Welcome to Blog na tu GOWA...*** Dikelola jurnalis Gowa, orang Gowa, dan mereka yang peduli terhadap Gowa ***Kami menerima tulisan/opini/artikel/saran/kritik/kritik tentang GOWA, karena Gowanu, Gowaku, Gowata. Kami berhak tidak menerbitkan tulisan dengan berbagai pertimbangan. Terima Kasih *** Kirimkan tulisan/artikel/opini ke tugowa.news@gmail.com
CARA MENDAPATKAN UANG GRATIS
Perasaan anda ketika melihat judul di atas, sama dengan yang saya rasakan pertama kali mendengar dan melihat PTC (Paid to Click) atau mendapatkan uang dari Online di Internet. Tapi ketika saya mencoba atas anjuran teman ternyata bener… dapat uang sungguhan.
Saya akan berbagi caranya agar anda dapat mencobanya sendiri sehingga anda dapat membuktikannya, lagian gak rugi nyobak, soalnya GRATIS. Bagi anda yang belum daftar cukup klik Gambar IDR-CLICKIT di atas.
untuk mendaftar juga bisa ikuti link: http://www.idr-clickit.com/register.php/uttha.html
(lihat bukti pembayarannya: http://www.nugie.web.id/tag/idr-clickit)
11/18/2010 05:58:00 AM

Prosesi Accera Kalompoang di Gelar Sederhana

Diposkan oleh tuGOWA


GOWA-RB. Tradisi ritual Accera' Kalompoang yang dilaksanakan oleh keluarga kerajaan Gowa bersama Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gowa usai shalat Idul Adha, syarat dengan makna seperti yang dilaksanakan di Museum Balla Lompoa Istana, Rabu (17/11).
Prosesi Accera' Kalompoang atau pencucian benda-benda pusaka kerajaan tidak seperti biasanya yang hanya dihadiri beberapa keluarga kerajaan saja yang terlibat langsung dalam pencucian tersebut yang dipimpin langsung Putra Mahkota Raja Gowa Andi Kumala A Idjo, SH.
Sementara, dari Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gowa dihadiri oleh Bupati Gowa H Ichsan Yasin Limpo, Wakil Bupati H Abdul Razak Badjidu, para Muspida, Sekkan HM Yusuf Sommeng serta dari kalangan wartawan.
Hal tersebut disebabkan karena museum kebanggaan warga Gowa ini masih dalam tahap pengangkatan atau revitalisasi tahap terakhir. Olehnya itu, pihak panitia hanya mengundang wakil dari pemerintah saja.
Bupati Gowa H Ichsan Yasin Limpo didampingi Andi Kumala A Idjo usai acara mengatakan, melalui penulusuran terhadap jejak masa silam, kita akan menemukan wilayah Gowa sebagai daerah kerajaan besar di nusantara yang memiliki karakteristik, nilai-nilai budaya dan keagamaan khususnya agama Islam.
Ichsan mengakui, hingga saat ini tradisi kerajaan itu masih dipegang teguh oleh seluruh masyarakatnya. Bahkan, nilai-nilai tersebut menjadi landasan filosofis masyarakat Gowwa untuk bertindak dan berprilaku.
Dikatakan, garis panjang tersebut bukan hanya mengantarkan kita kepada sebuah kebanggaan terhadap kejayaan masa lalu. Namun, lebih dari itu kita akan mengenal eksistensi diri, kita mengetahui bagaimana orang Gowa memperjuangkan harkat dan martabatnya. Sebuah perjuangan yang sukses diwujudkan oleh figur Sultan Hasanuddin dan Syekh Yusuf Al-Makassari.
Dengan Demikian acara Accera' Kalompoang ini tetap memberikan kegairahan, harapan dan kerinduan baru terhadap tatanan masyarakat lebih baik dalam kehidupan saat ini dan masa yang akan datang. karenanya, makna Accera' Kalompoang ini seharusnya dilettakan dengan sebaik-baiknya.
''Melalui momentum upacara Accera' Kalompoang yang waktunya bersamaan dengan Hari Jadi Gowa yang Ke-690 ini, saya atas nama pemerintah Kabupaten Gowa, jajaran dan masyarakat mari kita tingkatkan persatuan dan kesatuan dalam mengakselerasi pembangunan daerah yang berbudaya dan sipakatau dalam menjawab tantangan pembangunan daerah dewasa ini,''harapnya. (k7).

0 komentar: