Welcome to Blog na tu GOWA...*** Dikelola jurnalis Gowa, orang Gowa, dan mereka yang peduli terhadap Gowa ***Kami menerima tulisan/opini/artikel/saran/kritik/kritik tentang GOWA, karena Gowanu, Gowaku, Gowata. Kami berhak tidak menerbitkan tulisan dengan berbagai pertimbangan. Terima Kasih *** Kirimkan tulisan/artikel/opini ke tugowa.news@gmail.com
CARA MENDAPATKAN UANG GRATIS
Perasaan anda ketika melihat judul di atas, sama dengan yang saya rasakan pertama kali mendengar dan melihat PTC (Paid to Click) atau mendapatkan uang dari Online di Internet. Tapi ketika saya mencoba atas anjuran teman ternyata bener… dapat uang sungguhan.
Saya akan berbagi caranya agar anda dapat mencobanya sendiri sehingga anda dapat membuktikannya, lagian gak rugi nyobak, soalnya GRATIS. Bagi anda yang belum daftar cukup klik Gambar IDR-CLICKIT di atas.
untuk mendaftar juga bisa ikuti link: http://www.idr-clickit.com/register.php/uttha.html
(lihat bukti pembayarannya: http://www.nugie.web.id/tag/idr-clickit)
9/27/2011 04:02:00 PM

Jangan Jadi Haji Kumat

Diposkan oleh tuGOWA

* Bupati Gowa Lepas 659 JCH Gowa

GOWA, BKM-- Bupati Gowa, H Ichsan YL menegaskan agar jamaah calon haji asal Gowa dapat berangkat selamat ke tujuan. Bahkan Ichsan berpesan agar JCH Gowa tidak hanya berangkat hanya untuk menyandang sebagai haji tobat dan pulang menjadi haji kumat.

"Saya berharap warga Gowa yang akan berhaji tahun ini menjadi haji yang mabrur. Mabrur selama di tanah suci dan mabrur setelah pulang kembali ke tanah air. Dan tolong diingat, jangan menjadi haji kumat atau kumat kenakalannya setelah sepulang berhaji," ucap bupati diiringi tawa JCH di Masjid Agung Syekh Yusuf saat pelepasan secara resmi JCH Gowa, Selasa (27/9) pagi.

Bupati juga memberikan sejumlah arahan agar JCH Gowa selama melaksanakan ibadah haji dapat menjaga dan melaksanakan ibadahnya dengan baik.

"Jangan sia-siakan haji hanya karena untuk mencium hajar aswat. Tanpa mencium hajar aswat ibu-ibu tetap cantik, bapak-bapak juga tetap berwajah cerah. Perlu diingat bahwa siapapun yang mencium hajar aswat pasti berdosa sebab hajar aswat adalah hanya sebongkah batu yang tidak membawa apa-apa. Hukumnya mencium hajar aswat hanya sunnah. Meski sunnah, tapi sebaiknya hal ini tidak usah menjadi target jamaah calon haji sebab mencium hajar aswat pastilah berdosa karena jelas menyakiti jamaah lainnya yakni mendorong, menyikut orang lain saat hendak mendekati hajar aswat,'' ulas bupati lagi.

Sementara itu, Kepala Kemenag RI Kab. Gowa, H Ahmad Muhajir mengatakan, dalam rangkaian persiapan pemberangkatan jamaah calon haji Gowa, telah dilakukan bimbingan dan manasik selama 14 kali. 11 kali dilakukan di tingkat kecamatan dan 4 kali di tingkat kabupaten. Saat ini kata Ahmad Muhajir, berdasar data sementara jumlah JCH Gowa yang akan diberangkatkan mulai Oktober mendatang itu sebanyak 624 orang meliputi peserta haji 599 orang, 3 orang TPHD dan tambahan usia lansia 22 orang.

JCH Gowa akan berangkat pertama melalui kloter 7 bergabung dengan JCH Takalar. Pada kloter 7 ini jumlah jamaah Gowa sebanyak 90 orang. Kloter 7 akan masuk asrama haji di Sudiang 7 Oktober dan berangkat ke Mekkah esoknya.

Pada pemberangkatan kedua Kloter 31 merupakan kloter utuh Gowa dengan JCH sebanyak 365 orang. Jamaah kloter 31 ini akan masuk asrama pada 26 Oktober dan berangkat 27 Oktober ke tanah suci. Sedang kloter 42 kemungkinan akan bergeser ke kloter 43 jika JCH Gowa masih bertambah jamaahnya. Untuk sementara ini, kata Ahmad Muhajir, JCH pada kloter 42 berjumlah 215 orang. (sar/beritakotamakassar)
Powered by Uttha @Telkomsel BlackBerry®

0 komentar: