Welcome to Blog na tu GOWA...*** Dikelola jurnalis Gowa, orang Gowa, dan mereka yang peduli terhadap Gowa ***Kami menerima tulisan/opini/artikel/saran/kritik/kritik tentang GOWA, karena Gowanu, Gowaku, Gowata. Kami berhak tidak menerbitkan tulisan dengan berbagai pertimbangan. Terima Kasih *** Kirimkan tulisan/artikel/opini ke tugowa.news@gmail.com
CARA MENDAPATKAN UANG GRATIS
Perasaan anda ketika melihat judul di atas, sama dengan yang saya rasakan pertama kali mendengar dan melihat PTC (Paid to Click) atau mendapatkan uang dari Online di Internet. Tapi ketika saya mencoba atas anjuran teman ternyata bener… dapat uang sungguhan.
Saya akan berbagi caranya agar anda dapat mencobanya sendiri sehingga anda dapat membuktikannya, lagian gak rugi nyobak, soalnya GRATIS. Bagi anda yang belum daftar cukup klik Gambar IDR-CLICKIT di atas.
untuk mendaftar juga bisa ikuti link: http://www.idr-clickit.com/register.php/uttha.html
(lihat bukti pembayarannya: http://www.nugie.web.id/tag/idr-clickit)
12/14/2010 10:00:00 AM

Bangkitkan Budaya Bahari

Diposkan oleh tuGOWA


Hari Nusantara Tingkat Kabupaten Gowa diperingati dengan inspektur upacara Bupati Gowa H Ichsan Yasin Limpo dihadiri Wabup H Abdul Razak Badjidu, Sekkab HM Yusuf Sommeng, para pimpinan SKPD serta seluruh pegawai yang berlangsung di depan Kantor Bupati Gowa, Senin (13/12).
Sambutan Menteri Kelautan dan Perikanan RI yang dibacakan Bupati Gowa H Ichsan Yasin Limpo mengatakan, peringatan Hari Nusantara yang puncaknya berlangsung di Kota Balikpapan Propinsi Kalimantan Timur merupakan hari nasional resmi walaupun tidak merupakan hari libur didasarkan keputusan Presiden RI Nomor 126 tahun 2001. Ini adalah momeng hati yang dibangun Gus Dur agar kita selalu ingat bahwa Indonesia merupakan negara kepulauan dan kita adalah bagian dari bahari.
Hari Nusantara ini adalah suatu bentuk penghormatan atas keberanian dan kegagahan bangsa Indonesia pada tanggal 13 Desember 1957 mendeklarasikan laut pedalaman sebagai kesatuan wilayah NKRI. Hal ini adalah karya besar dan fenomenal bagi negara dan bangsa baru yang bernama Indonesia. Dengan keberaniannya secara sepihak menyatakan kepada dunia bahwa batas perairan laut teritorial Indonesia adalah 12 mil laut.
''Deklarasi tersebut merupakan konsistensi perlawanan terhadap warisan kolonialisme dan imprealisme yang secara laten meringkihkan kedaulatan Indonesia. Dengan pandangan visionernya para pendiri republik melihat ke depan dampak negatif dari ordonansi tentang laut teritorial dan lingkungan maritim,''jelasnya.
Lanjut dia, tindakan ini seperti gugatan terhadap hukum laut internasional yang tidak memihak pada kepentingan negara kepulauan. Pernyataan Indonesia saat itu mengundang reaksi banyak negara termasuk Australia dan Singapura. Namun, bangsa Indonesia tidak pernah berhenti berjuang untuk mempertahankan kepentingan nasional. Akhir tahun 1982 di dalam konvensi hukum laut internasional dan Indonesia diakui sebagai negara kepulauan terbesar di dunia. Oleh karenanya, tidak beralasan bagi kita untuk tidak memperingatinya setiap tahun. Deklarasi itu mengandung makna dan arti sebagai penyatuan wilayah NKRI.
''Sebagai negara kesatuan maka perairan laut terletak diantara beribu-ribu pulau di Indonesia dinyatakan sebagai laut nusantara yang merupakan wilayah kedaulatan mutlak NKRI. Dengan demikian, wilayah nasional Indonesia adalah suatu hamparan perairan laut luas dengan berpuluhan ibu pulau tersebar di dalamnya yang merupakan suatu wilayah kesatuan laut dan pulau

0 komentar: