, semua yang telah tampak di depan mata termasuk yang menjadi perencanaan pemerintah merupakan salah satu sasaran mengantar masyarakat Gowa menuju masyarakat sejahtera dan makmur. ''Kita melihat bukan hanya sektor pendidikan, tapi termasuk sektor kesehatan melalui kesehatan gratis, sektor irigasi dengan perbaikan/pembangunan saluran primer dan sekunder, sektor pertanian dengan program IPAT BO, sektor pekerjaan umum dalam peningkatan infrastruktur jalan dan sebagainya, sektor perekonomian, sektor pertambangan dan energi, hingga sektor keamanan dan ketertiban semuanya mengacu pada upaya penggenjotan pendapatan asli daerah,'' kata Ansar Usman. (Sar)

0 komentar: