Welcome to Blog na tu GOWA...*** Dikelola jurnalis Gowa, orang Gowa, dan mereka yang peduli terhadap Gowa ***Kami menerima tulisan/opini/artikel/saran/kritik/kritik tentang GOWA, karena Gowanu, Gowaku, Gowata. Kami berhak tidak menerbitkan tulisan dengan berbagai pertimbangan. Terima Kasih *** Kirimkan tulisan/artikel/opini ke tugowa.news@gmail.com
CARA MENDAPATKAN UANG GRATIS
Perasaan anda ketika melihat judul di atas, sama dengan yang saya rasakan pertama kali mendengar dan melihat PTC (Paid to Click) atau mendapatkan uang dari Online di Internet. Tapi ketika saya mencoba atas anjuran teman ternyata bener… dapat uang sungguhan.
Saya akan berbagi caranya agar anda dapat mencobanya sendiri sehingga anda dapat membuktikannya, lagian gak rugi nyobak, soalnya GRATIS. Bagi anda yang belum daftar cukup klik Gambar IDR-CLICKIT di atas.
untuk mendaftar juga bisa ikuti link: http://www.idr-clickit.com/register.php/uttha.html
(lihat bukti pembayarannya: http://www.nugie.web.id/tag/idr-clickit)
9/27/2011 03:05:00 PM

Sugianto Klaim Sudah Didukung 5 Kecamatan

Diposkan oleh tuGOWA

Sungguminasa - Sekretaris Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Kabupaten Gowa Sugianto Pettanagara memastikan diri maju dalam pencalonan Ketua KNPI Gowa yang akan digelar akhir bulan ini.
Ia bahkan berani mengklaim sudah mendapat dukungan lima kecamatan dari 18 kecamatan pemilik suara. Muskab akan memperebutkan 45 suara.
"Menjelang Muskab KNPI Gowa, saya menyatakan resmi maju menjadi kandidat Ketua KNPI Gowa. Kami mengusung agenda totalitas untuk pemuda, kemandirian pemuda, kreativitas pemuda, pembangunan karakter pemuda, dan tanggung jawab peran pemuda membangun daerah," jelas Sugianto, Selasa (27/09/2011).
Anto, sapaan akrabnya, mengaku siap mengakomodir dan memanej potensi pemuda, potensi alumni OKP, potensi sinergi dengan stakeholder baik pemerintah, legislatif, pengusaha dan tokoh agama, tokoh partai serta seluruh komponen di Kabupaten Gowa.
"Kami siap menang atau kalah dalam pesta demokrasi ini. Saya harap kandidat lain juga begitu. Ini hanya proses kehidupan pemuda bukan tujuan akhir dari pemuda. Makanya tidak perlu ada saling menciderai. Kalau era muda tidak ada cidera dalam hubungan sosial maka karakter itu akan terbawa sampai tua nanti walaupun banyak perbedaan di dalamnya," katanya.(*)
Powered by UTE-tribun@Telkomsel BlackBerry®

0 komentar: