Welcome to Blog na tu GOWA...*** Dikelola jurnalis Gowa, orang Gowa, dan mereka yang peduli terhadap Gowa ***Kami menerima tulisan/opini/artikel/saran/kritik/kritik tentang GOWA, karena Gowanu, Gowaku, Gowata. Kami berhak tidak menerbitkan tulisan dengan berbagai pertimbangan. Terima Kasih *** Kirimkan tulisan/artikel/opini ke tugowa.news@gmail.com
CARA MENDAPATKAN UANG GRATIS
Perasaan anda ketika melihat judul di atas, sama dengan yang saya rasakan pertama kali mendengar dan melihat PTC (Paid to Click) atau mendapatkan uang dari Online di Internet. Tapi ketika saya mencoba atas anjuran teman ternyata bener… dapat uang sungguhan.
Saya akan berbagi caranya agar anda dapat mencobanya sendiri sehingga anda dapat membuktikannya, lagian gak rugi nyobak, soalnya GRATIS. Bagi anda yang belum daftar cukup klik Gambar IDR-CLICKIT di atas.
untuk mendaftar juga bisa ikuti link: http://www.idr-clickit.com/register.php/uttha.html
(lihat bukti pembayarannya: http://www.nugie.web.id/tag/idr-clickit)
1/28/2009 12:03:00 AM

Renungkan

Diposting oleh tuGOWA



"Ia yang datang, akan pergi. Seorang penguasa, pengemis atau pertapa - setiap orang yang lahir pasti mati. Menghembuskan nafas terakhir di atas tahta,
atau diseret ke dalam kubur dengan kaki dan tangan terikat,
apa bedanya?"

Kabir (1398-1448)
Seorang penyair mistik dan orang suci dari India. Menurut legenda, ia lahir dari seorang perawan. Dikatakan bahwa ibunya hamil setelah mengunjungi sebuah kuil Hindu. Setelah melahirkan anaknya diadopsi seorang Muslim dan dibesarkan dalam komunitas penenun Islam.

Selanjutnya...
1/26/2009 09:48:00 PM

Renungkan

Diposting oleh tuGOWA

"Tempat untuk berbahagia itu di sini. Waktu untuk berbahagia itu kini.
Cara untuk berbahagia ialah dengan membuat orang lain berbahagia."

Happiness is the only good. The time to be happy is now. The place to be happy is here.
The way to be happy is to make others so.

Robert Green Ingersoll (11 Agustus 1833-21 Juli 1899)
Seorang veteran perang saudara Amerika, pemimpin politik, dan ahli pidato selama masa Golden Age of Freethought, catatan atas berbagai budaya dan pembelaan agnostisme.


Selanjutnya...
1/25/2009 09:46:00 PM

Renungkan

Diposting oleh tuGOWA


"Terlalu banyak cerita yang terjadi dalam satu tahun terakhir. Banyak kejadian dan beberapa di antaranya sangat menyentuh, dan sulit untuk dilupakan. Banyak kenangan membantu kita belajar untuk menghargai, dan membuat kita lebih kuat, lebih indah. Semua orang baik hati di dunia ini. Happy Chinese New Year!"

Zhang Ziyi (Beijing, 9 Februari 1979)
Salah satu aktris Cina yang paling terkenal. Ia salah satu dari Four Young Dan actresses in China. Membintangi Crouching Tiger, Hidden Dragon, pemeran geisha Sayuri Nitta dalam Memoirs of a Geisha ini. Majalah Forbes di China menempatkan Zhang Ziyi di peringkat kedua, setelah pemain NBA, Yao Ming. Zhang Ziyi juga tercantum dalam daftar 100 wanita tercantik dunia, versi majalah Harpers & Queen. Serta puluhan penghargaan telah diterimanya.

Selanjutnya...
1/22/2009 10:47:00 PM

Renungkan

Diposting oleh tuGOWA


"Jadilah bambu. Jangan jadi pisang. Daunnya lebar membuat anaknya tidak kebagian sinar matahari. Bambu lain: rela telanjang asal anaknya, rebung, pakaiannya lengkap."

Prof Dr Nurcholish Madjid (Jombang, Jawa Timur, 17 Maret 1939-Jakarta, 29 Agustus 2005)
Lebih populer dipanggil Cak Nur adalah seorang pemikir Islam, cendekiawan, dan budayawan Indonesia. Cak Nur merupakan ikon pembaruan pemikiran dan gerakan Islam di Indonesia. Gagasannya tentang pluralisme telah menempatkannya sebagai intelektual Muslim terdepan, terlebih di saat Indonesia sedang terjerumus di dalam berbagai kemorosotan dan ancaman disintegrasi bangsa.

Selanjutnya...
1/05/2009 09:47:00 PM

Renungkan

Diposting oleh tuGOWA

"Uang merupakan hamba yang sangat baik, tetapi tuan yang sangat buruk."

Money is in some respects life's fire: it is a very excellent servant, but a terrible master.

Phineas Taylor Barnum (5 Juli 1810-7 April 1891)
Seorang pemain sandiwara Amerika. Tahun 1835 ia memulai pertunjukan dengan menampilkan seorang budak perempuan, Joice Heth, yang diklaim Barnum pernah merawat George Washinton. Selama 30 tahun Barnum memiliki sebuah museum di kota New York. Ia mengkoleksi orang-orang aneh dan benda-benda aneh dari seluruh penjuru dunia. Pemandangan yang paling menarik di Museum Amerika Barnum adalah seorang kerdil bernama Charles S Stratton. Orang kerdil ini hanya setinggi 63.5 cm dan beratnya hanya tujuh kilogram. Ia dijuluki oleh Barnum sebagai 'General Tom Thum' -- Jenderal Tom Jempol.

Selanjutnya...
1/04/2009 09:25:00 PM

Renungkan

Diposting oleh tuGOWA

"Saya mempunyai data yang membandingkan harga sekilo pesawat terbang dengan harga sekilo beras. Satu kilo pesawat harganya 30.000 dolar AS dan satu kilo beras harganya 7 sen. Jika Anda hendak membayar satu kilo barang berteknologi tinggi dengan satu kilo beras, rasanya kita tidak akan sanggup memenuhi permintaann tersebut."

I have some figures which compare the cost of one kilo of airplane compared to one kilo of rice. One kilo of airplane costs thirty thousand US dollars and one kilo of rice is seven cents. And if you want to pay for your one kilo of high-tech products with a kilo of rice, I don't think we have enough.

BJ Habibie (Parepare, 25 Juni 1936)
Bernama lengkap Prof Dr Ing Dr Sc h c Bacharuddin Jusuf Habibie. Presiden RI Ketiga (1998-1999), pendiri dan Ketua Dewan Pembina The Habibie Center.
Habibie merupakan anak keempat dari delapan bersaudara, pasangan Alwi Abdul Jalil Habibie dan RA. Tuti Marini Puspowardojo. Habibie yang menikah dengan Hasri Ainun Habibie pada tanggal 12 Mei 1962 ini dikaruniai dua orang putra yaitu Ilham Akbar dan Thareq Kemal.
Beliau belajar teknik mesin di Institut Teknologi Bandung tahun 1954. Pada 1955-1965 dia melanjutkan studi teknik penerbangan, spesialisasi konstruksi pesawat terbang, di RWTH Aachen, Jerman Barat, menerima gelar diplom ingineur pada 1960 dan gelar doktor ingineur pada 1965 dengan predikat summa cum laude. Dia kemudian bekerja di Messerschmitt-Bölkow-Blohm di Hamburg, hingga mencapai puncak karir sebagai wakil presiden bidang teknologi. Pada 1973 kembali ke Indonesia atas permintaan mantan presiden Soeharto.

Selanjutnya...
1/02/2009 09:35:00 PM

Delapan Kado Indah

Diposting oleh tuGOWA


Memberikan sebuah ungkapan penghargaan atau kado kepada seseorang tak harus berupa barang mewah atau berharga lainnya. Tiap orang punya karakter dan keinginan berbeda. Mengenalinya membuat Anda mudah untuk menentukan pilihan yang tepat buat buah hati Anda, pujaan hati Anda, atau orang Anda kasihi.

Berikut ini ada delpan kado indah yang tak perlu mengeluakan banyak uang. Cukup keyakinan dan ketulusan, niscaya orang yang Anda kasihi akan terkenang karenanya.

1. Kehadiran: jadikan kehadiran anda sebagai pembawa kebahagiaan

2. Mendengar: tatap wajahnya, tidak perlu menyela, mengkritik, apalagi menghakimi, biarkan ia menuntaskannya, ini memudahkan anda memberikan tanggapan yang tepat setelah itu, tidak harus berupa diskusi atau penilaian, sekedar ucapan terima kasihpun akan terdengar manis baginya

3. Diam: seperti kata-kata, di dalam diam juga ada kekuatan, diam bisa dipakai untuk menghukum, mengusir atau membingungkan orang. Tapi lebih dari segalanya, diam juga bisa menunjukkan kecintaan kita pada seorang karena memberinya "ruang". Terlebih jika sehari-hari kita sudah terbiasa gemar menasehati, mengatur, mengkritik bahkan mengomel

4. Kebebasan: memberi kebebasan adalah salah satu perwujudan cinta, makna kebebasan bukanlah "kau bebas berbuat semaumu", lebih dalam dari itu, memberi kebebasan adalah memberinya kepercayaan penuh untuk bertanggung jawab atas segala hal yang ia putuskan atau lakukan

5. Keindahan: tampil indah dan rupawan juga merupakan sebuah kado yang indah, selain keindahan suasana di rumah, vas dan bunga segar cantik di ruang keluarga atu meja makan yang tertata indah misalnya

6. Tanggapan positif: tanpa sadar sering kita memberikan penilaian negatif terhadap pikiran, sikap, atautindakan orang yang kita sayangi. Seolah-olah tidak ada yang benar dari dirinya dan kebenaran mutlak hanya pada kita, kali ini coba hadiahkan tanggapan positif , nyatakan dengan jelas dan tulus. Coba anda ingat berapa kali dalam seminggu terakhir anda mengucapkan terima kasih atas segala hal yang dilakukannya demi anda, ingat-ingat pula pernahkah anda memujinya, kedua hal itu, ucapan terima kasih dan pujian (dan juga permintaan ma'af) adlah kado indah yang sering terlupakan

7. Kesediaan mengalah: tidak semua masalah layak menjadi bahan pertengkaran, apalagi sampai menjadi pertengkaran yang hebat, bila anda memikirkan hal ini, berarti anda siap memberikan kado "kesediaan mengalah". Kesediaan untuk mengalah juga dapat melunturkan sakit hati dan mengajak kita menyadari bahwa tidak ada manusia yang sempurna di dunia ini

8. Senyuman: percaya atau tidak, kekuatan senyuman amat luar biasa, senyuman, terlebih yang diberikan dengan tulus, bisa menjadi pencair hubungan yang beku, pemberi semangat dalam keputusasaan, pencerah suasana muram, bahkan obat penenang jiwa yang resah. Senyuman juga merupakan isyarat untuk membuka diri dengan dunia sekeliling kita, kapan terakhir kali anda menghadiahkan senyuman manis pada orang yang dikasihi?(berbagai sumber/muhtar muis)

Selanjutnya...
1/01/2009 11:34:00 PM

Renungkan

Diposting oleh tuGOWA


"Pandanglah hari ini. Kemarin sudah menjadi mimpi. Dan esok hari hanyalah sebuah visi. Tetapi, hari ini yang sungguh nyata, menjadikan kemarin sebagai mimpi kebahagiaan, dan setiap hari esok sebagai visi harapan."

Alexander Pope (21 May 1688 - 30 May 1744)
Seorang penyair besar dari Inggris pada abad ke-18. Dia terkenal suka menyindir kitab terjemahan Homer dan menjadi penyair ketiga yang paling sering dikutip karyanya selain William Shakespeare dan Tennyson.

Selanjutnya...
12/30/2008 09:40:00 PM

Renungkan

Diposting oleh tuGOWA

"Banyak kegagalan dalam hidup ini dikarenakan orang-orang tidak menyadari betapa dekatnya mereka dengan keberhasilan saat mereka menyerah."

Many of life's failures are people who did not realize how close they were to success when they gave up.

Thomas Alva Edison (11 Februari 1847-18 Oktober 1931)
Penemu dan pengusaha yang mengembangkan banyak peralatan penting, seperti bola lampu. Dijuluki Si Penyihir Menlo Park ini merupakan salah seorang penemu pertama yang menerapkan prinsip produksi massal pada proses penemuannya.

Selanjutnya...
12/29/2008 11:50:00 PM

Renungkan

Diposting oleh tuGOWA


"Setiap orang di dunia ini adalah seorang tamu, dan uangnya adalah pinjaman. Tamu itu pastilah akan pergi, cepat atau lambat, dan pinjaman itu haruslah dikembalikan."

Ibnu Mas'ud (wafat dalam usia 60 tahun, 32 Hijriah)
Abdullah bin Mas'ud pada awalnya dikenal sebagai pelayan dari Uqbah bin Abu Mu'aith dan salah satu sahabat Nabi Muhammad SAW yang terdahulu dalam memeluk agama Islam. Beliau memiliki kepandaian dan pengetahuan yang mendalam tentang Islam. Beliau memperoleh umur yang panjang dan hidup hingga masa Kalifah Utsman bin Affan dan meninggal yang disebabkan usia yang tua.

Selanjutnya...
12/29/2008 11:28:00 PM

Renungkan

Diposting oleh tuGOWA


"Jangan berpengeluaran lebih dari apa yang kamu punya, juga jangan cemburu dengan penghasilan orang lain. Mereka yang cemburu tidak akan pernah merasakan kedamaian."

Do not overestimate what you have received, nor ever envy others. He who envies others does not obtain peace of mind.

Buddha
Dalam bahasa Sansekerta berarti mereka yang sadar, yang mencapai pencerahan sejati. Sedangkan Sansekerta "Budh" berarti untuk mengetahui. Gelar kepada individu yang menyadari potensi penuh mereka untuk memajukan diri dan yang berkembang kesadarannya. Dalam penggunaan kontemporer, ia sering digunakan untuk merujuk Siddharta Gautama, guru agama dan pendiri agama Buddha (dianggap Buddha di masa inii"). Dalam penggunaan lain, ia merupakan tarikan dan contoh bagi manusia yang telah sadar. Penganut Buddha tidak menganggap Siddharta Gautama sebagai sang hyang Buddha pertama atau terakhir.

Selanjutnya...
12/28/2008 11:22:00 PM

Renungkan

Diposting oleh tuGOWA


"Niat adalah ukuran dalam menilai benarnya suatu perbuatan, oleh karenanya, ketika niatnya benar, maka perbuatan itu benar, dan jika niatnya buruk, maka perbuatan itu buruk."

Imam An Nawawi (Damascus, Muharram 631 H-24 Rajab 676 H)
Beliau adalah Yahya bin Syaraf bin Hasan bin Husain An-Nawawi Ad-Dimasyqiy, Abu Zakaria. Pada tahun 651 H ia menunaikan ibadah haji bersama ayahnya, kemudian ia pergi ke Madinah dan menetap disana selama satu setengah bulan lalu kembali ke Dimasyq. Pada tahun 665 H ia mengajar di Darul Hadits Al-Asyrafiyyah (Dimasyq) dan menolak untuk mengambil gaji. Imam An-Nawawi adalah seorang yang zuhud, wara' dan bertaqwa. Beliau sederhana, qana'ah dan berwibawa. Imam Nawawi meninggal pada 24 Rajab 676 H.

Imam Nawawi meninggalkan banyak sekali karya ilmiah yang terkenal. Jumlahnya sekitar empat puluh kitab, diantaranya dalam bidang hadist (Arba'in, Riyadhush Shalihin), dalam bidang fiqih (Minhajuth Thalibin, Raudhatuth Thalibin, Al-Majmu'), bidang bahasa (Tahdzibul Asma' wal Lughat), dan bidang akhlak (At-Tibyan fi Adab Hamalatil Qur'an, Bustanul Arifin, Al-Adzkar).

Selanjutnya...
12/22/2008 10:25:00 PM

Renungkan

Diposting oleh tuGOWA


"Aku telah sering mengatakan, dan lebih sering lagi berpikir, bahwa dunia ini adalah komedi bagi mereka yang berpikir, dan tragedi bagi mereka yang merasa."

I have often said, and oftener think, that this world is a comedy to those that think, a tragedy to those that feel - a solution of why Democritus laughed and Heraclitus wept.

Horace Walpole (London, 24 September 1717)
Putra terakhir Perdana Menteri Inggris Robert Walpole ini seperti ayahnya, dididik di Eton College dan King's College, Cambridge. Sebagai bangsawan dengan gelar 4th Earl of Orford, Walpole dikenal sebagai seorang politisi, penulis, pembaharu arsitektur, dan sepupu Lord Nelson, pahlawan Inggris dalam perang melawan Napoleon. Dia menulis Letters, dan buku terkenalnya The Castle of Otranto, novel yang memunculkan kejadian supranatural dan hantu. Sejak saat itu lahirlah apa dikenal sebagai genre sastra gothic, yang populer pada abad ke-18 dan abad ke-19. Selama hidupnya, Walpole tak pernah menikah.

Selanjutnya...
12/21/2008 11:34:00 PM

Renungkan

Diposting oleh tuGOWA


Kata yang paling indah dibibir umat manusia adalah kata "Ibu", dan panggilan paling indah adalah "Ibuku". Ini adalah kata yang penuh harapan dan cinta, kata manis dan baik yang keluar dari kedalaman hati.

Khalil Gibran bin Mikha'il bin Sa'ad (Lebanon, 6 Januari 1883-New York, 10 April 1931)
Seniman, penulis, filosof dan theologi. Wikipedia menulis, puisi Khalil ketiga terbanyak dalam sejarah setelah William Shakespeare dan Lao Tze (Laozi).

Selanjutnya...
12/20/2008 01:09:00 AM

Renungkan

Diposting oleh tuGOWA

"Saya hanya memiliki tiga hal untuk diajarkan: kesederhanaan, kesabaran, rasa kasihan.
Ketiga hal ini ada harta terbesarmu."

I have just three things to teach: simplicity, patience, compassion.
These three are your greatest treasures.

Lao Tzu (Tionghoa, 570-470 SM)
Merupakan ahli filsafat yang terpopuler dan pendiri Taoisme. Riwayat hidupnya tidak banyak terdapat dalam catatan sejarah, tetapi kewujudannya terbukti dalam catatan sejarah Tiongkok, Shiji. Menurut kitab Shiji, Lao Zi memiliki nama asli Lier, nama panggilannya Boyang dan nama almarhum kehormatannya Dan. Ia merupakan ketua pustakawan Chuguo pada zaman dinasti Zhou.

Selanjutnya...
12/18/2008 10:52:00 PM

Renungkan

Diposting oleh tuGOWA


"Kebahagiaan adalah ketika apa yang kamu pikirkan, apa yang kamu katakan, dan apa yang kamu lakukan berjalan selaras."
"Happiness is when what you think, what you say, and what you do are in harmony."

Mohandas Karamchand Gandhi (2 Oktober 1869-30 Januari 1948)
Dipanggil juga Mahatma Gandhi. Ia adalah seorang pemimpin spiritual dan politikus dari India. Tokoh paling penting yang terlibat dalam gerakan kemerdekaan India. Dia adalah aktivis yang tidak menggunakan kekerasan, yang mengusung gerakan kemerdekaan melalui aksi demonstrasi damai.
Prinsip Gandhi, satyagraha, sering diterjemahkan sebagai "jalan yang benar" atau "jalan menuju kebenaran", telah menginspirasi berbagai generasi aktivis-aktivis demokrasi dan anti-rasisme seperti Martin Luther King, Jr. dan Nelson Mandela. Gandhi tidak pernah menerima penghargaan perdamaian nobel, meski dia dinominasikan lima kali antara 1937 dan 1948.

Selanjutnya...
12/18/2008 09:49:00 PM

Renungkan

Diposting oleh tuGOWA


"Ketahuilah, apapun yang menjadikanmu tergetar, itulah Yang Terbaik untukmu ! Dan karena itulah, Qalbu seorang pecinta-Nya lebih besar daripada Singgasana-Nya."

Jalaluddin Rumi (Afghanistan, 30 September 1207-1273)
Menyandang nama lengkap Jalaluddin Muhammad bin Muhammad al-Balkhi al-Qunuwi. Adapun panggilan Rumi karena sebagian besar hidupnya dihabiskan di Konya (kini Turki), yang dahulu dikenal sebagai daerah Rum (Roma). Ia bukan sekadar penyair, tetapi ia juga tokoh sufi yang berpengaruh pada zamannya. Guru nomor satu tarekat Maulawiah --sebuah tarekat yang berpusat di Turki dan berkembang di daerah sekitarnya. Tarekat Maulawiah pernah berpengaruh besar dalam lingkungan Istana Turki Utsmani dan kalangan seniman pada sekitar tahun l648.

Selanjutnya...
12/17/2008 11:15:00 PM

Pendidikan, Masihkah Moralitas Diajarkan?

Diposting oleh tuGOWA

Dunia pendidikan belakang ini sering tercoreng ulah oknum-oknum mahasiwa yang "mencoba" berjuang dengan mengatasnamakan kepentingan rakyat namun malah "menganiaya" rakyat. Sadar atau tidak sadar, gerakan mahasiswa tahun-tahun terakhir "tak semurni" lagi gerakan saat rezim orde baru diruntuhkan menuju gerakan reformasi.

Namun, euforia mahasiswa dengan gerakan reformasi malah mulai tercoreng gerakan-gerakan oknum mahasiswa yang secara sadar atau tidak sadar (mungkin malah disengaja) memicu empati masyarakat. Demo dengan penutupan jalan sering dilakukan, bentrok dengan aparat, malah bentrok dengan rekan sesama mahasiswa menjadi trend baru belakang ini.

Adakah yang salah dengan dunia pendidikan kita? Mungkin silabus atau malah pelajaran akhlak atau moralitas tak lagi diajarkan di sekolahan. Demokrasi atau kebebasan telah disalahtafsirkan. Ataukah pengaruh budaya "asing" telah merobek-robek kultur budaya timur di masa penjajahan dulu "cukup disegani."

Ada baiknya kita mencoba menyimak pidato President of Chicago University Robert Maynard Hurtchins kepada lulusan tahun 1935 di barat sana. Mari kita simak dan renungkan untuk memperbaiki pendidikan di Negeri yang diperjuangkan lebih dari 3,5 abad pendahulu kita ini.(tuGOWa crew/muhtar muis)

Pidato Robert Maynard Hutchins
President of Chicago University
(tokoh pendidikan Amerika)

Kepada lulusan tahun 1935

Sudah hampir lima belas tahun aku berada di posisi kalian sekarang. Maka aku dapat memberi nasihat bagi kalian tentang bahaya dan kesulitan yang akan kalian hadapi di depan. Masalahnya terutama, menurut pendapatku, bukanlah masalah ekonomi atau keuangan. Umumnya sebagian orang Amerika selalu bisa mendapat penghasilan; dan umumnya lulusan dari universitas terkenal bisa seperti itu.

Kalian mempunyai keunggulan dibandingkan dengan saudaramu setanah air yang lain. Kalian sudah belajar bagaimana bekerja; kalian telah berpengalaman bekerja dengan banyak orang; kalian punya guru-guru yang baik dan telah membaca banyak buku bagus; kalian telah diterangi oleh akumulasi pengetahuan manusia. Jika ada orang yang bisa bertahan hidup, kalianlah orangnya.

Aku tidak kuatir tentang masa depan ekonomi kalian. Yang paling kukuatirkan adalah moral kalian. Pengalaman dan pengamatanku telah membuatku melihat untuk mengingatkanmu bahwa bahaya yang paling besar, menggoda, melumpuhkan, yang akan kalian hadapi adalah kerusakan moral.

Waktu akan merusakmu. Teman-temanmu, istri atau suamimu, rekan kerja dan seprofesimu; ambisi sosial, politik dan finansialmu akan merusakmu. Hal yang paling buruk di dalam hidup adalah keruntuhan moral.

Sistem Amerika adalah sebuah sistem yang memberikan insentif besar bagi inisiatif. Sistem ini didasarkan pada usaha individu. Jalan menuju ke atas terbuka bagi siapa saja, tak peduli dari mana dia mulai. Paradoks yang paling mengejutkan dari kehidupan Amerika ini adalah bahwa sistem ini, yang bertumpu pada perbedaan individu, menghasilkan dorongan yang paling kuat menuju penyeragaman.

Fakta bahwa anak mana pun bisa menjadi Presiden, ketimbang membuat setiap anak menjadi seorang individu, membuatnya cenderung untuk menjadi sebuah replika dari semua yang lain.

Keikutsertaan adalah bagian dari aspirasi Amerika. Dan di sinilah kerusakannya terjadi; cara untuk ikut serta adalah dengan ambil jalan "aman", dapat diterima, kompromistis, tidak konfrontatif, tidak memiliki pandangan yang tidak disetujui oleh banyak orang, oleh atasanmu, atau kelompokmu.

Kita percaya bahwa dengan mengenal orang yang tepat, memakai pakaian yang tepat, memegang pendapat yang tepat, berpikir dengan tepat, kita bisa ikut bermain; kita bisa ikut serta dalam suatu gambaran surga yang dipenuhi mobil bagus, minuman dingin, dan wanita yang mengagumkan.

Begitu menggugahnya gambaran ini sehingga kita bisa melihat bahwa para politikus selama kampanye berusaha sebisa mungkin untuk tidak berkata apa-apa; kita tahu bahwa orang di kalangan atas melakukan penipuan dan korupsi dan tidak enak untuk mengkritik mereka; dan kita tahu, yang kutakutkan, kalau rektor universitas membatasi ucapannya di muka publik untuk berkata yang datar-datar saja. Ketidakberanian ini menjadi kebiasaan, dan ke-konservatif-an ini menjadi salah satu karakteristik dari era kita ini.

Tekanan menuju penyeragaman semakin kuat sekarang. Metode yang lebih efektif untuk mencapainya makin banyak muncul. Perkembangan periklanan sekarang membuat setiap warga Amerika mesti kelihatan, bertindak, dan berpikir seperti tetangganya, dan harus memakai perabot dan alat yang sama.

Menjadi nomor dua, adalah yang ditakutkan semua orang sekarang. Ini semua terefleksi dari histeria bentuk opini, yang menekankan kebebasan berbicara bagi mereka sendiri, meskipun tidak ada yang mau mengambil itu dari mereka, dan pada saat yang sama mau mengambilnya dari orang lain. Ini terefleksi dari kembalinya pemaksaan ke dalam politik.

Ini terefleksi dari penolakan umum atas kebenaran yang tidak mengenakkan. Ini terefleksi dari mundurnya rasio nasional. Anda hampir tidak bisa menanyakan sekarang tentang sebuah rancangan undang-undang atau usulan apapun apakah ia cukup bijak, adil dan bertanggung jawab. Pertanyaannya adalah betapa kuat tekanan di balik itu dan betapa kuat kepentingan yang ada di belakangnya.

Ketakutan ini juga terefleksi pada serangan pada institusi perguruan tinggi. Dari satu sisi, serangan ini dapat dibenarkan. Dari sisi lain bagi mereka yang berpikir bahwa surga adalah sebuah country club, universitas adalah sesuatu yang berbahaya. Jika kamu mengingankan sesuatu yang rata-rata, jika kamu ingin sebuah negara yang terdiri dari kembar identik semua, tanpa inisiatif, intelektualiatas, atau ide, kamu harus takut kepada universitas.

Dari sudut pandang ini universitas adalah subversif. Mereka mencoba membuat mahasiswa mereka berpikir; mereka tidak ingin memproduksi automaton yang serupa. Dengan membantu mahasiswanya berpikir, universitas membuat mereka lebih resisten terhadap tekanan, propaganda, bahkan imbalan.

Universitas membuat mereka tidak puas, jika tidak ada ketidakpuasan, tidak akan ada kemajuan dan universitas membuat mereka lebih ingin membuat sesuatu untuk memperbaiki kondisi hidup masyarakat. Universitas membuat mereka menjadi seorang individu, dan invidualitas adalah sebuah impian Amerika, tidak hidup untuk diri mereka sendiri, tetapi hidup untuk sesamanya.

Betapa kontras dan tajam perbedaan antara atmosfer Amerika dan tujuan universitas ini, di mana orang takut untuk berpikir sendiri dan universitas tidak berbuat apa-apa kecuali membuat orang berpikir, sehingga dari satu sisi universitas bisa dituduh untuk tidak mempersiapkan mahasiswanya untuk hidup di masyarakat. Lulusan mereka tidak bisa diterima. Universitas mungkin bahkan tidak tertarik untuk itu.

Tetapi kamu akan melihat bahwa keutamaan yang dicoba ditanamkan oleh sebuah universitas adalah bentuk dicari oleh pemerintahan kita dan tanpa itu kita tidak akan bisa bertahan. Dengan mengalahkan ketidakpedulian, penghakiman, ketidakadilan, keseragaman, pemerataan, kemudahpuasan, dan kebodohan dan memajukan kecerdasan dan kemerdekaan, universitas melakukan sebuah pelayanan yang esensial untuk demokrasi.

Demokrasi bertumpu, pertama pada pemahaman di tingkat universitas, yang disebarkan melalui pendidikan para guru untuk sekolah umum dan melalui penemuan dan penyebarluasan ilmu pengetahuan. Demokrasi bertumpu, kedua pada kepentingan individual, tidak harus politik, tetapi intelektual dan spiritual juga.

Dengan ini universitas memberi kontribusi melalui kerja keras para profesor dan para lulusannya. Seperti yang diimpikan Thomas Jefferson ketika ia mendirikan University of Virginia, pelayanan ini harus selalu ada untuk demokrasi. Tetapi para pendiri republik in hampir tidak bisa memperkirakan betapa akutnya kebutuhan akan itu di saat ini.

Mereka tidak bisa mengantisipasi kekuatan propaganda dalam setiap sektor kehidupan yang menyelimuti masyarakat saat ini. Mereka tidak bisa membayangkan sebuah pemerintahan yang penuh dengan pelobi, yang mampu dan bisa melenyapkan kepentingan yang tidak sesuai dengan mereka. Mereka tidak bisa membayangkan suatu hari ketika individualisme akan berarti:

"Berbuatlah untuk kepentingan dirimu sendiri." Jika mereka telah memperkirakan ini, mereka akan lebih meninggalkan pesan yang kuat bagi saudara sebangsa setanah air mereka untuk memajukan dan menguatkan institusi pendidikan tinggi.

Jadi aku kuatir tentang moral kalian. Universitas ini tidak akan bisa menyelesaikan seluruh kewajibannya terhadap negara jika kamu ikut arus dalam hidup biasa. Percayalah, kalian sekarang lebih dekat dengan kebenaran dari pada di masa akan datang.

Jangan biarkan orang-orang "praktis" mengatakan kepadamu bahwa kamu harus menyerahkan idealismu karena tidak praktis. Jangan berkompromi dengan ketidakjujuran, ketidakpatutan, dan kebrutalan. Dengan berlalunya waktu, bertahanlah terhadap kerusakan yang akan datang kepadamu. Ambil posisimu sekarang sebelum waktu merusakmu. Sebelum kalian sadar, semua sudah terlambat. Keberanian, menahan diri, kehormatan, keadilan, kebijaksanaan harus ditempatkan pertama.

Di dalam keutamaan intelektual inilah universitas telah mendidikmu. Hidupmu di sini akan membantumu hidup di masyarakat nanti. Jika kamu memegangnya, kamu menghargai dirimu sendiri dan universitas, dan menjadi pelayan bagi negaramu.

(tulisan ini didapat dari teman penulis sendiri dan bisa disebarluaskan untuk menyadarkan betapa pentingnya pendidikan moral)

Dikutip dari http://tembuyun.wordpress.com

Selanjutnya...
DonkeyMails.com: No Minimum Payout